ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ

Kemudian, Dia menuju ke langit, sedangkan ia berupa asap, lalu, Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi, ‘Datanglah kalian berdua dengan sukarela atau terpaksa.’ Keduanya menjawab, ‘Kami datang dengan sukarela.’

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌtsumma stawaa ilaa s-samaa'i wa-hiya dukhaanunkemudian, Dia menuju ke langit, sedangkan ia berupa asap
  2. فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِfa-qaala lahaa wa-li-l-ardhilalu, Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi
  3. ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًاi'tiyaa thaw'an aw karhandatanglah kalian berdua dengan sukarela atau terpaksa
  4. قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَqaalataa ataynaa thaa'i'iinakeduanya menjawab, kami datang dengan sukarela

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. ثُمَّtsummakemudian
  2. اسْتَوَىٰstawaaDia menuju
  3. إِلَىilaakepada
  4. السَّمَاءِs-samaa'ilangit
  5. وَهِيَwa-hiyadan ia
  6. دُخَانٌdukhaanunasap
  7. فَقَالَfa-qaalalalu Dia berfirman
  8. لَهَاlahaakepadanya
  9. وَلِلْأَرْضِwa-li-l-ardhidan kepada bumi
  10. ائْتِيَاi'tiyaadatanglah kalian berdua
  11. طَوْعًاthaw'andengan sukarela
  12. أَوْawatau
  13. كَرْهًاkarhandengan terpaksa
  14. قَالَتَاqaalataakeduanya berkata
  15. أَتَيْنَاataynaakami datang
  16. طَائِعِينَthaa'i'iinadengan sukarela

Inti bacaan

Pasangan (طَوْعًا أَوْ كَرْهًا, thaw'an aw karhan) muncul dua kali di Al-Qur'an (9:53, 41:11), dan hanya di 41:11 pasangan itu diikuti jawaban.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ, tsumma stawaa ilaa s-samaa'i) yang berarti "kemudian Dia menuju ke langit". Huruf (ثُمَّ, tsumma) yang berarti "kemudian" menaruh langkah ini sesudah pekerjaan di bumi pada 41:9 dan 41:10. Rangkaian istawaa ilaa s-samaa'i muncul 2 kali, yaitu di 2:29 dan 41:11. Kata kerja istawaa yang disusul ilaa diterjemahkan "menuju", sedangkan yang disusul 'alaa diterjemahkan "bersemayam", misalnya (ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ, tsumma stawaa 'alaa l-'arsyi) di 7:54. Di 2:29 rangkaian itu disusul (فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ, fa-sawwaahunna sab'a samaawaatin) yang berarti "lalu Dia menyerasikannya menjadi tujuh langit", dan di 41:11 disusul asap dan percakapan, sedangkan tujuh langit baru muncul di 41:12.

Kata (وَهِيَ دُخَانٌ, wa-hiya dukhaanun) yang berarti "sedangkan ia berupa asap" memuat kata ganti hiya yang menunjuk langit, kata ganti perempuan tunggal. Kata (دُخَانٌ, dukhaanun) berakar د-خ-ن dan muncul 2 kali di Al-Qur'an, yaitu di 41:11 dan 44:10, (بِدُخَانٍ مُبِينٍ, bi-dukhaanin mubiinin) yang berarti "dengan kabut asap yang nyata". Di 44:10 asap itu didatangkan langit pada suatu hari, sedangkan di 41:11 asap adalah keadaan langit ketika Dia menuju kepadanya. Terjemahan 41:11 tidak menambahkan kata "masih" atau "dahulu", karena tidak ada kata Arab yang melahirkannya.

