اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَنْعَامَ لِتَرْكَبُوا مِنْهَا وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ
Allahlah yang menjadikan hewan-hewan ternak untuk kalian, agar kalian menunggangi sebagiannya dan sebagiannya kalian makan,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَنْعَامَ لِتَرْكَبُوا مِنْهَاallaahu lladzii ja'ala lakumu l-an'aama li-tarkabuu minhaaAllahlah yang menjadikan hewan-hewan ternak untuk kalian, agar kalian menunggangi sebagiannya
- وَمِنْهَا تَأْكُلُونَwa-minhaa ta'kuluunadan sebagiannya kalian makan
Terjemahan per kata (9 kata)
- اللَّهُallaahuAllah
- الَّذِيlladziiyang
- جَعَلَja'alamenjadikan
- لَكُمُlakumubagi kalian
- الْأَنْعَامَl-an'aamabinatang ternak
- لِتَرْكَبُواli-tarkabuuagar kalian menaikinya
- مِنْهَاminhaadarinya
- وَمِنْهَاwa-minhaadan darinya
- تَأْكُلُونَta'kuluunakalian makan
Inti bacaan
Bentuk (لِتَرْكَبُوا, li-tarkabuu) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 40:79, sedangkan bentuk dengan akhiran objek (لِتَرْكَبُوهَا, li-tarkabuuhaa) muncul satu kali di 16:8.
Penjelasan pilihan kata
Subjek ayat ini ditulis (اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ, allaahu lladzii ja'ala lakumu) yang berarti "Allahlah yang menjadikan untuk kalian". Kata kerja ja'ala berakar ج-ع-ل, dan susunan lengkap itu muncul tiga kali di Al-Qur'an, semuanya di surah ini, yaitu di 40:61, 40:64, dan 40:79. Objeknya berbeda di tiap ayat. Di 40:61 objeknya (اللَّيْلَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ, l-layla li-taskunuu fiihi) yang berarti "malam agar kalian beristirahat padanya", dan di 40:64 objeknya (الْأَرْضَ قَرَارًا, l-ardha qaraaran) yang berarti "bumi sebagai tempat menetap". Di 40:79 objeknya hewan ternak. Terjemahan memakai "Allahlah yang menjadikan" di ketiga ayat itu. Susunan ja'ala lakum bersama hewan ternak muncul juga misalnya di 43:12, (وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ, wa-ja'ala lakum mina l-fulki wa-l-an'aami) yang berarti "dan menjadikan bagi kalian kapal dan hewan ternak".
Objeknya ditulis (الْأَنْعَامَ, l-an'aama) yang berarti "hewan-hewan ternak" dan berakar ن-ع-م. Bentuk persis ini muncul dua kali, yaitu di 16:5 dan 40:79. Kata yang sama berkata sandang, dengan akhiran lain, muncul dua puluh dua kali di enam belas surah, yaitu di 3:14, 4:119, 5:1, 6:136, 6:139, 6:142, 7:179, 10:24, 16:5, 16:66, 16:80, 22:28, 22:30, 22:34, 23:21, 25:44, 35:28, 39:6, 40:79, 42:11, 43:12, dan 47:12. Di tiga ayat kata ini dipakai sebagai pembanding bagi manusia, yaitu (كَالْأَنْعَامِ, ka-l-an'aami) yang berarti "seperti hewan ternak" di 7:179 dan 25:44, dan (كَمَا تَأْكُلُ الْأَنْعَامُ, ka-maa ta'kulu l-an'aamu) yang berarti "sebagaimana hewan-hewan ternak makan" di 47:12. Ayat 40:79 tidak menyebut jenis hewannya.
Tujuan pertama ditulis (لِتَرْكَبُوا, li-tarkabuu) yang berarti "agar kalian menunggangi". Kata kerjanya berakar ر-ك-ب, dan huruf li di depannya diterjemahkan "agar", seperti pada (لِتَسْكُنُوا, li-taskunuu) yang berarti "agar kalian beristirahat" di 40:61. Bentuk persis li-tarkabuu muncul sekali, di 40:79. Bentuk dengan akhiran objek, (لِتَرْكَبُوهَا, li-tarkabuuhaa), muncul sekali di 16:8 untuk kuda, bagal, dan keledai, dalam ayat yang terpisah dari ayat tentang hewan ternak di 16:5. Kata kerja akar ini dipakai juga untuk kapal, misalnya (رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ, rakibuu fii l-fulki) yang berarti "mereka naik ke dalam kapal" di 29:65. Di 43:12 satu kata kerja melayani keduanya, (مِنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ مَا تَرْكَبُونَ, mina l-fulki wa-l-an'aami maa tarkabuuna) yang berarti "kapal dan hewan ternak yang kalian tunggangi". Terjemahan memakai "menunggangi" di 40:79 dan 43:12.
