نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ
Kamilah pelindung-pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan di akhirat; dan bagi kalian di dalamnya apa yang jiwa kalian inginkan, dan bagi kalian di dalamnya apa yang kalian minta,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِnahnu awliyaa'ukum fii l-hayaati d-dunyaa wa-fii l-aakhiratikamilah pelindung-pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan di akhirat
- وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْwa-lakum fiihaa maa tasytahii anfusukumdan bagi kalian di dalamnya apa yang jiwa kalian inginkan
- وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَwa-lakum fiihaa maa tadda'uunadan bagi kalian di dalamnya apa yang kalian minta
Terjemahan per kata (16 kata)
- نَحْنُnahnukami
- أَوْلِيَاؤُكُمْawliyaa'ukumpara pelindung kalian
- فِيfiidalam
- الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- وَفِيwa-fiidan pada
- الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
- وَلَكُمْwa-lakumdan bagi kalian
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- مَاmaaapa yang
- تَشْتَهِيtasytahiimenginginkan
- أَنْفُسُكُمْanfusukumdiri kalian
- وَلَكُمْwa-lakumdan bagi kalian
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- مَاmaaapa yang
- تَدَّعُونَtadda'uunakalian minta
Inti bacaan
Bentuk (أَوْلِيَاؤُكُمْ, awliyaa'ukum) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 41:31.
Penjelasan pilihan kata
Kata ganti (نَحْنُ, nahnu) yang berarti "kami" membuka ayat ini dan melanjutkan kalimat dari 41:30, yang memuat (تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ, tatanazzalu 'alayhimu l-malaa'ikatu) yang berarti "para malaikat turun kepada mereka". Ucapan di 41:30 berasal dari para malaikat itu, sehingga "kami" di sini dibaca sebagai suara mereka. Terjemahan memakai "Kamilah" karena nahnu diletakkan di depan (أَوْلِيَاؤُكُمْ, awliyaa'ukum) yang berarti "pelindung-pelindung kalian", tanpa kata lain di antara keduanya.
Kata awliyaa' adalah bentuk jamak dari waliyy yang berakar و-ل-ي, dan akhiran (كُمْ, -kum) yang berarti "kalian" menunjuk orang-orang yang disapa. Bentuk persis awliyaa'ukum hanya ada di 41:31. Akar yang sama dipakai di 45:19 dalam (وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ, wa-llaahu waliyyu l-muttaqiina) yang berarti "dan Allah pelindung orang-orang yang bertakwa". Di 45:19 Allah disebut pelindung orang-orang yang bertakwa, sedangkan di 41:31 para malaikat memakai kata dari akar itu untuk diri mereka sendiri. Terjemahan memakai "pelindung" di kedua ayat.
Frasa (فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ, fii l-hayaati d-dunyaa wa-fii l-aakhirati) yang berarti "dalam kehidupan dunia dan di akhirat" muncul di tiga ayat, yaitu 10:64, 14:27, dan 41:31. Susunannya sama di ketiganya, dengan (فِي, fii) diulang sebelum kata akhirat. Di 10:64 frasa itu menutup kalimat tentang kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa, di 14:27 menutup kalimat tentang orang-orang beriman yang diteguhkan Allah, dan di 41:31 menutup pernyataan tentang pelindung bagi orang-orang yang istikamah.
Kata kerja (تَشْتَهِي, tasytahii) yang berarti "menginginkan" berakar ش-ه-و, dan pelakunya adalah (أَنْفُسُكُمْ, anfusukum) yang berarti "jiwa-jiwa kalian". Kata kerja dari akar ini ada di delapan ayat, yaitu 16:57, 21:102, 34:54, 41:31, 43:71, 52:22, 56:21, dan 77:42. Jiwa menjadi pelakunya di tiga ayat, yaitu 21:102, 41:31, dan 43:71, yang di ayat terakhir berbunyi (مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ, maa tasytahiihi l-anfusu) yang berarti "apa yang diingini jiwa". Di lima ayat lainnya pelakunya adalah "mereka", dan di 34:54 antara mereka dan apa yang mereka inginkan diberi penghalang.