Kata (فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ, fa-qaala lahaa wa-li-l-ardhi) yang berarti "lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi" hanya ada di 41:11. Pelaku kata kerja qaala satu, sedangkan sasarannya dua, langit lewat lahaa dan bumi lewat li-l-ardhi. Ucapan kepada bumi dan langit sekaligus juga ada di 11:44, (يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي, yaa ardhu bla'ii maa'aki wa-yaa samaa'u aqli'ii) yang berarti "wahai bumi, telanlah airmu, dan wahai langit, berhentilah". Di 11:44 ucapan itu didahului (وَقِيلَ, wa-qiila) yang berarti "dan dikatakan", tanpa pelaku, sedangkan 41:11 menyebut pelakunya lewat kata kerja qaala.

Kata (ائْتِيَا, i'tiyaa) yang berarti "datanglah kalian berdua" memerintah dua pihak, berasal dari kata kerja berakar ا-ت-ي, dan bentuk ini hanya ada di 41:11. Jawabannya memakai akar yang sama, yaitu (أَتَيْنَا, ataynaa) yang berarti "kami datang", sehingga perintah dan jawaban mengulang kata kerja yang sama. Kata (قَالَتَا, qaalataa) yang berarti "keduanya menjawab" muncul 2 kali, yaitu di 28:23 untuk dua perempuan dan di 41:11 untuk langit dan bumi.

Kata (طَوْعًا أَوْ كَرْهًا, thaw'an aw karhan) yang berarti "dengan sukarela atau terpaksa" muncul 2 kali, yaitu di 9:53 dan 41:11. Pasangan thaw'an dan karhan dengan huruf wa juga muncul 2 kali, yaitu di 3:83 dan 13:15, (طَوْعًا وَكَرْهًا, thaw'an wa-karhan), dan keduanya berbicara tentang semua yang ada di langit dan bumi: berserah diri kepada-Nya di 3:83, (وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, wa-lahu aslama man fii s-samaawaati wa-l-ardhi), dan tunduk kepada Allah di 13:15. Terjemahan memakai "sukarela" untuk thaw'an di 9:53, 13:15, dan 41:11, dan "suka" di 3:83. Jawaban (طَائِعِينَ, thaa'i'iina) yang berarti "dengan sukarela" memakai akar ط-و-ع yang sama dengan thaw'an dan hanya ada di 41:11. Jawaban itu mengambil pilihan pertama yang ditawarkan perintah dan tidak menyebut pilihan kedua, karhan.

Tafsiran

Ayat ini memuat percakapan, sedangkan 41:9, 41:10, dan 41:12 berisi uraian tentang perbuatan Dia. Percakapan itu pendek, satu perintah dan satu jawaban, dan jawabannya datang dari langit dan bumi sendiri.

Dua ucapan dalam surah ini sama-sama menjawab sebuah panggilan. Perintah (ائْتِيَا, i'tiyaa) dijawab langit dan bumi dengan (أَتَيْنَا طَائِعِينَ, ataynaa thaa'i'iina), dan seruan (مِمَّا تَدْعُونَا إِلَيْهِ, mimmaa tad'uunaa ilayhi) di 41:5, yang berarti "dari apa yang engkau serukan kepada kami", dijawab orang-orang yang dikutip di sana dengan (قُلُوبُنَا فِي أَكِنَّةٍ, quluubunaa fii akinnatin) yang berarti "hati kami dalam tutupan". Dua jawaban itu menanggapi panggilan, dan isinya berlawanan. Hubungan keduanya terbaca dari letak kedua ayat dalam satu surah.

Langit di 41:11 disebut dengan kata tunggal, as-samaa'i, dan 41:12 menyambungnya lewat (فَقَضَاهُنَّ, fa-qadhaahunna) yang berarti "lalu Dia menetapkannya", dengan akhiran -hunna untuk beberapa hal perempuan. Urutan tertulisnya, Dia menuju langit yang berupa asap, berfirman kepadanya dan kepada bumi, lalu menetapkannya menjadi tujuh langit. Dengan begitu percakapan di 41:11 berada di antara keadaan asap dan penetapan tujuh langit di 41:12, dan ayat ini tidak menyebut apa yang dimaksud dengan datang atau ke mana mereka datang.

