ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ

Itulah Allah, Tuhan kalian, Pencipta segala sesuatu; tidak ada tuhan kecuali Dia. Maka, bagaimanakah kalian dipalingkan?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍdzaalikumu llaahu rabbukum khaaliqu kulli syay'initulah Allah, Tuhan kalian, Pencipta segala sesuatu
  2. لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَlaa ilaaha illaa huwatidak ada tuhan kecuali Dia
  3. فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَfa-annaa tu'fakuunamaka, bagaimanakah kalian dipalingkan

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. ذَٰلِكُمُdzaalikumudemikian itu
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
  4. خَالِقُkhaaliquPencipta
  5. كُلِّkullisegala
  6. شَيْءٍsyay'insesuatu
  7. لَاlaatidak
  8. إِلَٰهَilaahatuhan
  9. إِلَّاillaakecuali
  10. هُوَhuwaDia
  11. فَأَنَّىٰfa-annaamaka bagaimana
  12. تُؤْفَكُونَtu'fakuunakalian dipalingkan

Inti bacaan

Pertanyaan retoris 'bagaimanakah kalian dipalingkan?' dari kebenaran penciptaan yang sudah jelas, kebingungan yang layak dipertanyakan mengingat bukti yang tersedia begitu nyata.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan keesaan Allah sebagai pencipta segala sesuatu, sekaligus mempertanyakan kebingungan manusia yang masih berpaling darinya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menunjuk diri-Nya sesudah menyebut kerja-Nya. Itulah Dia. Tuhan kalian.
  • Yang mencipta segalanya disebut satu-satunya. Bukan dua premis terpisah. Yang satu menjadi dasar yang lain.
  • Kalimat penutupnya bertanya bagaimana dipalingkan. Allah tidak bertanya mengapa. Yang ditanya caranya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, r-b-b, kh-l-q, k-l-l, sh-y-a, a-n-y, a-f-k): khaaliq kull shay' laa ilaah illaa huwa diterjemahkan 'Pencipta segala sesuatu, tak ada tuhan kecuali Dia' (akar kh-l-q + ilaah, mencipta segalanya meniscayakan ketuhanan tunggal, cf. 29:61); tu'fakuun diterjemahkan 'dipalingkan' (akar '-f-k). Selaras.