إِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya hari kiamat pasti datang, tidak ada keraguan padanya; tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَاinna s-saa'ata la-aatiyatun laa rayba fiihaasesungguhnya hari kiamat pasti datang, tidak ada keraguan padanya
- وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَwa-laakinna aktsara n-naasi laa yu'minuunatetapi kebanyakan manusia tidak beriman
Terjemahan per kata (11 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- السَّاعَةَs-saa'atahari Kiamat
- لَآتِيَةٌla-aatiyatunbenar-benar akan datang
- لَاlaatidak
- رَيْبَraybakeraguan
- فِيهَاfiihaapadanya
- وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
- أَكْثَرَaktsarakebanyakan
- النَّاسِn-naasimanusia
- لَاlaatidak
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
Inti bacaan
Kepastian 'Saat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya' kontras dengan mayoritas yang 'tidak beriman', jarak antara kepastian objektif dan penerimaan subjektif yang tetap ada meski bukti sudah jelas.
Penjelasan pilihan kata
'As-saa'ata' diterjemahkan huruf kecil 'hari kiamat', bukan kapital 'Saat', konsisten dengan konvensi penulisan istilah eskatologis dalam proyek ini.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kepastian mutlak datangnya kiamat, meski sebagian besar manusia menolak mempercayainya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut kepastian dan penolakan dalam satu kalimat. Yang pasti tetap pasti. Yang menolak tetap menolak.
- Yang menolak disebut kebanyakan, bukan semua. Ada yang percaya. Perbandingannya tidak dibulatkan.
- Kalimatnya menyandingkan fakta dengan sikap. Allah tidak mengubah faktanya karena sikap itu. Yang tidak percaya tidak membatalkan apa pun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-w-', a-t-y, r-y-b, k-ts-r, n-w-s, a-m-n): saa'ah diterjemahkan 'Saat'; laa rayba diterjemahkan 'tak ada keraguan' (akar r-y-b); laa yu'minuun diterjemahkan 'tidak beriman' (akar '-m-n). Selaras.