بَشِيرًا وَنَذِيرًا فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ

pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan; tetapi kebanyakan mereka berpaling, sehingga mereka tidak mendengarkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. بَشِيرًا وَنَذِيرًاbasyiiran wa-nadziiranpembawa kabar gembira dan pemberi peringatan
  2. فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَfa-a'radha aktsaruhum fa-hum laa yasma'uunatetapi kebanyakan mereka berpaling, sehingga mereka tidak mendengarkan

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. بَشِيرًاbasyiiranpembawa kabar gembira
  2. وَنَذِيرًاwa-nadziirandan pemberi peringatan
  3. فَأَعْرَضَfa-a'radhalalu ia berpaling
  4. أَكْثَرُهُمْaktsaruhumkebanyakan mereka
  5. فَهُمْfa-hummaka mereka
  6. لَاlaatidak
  7. يَسْمَعُونَyasma'uunamendengar

Inti bacaan

Fungsi ganda 'pembawa berita gembira dan peringatan' namun 'kebanyakan mereka berpaling. tidak mendengarkan', kelengkapan pesan (harapan dan peringatan) tidak menjamin penerimaan jika pendengarnya sudah menutup diri lebih dulu.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(darinya)' tidak dipakai: tidak berpadanan kata dalam teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan fungsi ganda Kitab ini (kabar gembira dan peringatan), namun disambut penolakan oleh kebanyakan pendengarnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua wajah kitab ini. Yang menggembirakan. Dan yang memperingatkan.
  • Berpalingnya disebut lebih dahulu, baru tidak mendengarnya. Urutannya sebab dan akibat. Memalingkan badan mendahului menutup telinga.
  • Kata kebanyakan dipakai Allah, bukan kata semua. Ada yang mendengar. Jumlahnya sedikit.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.