فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي أَيَّامٍ نَحِسَاتٍ لِنُذِيقَهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَخْزَىٰ ۖ وَهُمْ لَا يُنْصَرُونَ

Maka, Kami kirimkan kepada mereka angin yang sangat dingin lagi bergemuruh pada hari-hari yang nahas, agar Kami cicipkan kepada mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia; dan sungguh, azab akhirat lebih menghinakan, dan mereka tidak ditolong.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي أَيَّامٍ نَحِسَاتٍfa-arsalnaa 'alayhim riihan sharsharan fii ayyaamin nahisaatinmaka, Kami kirimkan kepada mereka angin yang sangat dingin lagi bergemuruh pada hari-hari yang nahas
  2. لِنُذِيقَهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَاli-nudziiqahum 'adzaaba l-khizyi fii l-hayaati d-dunyaaagar Kami cicipkan kepada mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia
  3. وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَخْزَىٰwa-la-'adzaabu l-aakhirati akhzaadan sungguh, azab akhirat lebih menghinakan
  4. وَهُمْ لَا يُنْصَرُونَwa-hum laa yunsharuunadan mereka tidak ditolong

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. فَأَرْسَلْنَاfa-arsalnaamaka Kami mengirimkan
  2. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  3. رِيحًاriihanangin
  4. صَرْصَرًاsharsharanyang sangat dingin
  5. فِيfiipada
  6. أَيَّامٍayyaaminhari
  7. نَحِسَاتٍnahisaatinnahas
  8. لِنُذِيقَهُمْli-nudziiqahumagar Kami mencicipkan kepada mereka
  9. عَذَابَ'adzaabaazab
  10. الْخِزْيِl-khizyikehinaan
  11. فِيfiidalam
  12. الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
  13. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  14. وَلَعَذَابُwa-la-'adzaabudan sungguh azab
  15. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  16. أَخْزَىٰakhzaalebih menghinakan
  17. وَهُمْwa-humdan mereka
  18. لَاlaatidak
  19. يُنْصَرُونَyunsharuunaditolong

Inti bacaan

Konsekuensi bertahap: angin dahsyat membawa 'azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia' ditambah peringatan 'azab akhirat lebih menghinakan', dua lapis konsekuensi yang menegaskan keseriusan bertingkat.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan hukuman ganda bagi 'Ad: kehinaan di dunia melalui badai dahsyat, disusul azab akhirat yang lebih hina lagi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua sifat anginnya. Sangat dingin. Dan bergemuruh.
  • Waktunya disebut hari-hari yang nahas. Bukan sekali datang. Berhari-hari.
  • Kalimat penutupnya menyebut azab akhirat lebih menghinakan. Allah membandingkan keduanya. Yang di dunia belum yang terberat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, r-w-h, s-r-s-r, y-w-m, n-h-s, dz-w-q, '-dz-b, kh-z-y, h-y-y, d-n-w, a-kh-r, n-s-r): riih sarsar diterjemahkan 'angin sangat dingin bergemuruh' (akar r-w-h + akar s-r-s-r); ayyaam nahisaat diterjemahkan 'hari-hari nahas' (akar n-h-s); nudhiiqahum diterjemahkan 'mencicipkan' (akar dz-w-q); adhaab al-khizy diterjemahkan 'azab menghinakan' (akar '-dz-b + akar kh-z-y); laa yunsaruun diterjemahkan 'tak ditolong' (akar n-s-r). Selaras.