فَأَمَّا عَادٌ فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَقَالُوا مَنْ أَشَدُّ مِنَّا قُوَّةً ۖ أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَهُمْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُمْ قُوَّةً ۖ وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ

Adapun Ad, mereka menyombongkan diri di bumi tanpa hak, dan mereka berkata, “Siapakah yang lebih hebat kekuatannya daripada kami?” Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka itu lebih hebat kekuatan-Nya daripada mereka? Dan mereka selalu mengingkari tanda-tanda Kami.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. فَأَمَّا عَادٌ فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّfa-ammaa 'aadun fa-stakbaruu fii l-ardhi bi-ghayri l-haqqiadapun Ad, mereka menyombongkan diri di bumi tanpa hak
  2. وَقَالُوا مَنْ أَشَدُّ مِنَّا قُوَّةًwa-qaaluu man asyaddu minnaa quwwatandan mereka berkata, siapakah yang lebih hebat kekuatannya daripada kami
  3. أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ الَّذِي خَلَقَهُمْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُمْ قُوَّةًa-wa-lam yaraw anna llaaha lladzii khalaqahum huwa asyaddu minhum quwwatantidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka itu lebih hebat kekuatan-Nya daripada mereka
  4. وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَwa-kaanuu bi-aayaatinaa yajhaduunadan mereka selalu mengingkari tanda-tanda Kami

Terjemahan per kata (25 kata)

  1. فَأَمَّاfa-ammaaadapun
  2. عَادٌ'aadunAd
  3. فَاسْتَكْبَرُواfa-stakbaruumaka mereka menyombongkan diri
  4. فِيfiidi
  5. الْأَرْضِl-ardhibumi
  6. بِغَيْرِbi-ghayritanpa
  7. الْحَقِّl-haqqihak
  8. وَقَالُواwa-qaaluudan mereka berkata
  9. مَنْmanorang yang
  10. أَشَدُّasyaddulebih sangat
  11. مِنَّاminnaadaripada kami
  12. قُوَّةًquwwatankekuatan
  13. أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
  14. يَرَوْاyarawmereka melihat
  15. أَنَّannabahwa
  16. اللَّهَllaahaAllah
  17. الَّذِيlladziiyang
  18. خَلَقَهُمْkhalaqahummenciptakan mereka
  19. هُوَhuwaDia
  20. أَشَدُّasyaddulebih sangat
  21. مِنْهُمْminhumdari mereka
  22. قُوَّةًquwwatankekuatan
  23. وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
  24. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  25. يَجْحَدُونَyajhaduunamereka mengingkari

Inti bacaan

Pertanyaan (أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ, a-wa-lam yaraw anna llaaha) muncul empat kali di Al-Qur'an, yaitu di 17:99, 30:37, 41:15, dan 46:33.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (فَأَمَّا عَادٌ, fa-ammaa 'aadun) yang berarti "adapun Ad". Kata (أَمَّا, ammaa) dipakai berurutan untuk dua nama di dua pasang ayat. Bagian kedua pasangan ini ada di 41:17, (وَأَمَّا ثَمُودُ, wa-ammaa tsamuudu) yang berarti "dan adapun Tsamud", dan pasangan lainnya ada di 69:5 dan 69:6. Urutannya berbeda: di 41:15 sampai 41:17 Ad lebih dulu, mengikuti urutan nama di 41:13, sedangkan di 69:5, (فَأَمَّا ثَمُودُ, fa-ammaa tsamuudu), Tsamud lebih dulu, disusul 69:6, (وَأَمَّا عَادٌ, wa-ammaa 'aadun). Kata (عَادٌ, 'aadun) di sini berfungsi sebagai pelaku, dan terjemahan menulisnya "Ad", sama seperti di 41:13.

Kata (فَاسْتَكْبَرُوا, fa-stakbaruu) yang berarti "maka mereka menyombongkan diri" berakar ك-ب-ر. Kalimat (فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ, fa-stakbaruu fii l-ardhi) ada di dua ayat, yaitu 29:39 dan 41:15, dan di 29:39 kalimat itu menyusul kedatangan keterangan yang nyata kepada Qarun, Firaun, dan Haman. Frasa (فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ, fii l-ardhi bi-ghayri l-haqqi) yang berarti "di bumi tanpa hak" muncul di tujuh ayat, yaitu 7:146, 10:23, 28:39, 40:75, 41:15, 42:42, dan 46:20. Empat di antaranya memasangkannya dengan kata kerja dari akar ك-ب-ر, yaitu (يَتَكَبَّرُونَ, yatakabbaruuna) di 7:146, (وَاسْتَكْبَرَ هُوَ وَجُنُودُهُ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ, wa-stakbara huwa wa-junuuduhu fii l-ardhi bi-ghayri l-haqqi) di 28:39, kalimat di ayat ini, dan (تَسْتَكْبِرُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ, tastakbiruuna fii l-ardhi bi-ghayri l-haqqi) di 46:20. Terjemahan "tanpa hak" di 41:15 sama dengan 46:20. Kata (الْحَقِّ, l-haqqi) berarti "hak" dan ditulis dengan bentuk yang sama di ketujuh ayat itu.

