حَتَّىٰ إِذَا مَا جَاءُوهَا شَهِدَ عَلَيْهِمْ سَمْعُهُمْ وَأَبْصَارُهُمْ وَجُلُودُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

sehingga, ketika mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang telah mereka lakukan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. حَتَّىٰ إِذَا مَا جَاءُوهَاhattaa idzaa maa jaa'uuhaasehingga, ketika mereka sampai ke neraka
  2. شَهِدَ عَلَيْهِمْ سَمْعُهُمْ وَأَبْصَارُهُمْ وَجُلُودُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَshahida alayhim sam'uhum wa-absaaruhum wa-juluuduhum bimaa kaanuu ya'maluunapendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang telah mereka lakukan
Catatan pilihan kata (ringkas)

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.

Aplikasi

'Pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi', bukti yang berasal dari tubuh mereka sendiri, sebuah kesaksian yang tidak bisa dibantah atau disangkal lewat argumen verbal.