Kata (مِنْهَا, minhaa) yang berarti "sebagiannya" menunjuk bagian dari keseluruhan hewan ternak, dan terjemahan memakai "sebagiannya" di kedua tempat dalam ayat ini. Pembagian yang sama ada di 36:72, (فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ, fa-minhaa rakuubuhum wa-minhaa ya'kuluuna) yang berarti "maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka, dan sebagiannya mereka makan". Tujuan kedua ditulis (وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ, wa-minhaa ta'kuluuna) yang berarti "dan sebagiannya kalian makan", dengan kata kerja berakar أ-ك-ل. Susunan itu muncul empat kali di tiga surah, yaitu di 16:5, 23:19, 23:21, dan 40:79. Tiga di antaranya menyangkut hewan ternak, sedangkan 23:19 menyangkut kebun kurma dan anggur. Koma di ujung terjemahan menandai bahwa kalimat berlanjut ke 40:80, yang dibuka (وَلَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُ, wa-lakum fiihaa manaafi'u) yang berarti "dan bagi kalian padanya ada manfaat-manfaat". Ayat 40:79 tidak menyebut hewan mana yang ditunggangi dan hewan mana yang dimakan.
Tafsiran
Ayat ini terbaca memindahkan daftar dari benda yang besar ke makhluk yang dipegang manusia. Dua ayat sebelumnya yang berawal sama menyebut malam di 40:61 dan bumi di 40:64, dan di 40:79 objeknya hewan ternak. Ketiga ayat memakai kata kerja yang sama dengan penerima yang sama, "untuk kalian". Dengan begitu daftar itu terbaca bergerak dari yang paling luas sampai yang paling dekat, meskipun ayat-ayatnya tidak menyatakan urutan itu.
Penerima yang disebut dengan kata "kalian" muncul lagi pada dua tujuan ayat ini, menunggangi dan makan, sehingga kalimatnya berpusat pada kegunaan bagi orang yang disapa. Ayat tidak mengatakan apa pun tentang nilai hewan itu bagi dirinya sendiri. Ayat 23:21 menambah satu sisi yang tidak ada di 40:79, (وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً, wa-inna lakum fii l-an'aami la-'ibratan) yang berarti "dan sesungguhnya pada hewan-hewan ternak benar-benar terdapat pelajaran bagi kalian". Di sana hewan ternak disebut sebagai bahan pelajaran, sedangkan di 40:79 hewan itu disebut sebagai bahan pemakaian, dan kedua ayat tidak saling menafsirkan.
Ayat 40:80 menyambung kalimat yang sama dengan manfaat dan kapal, dan 40:81 menutup daftar dengan kalimat (وَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ, wa-yuriikum aayaatihi) yang berarti "dan Dia memperlihatkan kepada kalian tanda-tanda-Nya". Dapat dibaca bahwa hewan ternak termasuk tanda yang dimaksud di 40:81, karena ayat itu datang tepat sesudah daftar. Pembacaan ini bersandar pada letak ayat dan tidak dinyatakan oleh 40:79 sendiri. Sebelum daftar ini, 40:78 membatasi tanda yang dibawa rasul pada izin Allah, sehingga kata tanda di surah ini menunjuk dua hal, yang dibawa oleh rasul dan yang diperlihatkan kepada orang banyak.
Renungan dan Hikmah
- Ayat 40:79 memakai kata sebagiannya dua kali untuk hewan yang sama, satu kali untuk ditunggangi dan satu kali untuk dimakan. Kedua guna itu berbeda, dan ayat memuatnya dalam satu kalimat dengan Allah sebagai subjek. Pembaca yang mengenal hewan ternak dari satu gunanya saja dapat memperhatikan bahwa kalimat ini menyebut tunggangan lebih dulu. Ayat tidak mengatur hewan mana yang masuk kelompok mana. Pembaca dapat bertanya, dari pemberian yang diterimanya, bagian mana yang selama ini hanya dilihat dari satu sisi gunanya, padahal Allah menaruh lebih dari satu sisi di dalamnya?
