اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَالنَّهَارَ مُبْصِرًا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ
Allahlah yang menjadikan malam untuk kalian agar kalian beristirahat padanya, dan siang terang-benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar memiliki karunia atas manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوا فِيهِallaahu lladzii ja'ala lakumu l-layla li-taskunuu fiihiAllahlah yang menjadikan malam untuk kalian agar kalian beristirahat padanya
- وَالنَّهَارَ مُبْصِرًاwa-n-nahaara mubsirandan siang terang-benderang
- إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِinna llaaha la-dzuu fadlin alaa n-naasisesungguhnya Allah benar-benar memiliki karunia atas manusia
- وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَwa-laakinna aktsara n-naasi laa yashkuruunatetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini murni (kamu diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sufiks '-mu' jamak diterjemahkan 'kalian'), kata kunci syukur tak diubah (sisi-hamba sudah selaras). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Lih.. sebagian penerjemah: 'God it is who made for you the night that you might rest therein, and the day sight-giving. Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).
Aplikasi
Siklus malam-siang untuk istirahat dan aktivitas sebagai bukti 'karunia yang dilimpahkan kepada manusia', desain fungsional kehidupan sehari-hari yang jarang disyukuri karena terlalu akrab dan rutin.