Ayat 3:83 dan 13:15 menyatakan bahwa semua yang ada di langit dan bumi berserah diri atau tunduk, dengan sukarela dan terpaksa. Di 41:11 langit dan bumi sendiri yang bicara, dan yang mereka sebut hanya sukarela.

Renungan dan Hikmah

  • Perintah di 41:11 datang dengan dua pilihan, sukarela atau terpaksa, dan jawaban langit dan bumi memakai kata dari pilihan pertama serta tidak menyebut pilihan kedua. Pembaca yang pernah menerima perintah dengan dua jalan, menurut dengan senang hati atau menurut dengan terpaksa, dapat mengingat jalan yang dipilihnya dan kata pertama yang keluar dari mulutnya. Jawaban pertama apa yang terucap bila perintah datang dengan dua pilihan seperti itu, dan pilihan mana yang sengaja tidak disebut?
  • Dia berfirman kepada langit yang disebut berupa asap, dan jawaban langit yang dicatat tidak memuat permintaan waktu untuk menjadi sesuatu yang lain. Pembaca yang menunda menjawab sebuah panggilan sampai merasa selesai dan siap dapat membandingkan keadaannya dengan langit yang disebut di sini: panggilan datang ketika keadaan masih berupa asap, dan jawaban keluar dari keadaan itu juga. Apa yang sebenarnya ditunggu, kerapian atau keberanian?
  • Langit dan bumi adalah dua hal yang berbeda, tetapi jawaban mereka satu kata, kami, yang diucapkan bersama. Kesepakatan antara keduanya terbaca dari jawaban itu saja, karena ayat ini menaruh keduanya dalam satu perintah dan satu jawaban dan tidak menggambarkan perundingan. Pembaca yang berada dalam kelompok kecil, di rumah atau tempat kerja, dapat memeriksa kapan terakhir kali dua pihak yang berbeda menjawab sebuah permintaan dengan satu kata kami. Perintah apa yang dijawab seperti itu, dan siapa yang pertama membuka mulut?
  • Perintah di 41:11 memakai kata kerja datang, dan jawabannya mengulang kata kerja yang sama dengan pelaku yang berbeda: datanglah, kami datang. Jawaban itu tidak memuat penjelasan, syarat, atau pertanyaan balik. Pembaca yang biasa menjawab perintah dengan alasan lebih dulu dapat membandingkan urutannya dengan urutan ayat ini, yaitu kata kerja dulu. Dia berfirman, dan percakapan selesai dalam dua ucapan. Apakah penjelasan yang ingin diberikan pembaca lebih dulu sebenarnya diminta oleh pihak yang memerintah?
  • Di 41:5 sebuah panggilan dijawab dengan tutupan pada hati, dan di 41:11 sebuah panggilan dijawab dengan kedatangan. Kedua ayat itu berada dalam satu surah, dan panggilan di 41:5 tidak disebut berasal dari siapa, sedangkan panggilan di 41:11 berasal dari Dia. Pembaca dapat mengingat panggilan terakhir yang diterimanya, dari orang, dari waktu, atau dari hal yang lebih besar, dan jawaban apa yang keluar saat itu. Jawaban itu lebih mirip kalimat di 41:5 atau kalimat di 41:11?
  • Ayat 3:83 menyatakan bahwa semua yang ada di langit dan bumi berserah diri kepada-Nya, sukarela atau terpaksa, dan 13:15 menyebut hal serupa dengan tunduk kepada Allah. Di 41:11 langit dan bumi sendiri yang menyebut pilihan pertama. Ayat 3:83 dan 13:15 berbicara tentang semua yang ada di dalamnya, sedangkan 41:11 tentang langit dan bumi saja, sehingga ketiganya tidak disamakan. Pembaca yang berada di dalam langit dan bumi itu membaca ayat ini dari dalam kelompok yang disebut. Dari dua pilihan itu, mana yang sedang ditempuhnya hari ini?