Kata (أَشَدُّ, asyaddu) berbentuk perbandingan dari akar ش-د-د dan muncul dua kali dalam ayat ini. Pertama dalam pertanyaan kaum Ad, (مَنْ أَشَدُّ مِنَّا قُوَّةً, man asyaddu minnaa quwwatan) yang berarti "siapakah yang lebih hebat kekuatannya daripada kami", dan susunan itu hanya ada di 41:15. Kedua dalam kalimat jawaban, (هُوَ أَشَدُّ مِنْهُمْ قُوَّةً, huwa asyaddu minhum quwwatan) yang berarti "Dia lebih hebat kekuatan-Nya daripada mereka". Terjemahan memakai "lebih hebat" di kedua tempat supaya pertanyaan dan jawabannya memakai ukuran yang sama. Susunan yang hampir sama, (أَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً, asyadda minhum quwwatan), ada di 30:9, 35:44, dan 40:21, tetapi di sana susunan itu menggambarkan orang-orang sebelum para pendengar, sedangkan di 41:15 pelakunya Allah. Bentuk kekuatan yang dimaksud kaum itu tidak diuraikan oleh ayat ini.

Pertanyaan (أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ, a-wa-lam yaraw anna llaaha) yang berarti "tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah" muncul empat kali, yaitu di 17:99, 30:37, 41:15, dan 46:33. Di 17:99 dan 46:33 kalimatnya berlanjut dengan (الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ, lladzii khalaqa s-samaawaati wa-l-ardha) yang berarti "yang menciptakan langit dan bumi". Di 41:15 kalimatnya berlanjut dengan (الَّذِي خَلَقَهُمْ, lladzii khalaqahum), "yang menciptakan mereka", sehingga pendengarnya sendiri yang disebut sebagai ciptaan. Kata kerja (يَرَوْا, yaraw) diterjemahkan "memperhatikan", sama dengan 17:99 dan 46:33.

Kalimat penutup, (وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ, wa-kaanuu bi-aayaatinaa yajhaduuna), memuat kata kerja (يَجْحَدُونَ, yajhaduuna) berakar ج-ح-د yang didahului (وَكَانُوا, wa-kaanuu), dan terjemahan memakai "selalu mengingkari". Susunan (بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ, bi-aayaatinaa yajhaduuna) muncul tiga kali, yaitu di 7:51, 41:15, dan 41:28. Di 7:51, (وَمَا كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ, wa-maa kaanuu bi-aayaatinaa yajhaduuna), terjemahannya juga "selalu mengingkari tanda-tanda Kami", sehingga kata kaanuu di 41:15 diterjemahkan dengan cara yang sama dan tidak dilewatkan.

Tafsiran

Ayat ini menuturkan sikap Ad dalam empat langkah: menyombongkan diri, mengucapkan pertanyaan tentang kekuatan, dibalas dengan pertanyaan lain, dan ditutup dengan penilaian bahwa mereka selalu mengingkari tanda-tanda. Dua pertanyaan di tengahnya saling menjawab. Kaum itu bertanya siapa yang lebih hebat daripada mereka, dan ayat ini menjawab dengan menaruh pencipta mereka sebagai pembanding. Ukurannya tidak berganti, sebab kata kekuatan muncul di kedua pertanyaan, tetapi pembandingnya berganti. Pertanyaan pertama membandingkan kami dengan siapa pun, pertanyaan kedua membandingkan mereka dengan Allah. Jawaban itu mengakui bahwa Ad kuat dan tidak mengatakan kekuatan mereka palsu.

Ayat ini tidak menghubungkan kesombongan Ad dengan jawaban kaumnya di 41:14. Keduanya dituturkan berurutan, dan hubungan di antaranya tidak dinyatakan oleh 41:15. Akibatnya baru tertulis di 41:16, yang dibuka dengan fa, (فَأَرْسَلْنَا, fa-arsalnaa) yang berarti "maka Kami kirimkan", sehingga 41:15 dapat dibaca sebagai bagian uraian yang mendahului akibat itu.

