وَمَا يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَلَا الْمُسِيءُ ۚ قَلِيلًا مَا تَتَذَكَّرُونَ

Dan tidak sama orang buta dengan orang yang melihat, dan tidak sama pula orang-orang yang beriman serta mengerjakan kebajikan dengan orang yang berbuat keburukan. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَا يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُwa-maa yastawi l-a'maa wa-l-bashiirudan tidak sama orang buta dengan orang yang melihat
  2. وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَلَا الْمُسِيءُwa-lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati wa-laa l-musii'udan tidak sama pula orang-orang yang beriman serta mengerjakan kebajikan dengan orang yang berbuat keburukan
  3. قَلِيلًا مَا تَتَذَكَّرُونَqaliilan maa tatadzakkaruunasedikit sekali kalian mengambil pelajaran

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. يَسْتَوِيyastawisama
  3. الْأَعْمَىٰl-a'maaorang buta
  4. وَالْبَصِيرُwa-l-bashiirudan orang yang melihat
  5. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  6. آمَنُواaamanuuberiman
  7. وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
  8. الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
  9. وَلَاwa-laadan tidak pula
  10. الْمُسِيءُl-musii'uorang yang berbuat buruk
  11. قَلِيلًاqaliilansedikit
  12. مَاmaatidak sama
  13. تَتَذَكَّرُونَtatadzakkaruunakalian mengambil pelajaran

Inti bacaan

Rangkaian kontras buta-melihat dan beriman-berbuat keburukan ditutup 'sedikit sekali kalian mengambil pelajaran', perbedaan kategori yang seharusnya jelas namun sering diabaikan dalam praktik.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(sama)' berkurung tidak dipakai, digantikan kata sambung 'pula' yang secara gramatikal diperlukan untuk struktur elipsis paralel Arab (satu kata kerja 'yastawii' menaungi dua pasangan pembanding sekaligus), bukan penyisipan makna baru.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan dua kontras paralel (buta versus melihat, beriman-beramal-saleh versus berbuat keburukan), sebagai peringatan bagi mereka yang jarang mengambil pelajaran.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyandingkan dua pasang: buta dan melihat, beriman-beramal dan berbuat buruk. Sepasang jasmani, sepasang perbuatan. Yang kedua diterangkan lewat yang pertama.
  • Yang dibandingkan bukan beriman dan tak beriman, melainkan beriman-beramal dengan yang berbuat buruk. Amal ikut masuk. Keyakinan saja tak dijadikan pembanding.
  • Allah menutup dengan sedikit sekali kalian mengambil pelajaran. Sesudah dua perbandingan yang gamblang. Yang jelas pun ternyata jarang dipakai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan diterjemahkan 'Yang Melihat' per takrif corpus; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.