فَإِنْ يَصْبِرُوا فَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ ۖ وَإِنْ يَسْتَعْتِبُوا فَمَا هُمْ مِنَ الْمُعْتَبِينَ

Maka, jika mereka bersabar, apilah tempat tinggal mereka; dan jika mereka meminta belas kasihan, mereka bukanlah termasuk orang-orang yang dikasihani.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَإِنْ يَصْبِرُوا فَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْfa-in yashbiruu fa-n-naaru matswan lahummaka, jika mereka bersabar, apilah tempat tinggal mereka
  2. وَإِنْ يَسْتَعْتِبُوا فَمَا هُمْ مِنَ الْمُعْتَبِينَwa-in yasta'tibuu fa-maa hum mina l-mu'tabiinadan jika mereka meminta belas kasihan, mereka bukanlah termasuk orang-orang yang dikasihani

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. فَإِنْfa-inmaka jika
  2. يَصْبِرُواyashbiruumereka bersabar
  3. فَالنَّارُfa-n-naarumaka api
  4. مَثْوًىmatswantempat tinggal
  5. لَهُمْlahumbagi mereka
  6. وَإِنْwa-indan jika
  7. يَسْتَعْتِبُواyasta'tibuumereka meminta belas kasihan
  8. فَمَاfa-maamaka tidaklah
  9. هُمْhummereka
  10. مِنَminadari
  11. الْمُعْتَبِينَl-mu'tabiinaorang-orang yang diberi kesempatan

Inti bacaan

Nasib tanpa jalan keluar: bersabar tetap di neraka, meminta belas kasihan pun tidak dikabulkan, kebuntuan total tanpa opsi mitigasi apa pun yang tersisa.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kebuntuan total: baik bersabar maupun memohon belas kasihan, tidak ada jalan keluar dari api bagi mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Dua pilihan disebut Allah, dua-duanya buntu. Bersabar tetap di api. Meminta belas tak dikasihani.
  • Yang ditutup dua jalan sekaligus. Menahan diri. Dan memohon.
  • Sebabnya Allah sebut di ayat sebelumnya. Sangkaan terhadap Tuhan mereka. Itu yang membinasakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-b-r, n-w-r, ts-w-y, '-t-b): yasbiruu diterjemahkan 'bersabar' (akar s-b-r); mathwaa diterjemahkan 'tempat tinggal' (akar ts-w-y); yasta'tibuu diterjemahkan 'minta belas kasihan (dimaafkan)' (akar '-t-b); mu'tabiin diterjemahkan 'yang dikasihani' (akar '-t-b). gloss '(atas azab neraka)' dibuang.