Dalam rangkaian 41:13 sampai 41:18, ayat ini dan 41:17 menggambarkan dua kaum dari dua sudut. Ad digambarkan lewat apa yang mereka ucapkan tentang diri mereka, sedangkan Tsamud di 41:17 digambarkan lewat apa yang mereka pilih ketika petunjuk datang. Kedua gambaran itu dipisahkan oleh 41:16, yang memuat akibat bagi Ad, sehingga uraian tentang Ad selesai sebelum uraian tentang Tsamud dimulai.

Renungan dan Hikmah

  • Kaum Ad bertanya siapa yang lebih hebat kekuatannya daripada mereka, dan jawaban ayat ini tidak membantah kekuatan itu. Jawabannya memindahkan pembanding: Allah yang menciptakan mereka lebih hebat kekuatan-Nya daripada mereka. Pertanyaan pertama diajukan dengan memilih sendiri siapa yang boleh masuk daftar pembanding, dan daftar itu tidak memuat Pencipta. Seseorang yang mengukur dirinya, entah dari kekuatan, harta, kepandaian, atau pengaruh, juga menyusun daftar pembanding, sadar atau tidak. Siapa saja yang ada dalam daftar itu, dan apakah Dia yang menciptakan dirinya termasuk di dalamnya?
  • Ayat 11:52 memuat ucapan kepada Ad lewat saudara mereka: mohonlah ampunan kepada Tuhan kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menambahkan kekuatan melebihi kekuatan kalian. Kekuatan itu di sana disebut sebagai milik mereka yang masih dapat bertambah, dan penambahnya Dia. Dua ayat itu berbeda suasananya dan tidak disamakan, sebab 11:52 memuat tawaran dan 41:15 memuat kata-kata yang mereka ucapkan sendiri. Namun keduanya menaruh kata kekuatan di depan Ad, sekali sebagai sesuatu yang dapat diberikan dan sekali sebagai sesuatu yang dibanggakan. Pembaca dapat menimbang apa yang dimilikinya sekarang dan dibanggakannya, lalu menanyakan, dari mana kekuatan itu datang dan siapa yang mampu menambahkannya?
  • Frasa tanpa hak mengikat kesombongan pada soal hak, tidak pada besar kecilnya kekuatan. Rumusan menyombongkan diri di bumi dipakai juga di 29:39 untuk Qarun, Firaun, dan Haman sesudah datangnya keterangan yang nyata, dan di sana ayat itu menyatakan bahwa mereka tidak dapat lolos. Dua kelompok yang berbeda memakai satu rumusan, dan kedua ayat menimbang apa yang dilakukan sesudah keterangan datang. Pembaca dapat menanyakan pada dirinya sendiri, atas dasar apa merasa berhak meninggikan diri, dan siapa yang memberikan hak itu?
  • Pertanyaan kaum Ad dirancang sebagai penutup: siapa yang lebih hebat daripada kami, dengan jawaban tersirat tidak ada seorang pun. Ayat ini tidak membiarkannya menutup, dan pertanyaan itu dibuka kembali oleh pertanyaan lain yang memuat jawabannya, dengan Allah sebagai pembanding. Pertanyaan retoris yang diucapkan seseorang di rumah, di kantor, atau di depan layar tetap sebuah pertanyaan, dan jawabannya bisa saja ada walaupun pengucapnya tidak menunggu. Pertanyaan apa yang selama ini diucapkan sebagai penutup padahal ternyata punya jawaban?
  • Kesombongan di ayat ini terjadi di bumi. Ayat 11:61 mengatakan kepada Tsamud bahwa Dia menumbuhkan mereka dari bumi dan menjadikan mereka peramainya. Ayat itu ditujukan kepada Tsamud dan tidak kepada Ad, jadi keduanya tidak disamakan. Dari sandingan itu terlihat satu kemungkinan: tempat orang meninggikan diri adalah tempat yang sama dari mana manusia ditumbuhkan. Lalu apa artinya berdiri tegak dan membusungkan dada di atas tanah tempat manusia ditumbuhkan, padahal menurut 11:61 Dia yang menumbuhkannya?
  • Kalimat penutup ayat ini memakai bentuk yang menyatakan kebiasaan: mereka selalu mengingkari tanda-tanda Kami. Kebiasaan itu disebut bersama kesombongan dan pertanyaan tentang kekuatan, dan ayat ini tidak menyatakan mana yang lebih dulu. Di 7:51 rumusan yang sama berdiri sebagai alasan bagi apa yang menimpa orang-orang yang menjadikan pertanggungjawaban sebagai permainan, dan di 41:15 rumusan itu berdiri sebagai penilaian atas seluruh uraian. Bagian mana dalam hidup seseorang yang sudah diulang begitu lama sehingga tidak lagi terasa sebagai sebuah keputusan?