هُوَ الْحَيُّ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ فَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ ۗ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Dialah Yang Hidup, tidak ada tuhan kecuali Dia; maka, sembahlah Dia dengan memurnikan pertanggungjawaban kepada-Nya. Segala puji bagi Allah, Tuhan seisi alam.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. هُوَ الْحَيُّ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَhuwa l-hayyu laa ilaaha illaa huwaDialah Yang Hidup, tidak ada tuhan kecuali Dia
  2. فَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَfa-d'uuhu mukhlishiina lahu d-diinamaka, sembahlah Dia dengan memurnikan pertanggungjawaban kepada-Nya
  3. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَal-hamdu li-llaahi rabbi l-'aalamiinasegala puji bagi Allah, Tuhan seisi alam

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. هُوَhuwaDialah
  2. الْحَيُّl-hayyuYang Mahahidup
  3. لَاlaatidak
  4. إِلَٰهَilaahatuhan
  5. إِلَّاillaakecuali
  6. هُوَhuwaDia
  7. فَادْعُوهُfa-d'uuhumaka serulah Dia
  8. مُخْلِصِينَmukhlishiinadengan memurnikan
  9. لَهُlahubaginya
  10. الدِّينَd-diinapertanggungjawaban
  11. الْحَمْدُal-hamdusegala puji
  12. لِلَّهِli-llaahibagi Allah
  13. رَبِّrabbiTuhan
  14. الْعَالَمِينَl-'aalamiinaseisi alam

Inti bacaan

Sifat 'hidup kekal' dipasangkan instruksi 'berdoalah kepada-Nya dengan mengikhlaskan pertanggungjawaban', keabadian-Nya menjadi dasar kelayakan-Nya menerima penyembahan tulus, berbeda dari sembahan lain yang fana.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan keesaan dan keabadian Allah sebagai landasan penyembahan murni, ditutup pujian universal.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut sifat hidup lebih dulu. Dialah Yang Hidup. Baru perintah menyembah-Nya.
  • Sifat itu jadi alasan perintahnya. Yang disembah harus hidup. Yang mati tidak.
  • Kalimat penutupnya pujian, bukan ancaman. Allah mengakhirinya dengan segala puji. Sesudah perintah, syukur.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain menerjemahkan diin di sini sbg 'pertanggungjawaban/pengabdian'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar. akar d-y-n (dyn), sense 'pertanggungjawaban/pengabdian kepada Allah'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).