إِنَّ الَّذِينَ يُجَادِلُونَ فِي آيَاتِ اللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَانٍ أَتَاهُمْ ۙ إِنْ فِي صُدُورِهِمْ إِلَّا كِبْرٌ مَا هُمْ بِبَالِغِيهِ ۚ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tanda-tanda Allah tanpa keterangan yang datang kepada mereka, tidak ada dalam dada mereka kecuali kesombongan yang tidak akan mereka capai. Maka, mintalah perlindungan kepada Allah; sesungguhnya Dia Yang Mendengar, Yang Melihat.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. إِنَّ الَّذِينَ يُجَادِلُونَ فِي آيَاتِ اللَّهِ بِغَيْرِ سُلْطَانٍ أَتَاهُمْinna lladziina yujaadiluuna fii aayaati llaahi bi-ghayri sultaanin ataahumsesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tanda-tanda Allah tanpa keterangan yang datang kepada mereka
  2. إِنْ فِي صُدُورِهِمْ إِلَّا كِبْرٌ مَا هُمْ بِبَالِغِيهِin fii suduurihim illaa kibrun maa hum bi-baalighiihitidak ada dalam dada mereka kecuali kesombongan yang tidak akan mereka capai
  3. فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِfa-sta'idz bi-llaahimaka, mintalah perlindungan kepada Allah
  4. إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُinnahu huwa s-samii'u l-basiirusesungguhnya Dia Yang Mendengar, Yang Melihat
Catatan pilihan kata (ringkas)

sebagian penerjemah: 'Those who dispute concerning the proofs of God without an authority having come to them, in their breasts is only greatness they will never reach. So seek thou refuge in God; He is the Hearer, the Seeing.' Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian; lih.). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.

Aplikasi

Diagnosis ulang: 'tidak ada dalam dada mereka kecuali kesombongan untuk tujuan yang tidak akan mereka capai', perdebatan tanpa dasar valid pada akhirnya upaya sia-sia yang didorong ego, bukan pencarian kebenaran tulus.