وَلَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَلِتَبْلُغُوا عَلَيْهَا حَاجَةً فِي صُدُورِكُمْ وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ

dan bagi kalian padanya ada manfaat-manfaat, dan agar kalian, di atasnya, mencapai suatu keperluan yang ada di dalam dada kalian; dan di atasnya serta di atas kapal, kalian diangkut.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُwa-lakum fiihaa manaafi'udan bagi kalian padanya ada manfaat-manfaat
  2. وَلِتَبْلُغُوا عَلَيْهَا حَاجَةً فِي صُدُورِكُمْwa-li-tablughuu 'alayhaa haajatan fii shuduurikumdan agar kalian, di atasnya, mencapai suatu keperluan yang ada di dalam dada kalian
  3. وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَwa-'alayhaa wa-'alaa l-fulki tuhmaluunadan di atasnya serta di atas kapal, kalian diangkut

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَلَكُمْwa-lakumdan bagi kalian
  2. فِيهَاfiihaapadanya
  3. مَنَافِعُmanaafi'umanfaat
  4. وَلِتَبْلُغُواwa-li-tablughuudan agar kalian mencapai
  5. عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
  6. حَاجَةًhaajatankeperluan
  7. فِيfiidalam
  8. صُدُورِكُمْshuduurikumdada kalian
  9. وَعَلَيْهَاwa-'alayhaadan atasnya
  10. وَعَلَىwa-'alaadan atas
  11. الْفُلْكِl-fulkikapal
  12. تُحْمَلُونَtuhmaluunakalian diangkut

Inti bacaan

Susunan (وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ, wa-'alayhaa wa-'alaa l-fulki tuhmaluuna) muncul dua kali di Al-Qur'an (23:22, 40:80).

Penjelasan pilihan kata

Kalimat pertama ditulis (وَلَكُمْ فِيهَا مَنَافِعُ, wa-lakum fiihaa manaafi'u) yang berarti "dan bagi kalian padanya ada manfaat-manfaat". Kata (مَنَافِعُ, manaafi'u) berakar ن-ف-ع dan berbentuk jamak, sehingga terjemahan memakai "manfaat-manfaat". Bentuk persis ini muncul tujuh kali di tujuh surah, yaitu di 2:219, 16:5, 22:33, 23:21, 36:73, 40:80, dan 57:25. Di antaranya, 16:5, 23:21, 36:73, dan 40:80 menyangkut hewan ternak. Ayat 2:219 menyebutnya untuk khamar dan judi, dan 57:25 untuk besi. Susunan wa-lakum fiihaa manaafi'u muncul dua kali, di 23:21 dan 40:80. Di 23:21 kata manaafi'u disusul (كَثِيرَةٌ, katsiiratun) yang berarti "banyak". Di 16:5 manfaat itu bersanding dengan (دِفْءٌ وَمَنَافِعُ, dif'un wa-manaafi'u) yang berarti "kehangatan dan berbagai manfaat", dan di 36:73 dengan (مَنَافِعُ وَمَشَارِبُ, manaafi'u wa-masyaaribu) yang berarti "berbagai manfaat dan minuman". Di 40:80 manfaat itu tidak dirinci, dan kalimat langsung berpindah ke tujuan berikutnya.

Tujuan berikutnya ditulis (وَلِتَبْلُغُوا عَلَيْهَا حَاجَةً فِي صُدُورِكُمْ, wa-li-tablughuu 'alayhaa haajatan fii shuduurikum) yang berarti "dan agar kalian, di atasnya, mencapai suatu keperluan yang ada di dalam dada kalian". Kata kerjanya berakar ب-ل-غ dan terjemahan memakai "mencapai". Bentuk berawalan li, (لِتَبْلُغُوا, li-tablughuu), muncul di tiga ayat dari dua surah, yaitu 22:5, 40:67, dan 40:80. Di 40:67 objeknya (أَشُدَّكُمْ, asyuddakum) yang berarti "kedewasaan kalian" dan (أَجَلًا مُسَمًّى, ajalan musamman) yang berarti "batas waktu yang ditentukan", sedangkan di 40:80 objeknya sebuah keperluan. Terjemahan memakai "di atasnya" untuk (عَلَيْهَا, 'alayhaa), dan memakai padanan yang sama untuk kata itu pada kalimat terakhir ayat ini, sesuai arti dasarnya "atasnya".

