إِذِ الْأَغْلَالُ فِي أَعْنَاقِهِمْ وَالسَّلَاسِلُ يُسْحَبُونَ
ketika belenggu dan rantai ada di leher mereka, mereka diseret
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِذِ الْأَغْلَالُ فِي أَعْنَاقِهِمْ وَالسَّلَاسِلُidzi l-aghlaalu fii a'naaqihim wa-s-salaasiluketika belenggu dan rantai ada di leher mereka
- يُسْحَبُونَyushabuunamereka diseret
Terjemahan per kata (6 kata)
- إِذِidziketika
- الْأَغْلَالُl-aghlaalubelenggu
- فِيfiidi
- أَعْنَاقِهِمْa'naaqihimleher mereka
- وَالسَّلَاسِلُwa-s-salaasiludan rantai
- يُسْحَبُونَyushabuunamereka diseret
Inti bacaan
Deskripsi bertahap konsekuensi: belenggu dan rantai dipasang di leher, diseret, proses yang ditekankan secara berurutan, bukan hukuman instan tunggal tanpa detail.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menyambung langsung dari 40:70 ('fa-sawfa ya'lamuuna...') sebagai anak kalimat waktu 'idz' ('ketika') yang menjelaskan apa yang akan diketahui orang-orang yang mendustakan Kitab. Tambahan 'dipasang' tidak dipakai: struktur Arab tidak memiliki kata kerja pemasangan eksplisit; 'yushabuuna' (3 jamak maskulin) menunjukkan subjeknya adalah orang-orangnya sendiri, bukan rantainya.
Tafsiran
Ayat ini membuka gambaran mengerikan siksaan: belenggu dan rantai di leher orang-orang yang mendustakan, diseret menuju hukuman mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut belenggu dan rantai ada di leher mereka. Bagian yang menentukan arah pandang. Yang diikat bukan tangan atau kaki, melainkan yang membuat kepala bisa menoleh.
- Kata yang dipakai diseret. Bukan digiring. Yang bergerak bukan mereka; mereka yang dipindahkan.
- Allah membiarkan kalimat ini bersambung ke ayat berikutnya. Belum selesai. Gambaran itu digantung sebentar sebelum tempatnya disebutkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar gh-l-l, '-n-q, s-l-s-l, s-h-b): aghlaal diterjemahkan 'belenggu' (akar gh-l-l); a'naaq diterjemahkan 'leher' (akar '-n-q); salaasil diterjemahkan 'rantai' (akar s-l-s-l); yushabuun diterjemahkan 'diseret' (akar s-h-b). gloss '(dipasang)' dibuang.