- Di 36:71 Kami menciptakan hewan ternak untuk mereka, dan sesudah itu ayat menyebut mereka sebagai pemiliknya, (فَهُمْ لَهَا مَالِكُونَ, fa-hum lahaa maalikuuna) yang berarti "lalu mereka menjadi pemiliknya". Ayat 40:79 tidak memakai kata pemilik, tetapi memakai "untuk kalian" dan dua tujuan pemakaian. Kedua ayat berbicara tentang pemberian yang sama dan tidak saling menafsirkan. Bila dibaca berdampingan, urutannya sama, yaitu Allah menjadikan lebih dulu, lalu manusia memakai dan memiliki. Pembaca yang merasa memiliki sesuatu dapat bertanya, kepemilikan itu dibaca dari pihak mana, dari yang memegang atau dari yang menjadikannya, dan apa artinya bagi cara miliknya diperlakukan?
- Dua ayat sebelumnya yang berawal sama menyebut malam di 40:61 dan bumi di 40:64, lalu 40:79 menyebut hewan ternak. Di 40:61 ayat itu ditutup dengan pernyataan bahwa Allah memiliki karunia atas manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur. Malam disebut untuk beristirahat dan bumi sebagai tempat menetap, sedangkan hewan ternak disebut untuk ditunggangi dan dimakan, sehingga ketiganya berbeda kegunaannya bagi penerimanya. Ayat tidak menyebut urutan itu sebagai tangga, jadi pembaca hanya menjumpai tiga benda dengan satu pola kalimat. Di antara tiga benda itu, mana yang paling sering diterima tanpa pernah terasa sebagai pemberian, dan kepada siapa terima kasih itu seharusnya sampai?
- Ayat 23:21 menyebut hewan ternak sebagai bahan pelajaran bagi manusia, sedangkan 40:79 menyebutnya sebagai bahan pemakaian. Kata tanda muncul di 40:78 untuk apa yang dibawa rasul, tidak ada di 40:79 dan 40:80, lalu kembali di 40:81 ketika Dia memperlihatkan tanda-tanda-Nya dan bertanya tanda Allah yang manakah yang diingkari. Hubungan antara ayat-ayat ini bersifat bacaan dan tidak dinyatakan oleh 40:79. Dapat dibaca bahwa benda yang dipakai sehari-hari dan benda yang menjadi tanda tidak perlu dipisahkan. Benda mana dalam hari-hari yang dipakai tanpa pernah dilihat sebagai sesuatu yang menunjuk kepada pemberinya?
- Ayat 40:79 tidak merinci hewan mana yang ditunggangi dan hewan mana yang dimakan. Di 16:8 kuda, bagal, dan keledai disebut dalam ayat tersendiri untuk ditunggangi dan sebagai perhiasan, dan ayat itu ditutup dengan kalimat bahwa Dia menciptakan apa yang tidak kalian ketahui. Ayat 16:8 dan 40:79 berbicara tentang kelompok hewan yang berbeda, jadi pembagian keduanya tidak disamakan. Pembaca dapat bertanya, guna apa dari pemberian yang diterimanya belum pernah ditemukan, dan bagaimana kebiasaan menggolongkan dengan cepat menutup kemungkinan itu?
- Susunan "dan sebagiannya kalian makan" dipakai untuk hewan ternak, dan dipakai juga di 23:19 untuk kebun kurma dan anggur. Dua hal yang jauh berbeda, hewan dan buah, sama-sama disebut sebagai sesuatu yang "sebagiannya" dimakan. Ayat 23:19 dan 40:79 berbicara tentang pemberian yang berbeda dan tidak saling menafsirkan. Bila dibaca berdampingan, kata sebagiannya menandai bahwa yang dimakan adalah bagian dari yang ada. Bagian mana dari yang tersedia yang tidak pernah disentuh, dan apakah bagian itu juga milik orang lain yang menerima pemberian dari Allah yang sama?