Kata (حَاجَةً, haajatan) berakar ح-و-ج, tidak memakai kata sandang, dan terjemahan memakai "suatu keperluan". Kata ini muncul tiga kali di tiga surah, yaitu di 12:68, 40:80, dan 59:9. Ketiganya bersanding dengan tempat di dalam manusia. Di 12:68 bunyinya (فِي نَفْسِ, fii nafsi) yang berarti "dalam diri", di 59:9 (فِي صُدُورِهِمْ, fii shuduurihim) yang berarti "dalam dada mereka", dan di 40:80 (فِي صُدُورِكُمْ, fii shuduurikum) yang berarti "dalam dada kalian". Kata (صُدُورِكُمْ, shuduurikum) berakar ص-د-ر. Di surah ini kata "dada" muncul tiga kali, yaitu di 40:19, (وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ, wa-maa tukhfii sh-shuduuru) yang berarti "dan apa yang disembunyikan dada", di 40:56, (فِي صُدُورِهِمْ إِلَّا كِبْرٌ, fii shuduurihim illaa kibrun) yang berarti "dalam dada mereka kecuali kesombongan", dan di 40:80.

Di 40:56 kalimat itu disambung (مَا هُمْ بِبَالِغِيهِ, maa hum bi-baalighiihi) yang berarti "yang tidak akan mereka capai", dengan akar ب-ل-غ yang sama dengan tablughuu di 40:80. Bentuk (بَالِغِيهِ, baalighiihi) muncul dua kali, yaitu di 40:56 dan 16:7. Di 16:7 bunyinya (لَمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ, lam takuunuu baalighiihi) yang berarti "yang kalian tidak sanggup mencapainya", dalam kalimat tentang hewan ternak yang (وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ, wa-tahmilu atsqaalakum) yang berarti "dan mengangkut beban-beban kalian" ke (إِلَىٰ بَلَدٍ, ilaa baladin) yang berarti "suatu negeri". Negeri itu tidak tercapai (إِلَّا بِشِقِّ الْأَنْفُسِ, illaa bi-syiqqi l-anfusi) yang berarti "kecuali dengan susah payah".

Kalimat terakhir ditulis (وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ, wa-'alayhaa wa-'alaa l-fulki tuhmaluuna) yang berarti "dan di atasnya serta di atas kapal, kalian diangkut". Kalimat itu muncul dua kali, di 23:22 dan 40:80. Kata (تُحْمَلُونَ, tuhmaluuna) berakar ح-م-ل dan berada dalam bentuk yang tidak menyebut siapa yang mengangkut. Bentuk persisnya ada di dua ayat itu, dan bentuk yang tidak menyebut pengangkut untuk akar ini dengan makna mengangkut atau memikul ada di empat ayat, yaitu 23:22, 35:18, 40:80, dan 69:14. Pengangkut manusia disebut dengan kata Kami di 17:70, (وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ, wa-hamalnaahum fii l-barri wa-l-bahri) yang berarti "dan Kami angkut mereka di darat dan di laut". Kata (الْفُلْكِ, l-fulki) yang berarti "kapal" dipakai dalam terjemahan tanpa "kalian" dan tanpa bentuk jamak, karena tidak ada kata ganti atau penanda jamak sesudah al-fulki. Kata "kalian" di ujung terjemahan milik tuhmaluuna. Huruf (عَلَى, 'alaa) dipakai untuk hewan dan kapal sekaligus, dan ayat tidak menyebut laut atau darat dengan kata tersendiri.

Tafsiran

Ayat ini menyelesaikan kalimat yang dibuka di 40:79 dengan tiga pernyataan yang masing-masing dibuka huruf wa. Pernyataan pertama menyebut manfaat-manfaat secara umum, pernyataan kedua menyebut sebuah keperluan yang letaknya di dalam dada, dan pernyataan ketiga menyebut pengangkutan di atas hewan dan kapal. Urutannya bergerak dari yang umum, ke yang paling dalam pada diri penerima, lalu ke gerakan di luar dirinya.

Kata dada di ayat ini muncul dua kali lagi di surah yang sama. Di 40:19 dada menyimpan apa yang tersembunyi, dalam kalimat tentang Dia yang mengetahuinya. Di 40:56 dada berisi kesombongan yang tidak akan dicapai pemiliknya. Di 40:80 dada berisi sebuah keperluan, dan kali ini kata kerja mencapai berbunyi positif, yaitu kalian mencapainya di atas hewan itu. Dapat dibaca bahwa yang tersimpan di dada tidak sama nasibnya, sebab ada yang tidak akan sampai dan ada yang sampai. Isi keperluan di 40:80 dan sebab kegagalan di 40:56 sama-sama tidak diterangkan, jadi pasangan kedua ayat ini bersandar pada kesamaan kata kerja dan tempat, dan tidak dinyatakan oleh salah satunya.

Kalimat terakhir menaruh manusia pada posisi yang diangkut. Tidak ada kata kerja yang menjadikan manusia pelaku pengangkutan, dan pelaku yang disebut sebelumnya hanya Allah di 40:79. Karena itu keseluruhan kalimat dua ayat ini, dari menjadikan sampai mengangkut, berpusat pada apa yang dilakukan bagi penerimanya. Ayat sesudahnya, 40:81, mengubah bentuk pembicaraan menjadi pertanyaan tentang tanda-tanda Allah, sehingga kalimat panjang ini berakhir dan pertanyaan menyusul.

