هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا ۚ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ مِنْ قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Dialah yang menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian mengeluarkan kalian sebagai anak, kemudian agar kalian mencapai kedewasaan, kemudian agar kalian menjadi tua; dan di antara kalian ada yang diwafatkan sebelum itu; dan agar kalian mencapai batas waktu yang ditentukan, dan agar kalian berakal.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍhuwa lladzii khalaqakum min turaabin tsumma min nuthfatin tsumma min 'alaqatinDialah yang menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah
- ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًاtsumma yukhrijukum thiflankemudian mengeluarkan kalian sebagai anak
- ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًاtsumma li-tablughuu asyuddakum tsumma li-takuunuu syuyuukhankemudian agar kalian mencapai kedewasaan, kemudian agar kalian menjadi tua
- وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّىٰ مِنْ قَبْلُwa-minkum man yutawaffaa min qabludan di antara kalian ada yang diwafatkan sebelum itu
- وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَwa-li-tablughuu ajalan musamman wa-la'allakum ta'qiluunadan agar kalian mencapai batas waktu yang ditentukan, dan agar kalian berakal
Terjemahan per kata (30 kata)
- هُوَhuwaDialah
- الَّذِيlladziiyang
- خَلَقَكُمْkhalaqakummenciptakan kalian
- مِنْmindari
- تُرَابٍturaabintanah
- ثُمَّtsummakemudian
- مِنْmindari
- نُطْفَةٍnuthfatinnutfah
- ثُمَّtsummakemudian
- مِنْmindari
- عَلَقَةٍ'alaqatinsegumpal darah
- ثُمَّtsummakemudian
- يُخْرِجُكُمْyukhrijukummengeluarkan kalian
- طِفْلًاthiflananak
- ثُمَّtsummakemudian
- لِتَبْلُغُواli-tablughuuagar kalian mencapai
- أَشُدَّكُمْasyuddakumkedewasaan kalian
- ثُمَّtsummakemudian
- لِتَكُونُواli-takuunuuagar kalian menjadi
- شُيُوخًاsyuyuukhanorang-orang tua
- وَمِنْكُمْwa-minkumdan di antara kalian
- مَنْmanorang yang
- يُتَوَفَّىٰyutawaffaadiwafatkan
- مِنْmindari
- قَبْلُqablusebelumnya
- وَلِتَبْلُغُواwa-li-tablughuudan agar kalian mencapai
- أَجَلًاajalanajal
- مُسَمًّىmusammanyang ditentukan
- وَلَعَلَّكُمْwa-la'allakumdan agar kalian
- تَعْقِلُونَta'qiluunakalian mengerti
Inti bacaan
Perjalanan hidup bertahap 'dari tanah, kemudian nutfah. hingga menjadi tua' ditutup tujuan eksplisit 'agar kalian berakal', proses panjang penciptaan dan perkembangan manusia dirancang sebagai kesempatan berulang untuk merenung, bukan sekadar rangkaian biologis tanpa makna.
Penjelasan pilihan kata
'Nutfatin' diterjemahkan 'setetes mani', konsisten dengan terjemahan kata yang sama pada susunan identik 'min turaabin tsumma min nutfatin' di 18:37, 22:5, dan 35:11.
Tafsiran
Ayat ini merinci tahapan penciptaan manusia dari tanah hingga usia tua, sebagai bukti kekuasaan Allah yang layak direnungkan dengan akal.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut enam tahap berurutan: tanah, mani, segumpal darah, anak, dewasa, tua. Enam. Seluruh umur diringkas jadi satu kalimat.
- Kata kemudian diulang di tiap peralihan. Bertahap. Tak ada satu lompatan pun di dalam rangkaiannya.
- Allah menutup dengan agar kalian berakal. Sesudah menyebut tua. Tujuan dari seluruh perjalanan itu disebut di ujungnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-l-q, t-r-b, n-t-f, '-l-q, kh-r-j, t-f-l, b-l-gh, sh-d-d, k-w-n, sh-y-kh, w-f-y, q-b-l, a-j-l, s-m-w, '-q-l): khalaqakum min turaab…nutfah…'alaqah diterjemahkan 'mencipta dari tanah, nutfah, segumpal darah' (akar kh-l-q + akar t-r-b + akar n-t-f + akar '-l-q); tifl diterjemahkan 'anak' (akar t-f-l); tablughuu ashuddakum diterjemahkan 'mencapai dewasa' (akar b-l-gh + akar sh-d-d); shuyuukh diterjemahkan 'tua' (akar sh-y-kh); yutawaffaa diterjemahkan 'diwafatkan' (akar w-f-y); ta'qiluun diterjemahkan 'berakal' (akar '-q-l EQL, tahap perkembangan mengundang akal). gloss '(Dia membiarkan)/(Akan tetapi,)/(Dia pun membiarkan)' dibuang.