وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhan kalian berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagi kalian. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk Jahanam dalam keadaan hina.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقَالَ رَبُّكُمُwa-qaala rabbukumudan Tuhan kalian berfirman
  2. ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْud'uunii astajib lakumberdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagi kalian
  3. إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَinna lladziina yastakbiruuna an ibaadatii sa-yadkhuluuna jahannama daakhiriinasesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk Jahanam dalam keadaan hina
Catatan pilihan kata (ringkas)

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) passthrough; per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan pending. Lih.. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.

Aplikasi

Janji langsung dan personal: 'berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan', undangan terbuka tanpa perantara, kontras tajam dengan konsekuensi bagi yang 'menyombongkan diri tidak mau beribadah'. Konkretnya: kesombongan pada dasarnya adalah penolakan terhadap tawaran semudah dan seterbuka ini, sebuah kesempatan yang tersedia bagi siapa saja tanpa syarat rumit, sehingga menolaknya adalah pilihan yang benar-benar disengaja.