وَذَٰلِكُمْ ظَنُّكُمُ الَّذِي ظَنَنْتُمْ بِرَبِّكُمْ أَرْدَاكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Dan itulah sangkaan kalian yang kalian sangkakan terhadap Tuhan kalian; telah membinasakan kalian, sehingga kalian menjadi termasuk orang-orang yang rugi.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَذَٰلِكُمْ ظَنُّكُمُ الَّذِي ظَنَنْتُمْ بِرَبِّكُمْwa-dzaalikum zhannukumu lladzii zhanantum bi-rabbikumdan itulah sangkaan kalian yang kalian sangkakan terhadap Tuhan kalian
- أَرْدَاكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ مِنَ الْخَاسِرِينَardaakum fa-ashbahtum mina l-khaasiriinatelah membinasakan kalian, sehingga kalian menjadi termasuk orang-orang yang rugi
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَذَٰلِكُمْwa-dzaalikumdan demikian itu
- ظَنُّكُمُzhannukumusangkaan kalian
- الَّذِيlladziiyang
- ظَنَنْتُمْzhanantumkalian mengira
- بِرَبِّكُمْbi-rabbikumkepada Tuhan kalian
- أَرْدَاكُمْardaakummembinasakan kalian
- فَأَصْبَحْتُمْfa-ashbahtummaka jadilah kalian
- مِنَminadari
- الْخَاسِرِينَl-khaasiriinaorang-orang yang rugi
Inti bacaan
Diagnosis final: 'sangkaan kalian yang kalian sangkakan terhadap Tuhan kalian; ia membinasakan kalian', persepsi keliru tentang Tuhan menjadi penyebab langsung kehancuran, bukan sekadar kesalahan teoretis tanpa konsekuensi nyata.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalikum' (demonstrativa jauh, 2 jamak) sudah benar diterjemahkan 'itulah'. Ayat ini kembali ke suara narator, bukan lagi bagian jawaban kulit yang sudah ditutup di 41:22.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan akibat fatal dari prasangka keliru terhadap Allah: kebinasaan dan kerugian total.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut sangkaan sebagai penyebab kebinasaan. Bukan perbuatan. Cara memandang-Nya.
- Kata sangka diulang dua kali berturut-turut. Sangkaan yang kalian sangkakan. Pengulangannya menekan.
- Yang membinasakan disebut Allah datang dari dalam. Bukan musuh dari luar. Pikiran mereka sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar zh-n-n, r-b-b, r-d-y, s-b-h, kh-s-r): zhannukum alladhii zhanantum bi-rabbikum ardaakum diterjemahkan 'sangkaan kalian terhadap Tuhan membinasakan kalian' (akar zh-n-n + akar r-d-y, sangkaan buruk pada Allah=jalan kebinasaan, cf. 48:6); khaasiriin diterjemahkan 'orang rugi' (akar kh-s-r). gloss '(Dugaan)' dibuang.