Renungan dan Hikmah

  • Keperluan yang disebut di 40:80 sudah berada di dalam dada sebelum hewan atau kapal dipakai, dan hewan itu baru menjadi jalan untuk mencapainya. Di 40:19 dada disebut sebagai tempat apa yang tersembunyi, dalam kalimat tentang Dia yang mengetahuinya. Ayat 40:19 dan 40:80 tidak saling merujuk, jadi hubungan keduanya berupa bacaan. Pembaca dapat melihat bahwa alat yang dipakai sehari-hari menjadi perantara bagi sesuatu yang sudah ada lebih dulu. Pembaca dapat bertanya, keperluan apa di dalam dadanya yang kini dikejar dengan alat yang tersedia, dan apakah keperluan itu pernah disebutkan secara terang kepada dirinya sendiri?
  • Akar kata mencapai dipakai untuk dua isi dada yang berlawanan nasib. Di 40:56 kesombongan yang ada di dalam dada tidak akan mereka capai, dan di 40:80 sebuah keperluan di dalam dada dicapai di atas hewan ternak. Ayat 40:56 langsung disusul perintah memohon perlindungan kepada Allah, sedangkan 40:80 disusul pertanyaan tentang tanda-tanda Allah. Kedua ayat membicarakan hal yang berbeda dan tidak saling menafsirkan. Bila dibaca berdampingan, dada memuat dua jenis isi yang bernasib berbeda. Isi mana dari dada sendiri yang selama ini dikerjakan dengan tekun, dan apakah isi itu termasuk yang bisa dicapai?
  • Kata kerja terakhir 40:80 tidak menyebut siapa yang mengangkut, dan sapaannya ditujukan kepada orang yang diangkut. Kalimat panjang ini dibuka di 40:79 dengan Allah sebagai subjek, jadi pelaku pengangkutan dapat dibaca merujuk kepada-Nya, tetapi ayat 40:80 sendiri tidak menyatakannya. Di 17:70 pelaku itu disebut dengan kata Kami, dalam kalimat tentang darat dan laut. Di 16:7 hewan ternak mengangkut beban ke tempat yang tidak tercapai tanpa susah payah. Kedua ayat itu membahas pengangkutan di tempat yang berbeda dan tidak disamakan dengan 40:80. Seberapa sering perjalanan hidup terasa seperti hasil kaki sendiri, padahal banyak bagian jalan ditempuh di atas sesuatu yang disediakan?
  • Ayat 40:80 menyebut manfaat dalam bentuk jamak, lalu menyebut keperluan dalam bentuk tunggal. Di 16:5 manfaat itu diperinci, misalnya kehangatan, dan di 36:73 diperinci dengan minuman, sedangkan di 40:80 manfaat dibiarkan tidak dirinci dan keperluan yang satu diberi tempat, yaitu dada. Ketiga ayat membahas hewan ternak dari sudut berbeda dan tidak saling menggantikan. Bila dibaca berdampingan, daftar manfaat yang panjang dan keperluan yang satu tampak sebagai dua ukuran yang berbeda atas pemberian yang sama. Dari semua yang tersedia, berapa banyak yang memenuhi keperluan yang sungguh ada di dalam dada, dan berapa banyak yang menambah daftar manfaat saja?
  • Kata di atasnya dipakai dua kali dalam ayat ini, dan di atas kapal disebut sebagai tempat kedua. Di 43:12 hewan ternak dan kapal sama-sama disebut sebagai sesuatu yang ditunggangi, dalam kalimat tentang Dia yang menjadikan keduanya bagi manusia. Ayat 43:12 dan 40:80 memakai kata kerja yang berbeda dan tidak saling menafsirkan. Dapat dibaca bahwa hewan dan kapal berada dalam satu kalimat karena dua-duanya membawa manusia melewati jarak yang tidak bisa ditempuh dengan tubuh sendiri. Kendaraan apa yang paling sering dipakai tanpa dipikirkan siapa yang menyediakannya, dan apakah kendaraan itu juga membawa ke tempat yang tidak pernah direncanakan?
  • Kata dada kalian di 40:80 berbentuk jamak, sedangkan keperluannya berbentuk tunggal dan tidak dinamai. Dengan demikian ayat memberi satu bunyi bagi banyak dada, dan isi keperluan di tiap dada dibiarkan terbuka. Di 59:9 dan 12:68 kata keperluan yang sama bersanding dengan tempat di dalam manusia, dengan isi yang tidak sama dengan 40:80. Karena keperluan mana yang dimaksud tidak dijelaskan, tiap pembaca menempatkan isi dadanya sendiri. Pembaca dapat bertanya, keperluan apa di dalam dadanya yang tidak pernah ia sebut kepada orang lain, dan apakah keperluan itu termasuk yang bisa dicapai di atas sesuatu yang disediakan Allah?