Kata kerja (تَدَّعُونَ, tadda'uuna) yang berarti "kalian minta" berakar د-ع-و, akar yang sama dengan (دَعَا, da'aa) di 41:33 yang berarti "menyeru". Bentuk persis tadda'uuna ada di dua ayat, yaitu 41:31 dan 67:27, dan bentuk (يَدَّعُونَ, yadda'uuna) dengan awalan lain ada di 36:57. Terjemahan memakai "minta" di ketiga ayat itu. Di 36:57, (مَا يَدَّعُونَ, maa yadda'uuna) yang berarti "apa yang mereka minta" mengikuti buah-buahan yang disebut lebih dulu. Di 67:27, (كُنْتُمْ بِهِ تَدَّعُونَ, kuntum bihi tadda'uuna) yang berarti "yang dahulu kalian minta" dikatakan kepada orang-orang yang kufur sesudah mereka melihat sesuatu mendekat dan wajah mereka muram.
Kata ganti (فِيهَا, fiihaa) yang berarti "di dalamnya" muncul dua kali, dan -haa adalah kata ganti bentuk perempuan tunggal. Dua kata sejenis mendahuluinya, yaitu (الْحَيَاةِ, l-hayaati) yang berarti "kehidupan" dan (الْآخِرَةِ, l-aakhirati) yang berarti "akhirat". Ayat ini tidak mengulang salah satunya sesudah fiihaa, sehingga terjemahan memakai "di dalamnya" tanpa memilih. Rangkaian (وَلَكُمْ فِيهَا مَا, wa-lakum fiihaa maa) yang berarti "dan bagi kalian di dalamnya apa yang" dipakai dua kali, masing-masing dengan kata kerja sendiri, sehingga ayat memuat dua daftar yang disusun sejajar. Tanda koma di ujung terjemahan menandai bahwa kalimat berlanjut ke 41:32, yang dibuka dengan (نُزُلًا, nuzulan) yang berarti "sebagai jamuan".
Tafsiran
Pernyataan para malaikat ini memberi dua jaminan yang arahnya berbeda: pendampingan di dua tempat, dan perolehan di satu tempat. Ayat 41:30 sudah memuat larangan takut dan sedih serta ajakan bergembira, yaitu (أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا, allaa takhaafuu wa-laa tahzanuu) yang berarti "janganlah kalian takut dan jangan bersedih" dan (وَأَبْشِرُوا, wa-absyiruu) yang berarti "dan bergembiralah". Ayat 41:31 dapat dibaca sebagai alasan bagi larangan itu, karena pelindung disebut tepat sesudahnya. Pembacaan ini tidak dinyatakan oleh teks, sebab tidak ada kata penghubung sebab di antara kedua ayat.
Rangkaian 10:62 sampai 10:64 memuat tiga unsur yang sama. Ayat 10:62 menyebut (لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ, laa khawfun 'alayhim wa-laa hum yahzanuuna) yang berarti "tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak pula mereka bersedih", ayat yang sama memuat sebutan awliyaa' Allah, dan ayat 10:64 menyebut kabar gembira dalam kehidupan dunia dan di akhirat. Ketiga unsur itu di 10:62 sampai 10:64 dituturkan tentang orang lain, sedangkan di 41:30 sampai 41:31 para malaikat mengucapkannya langsung kepada orang-orang yang bersangkutan.
Sebelum ayat ini, surah ini sudah menyebut pihak lain yang berperan atas orang-orang yang kufur. Ayat 41:25 memuat (وَقَيَّضْنَا لَهُمْ قُرَنَاءَ, wa-qayyadhnaa lahum quranaa'a) yang berarti "dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman", yang menghiasi keadaan mereka, dan ayat 41:29 memuat permintaan agar dua penyesat diperlihatkan kepada mereka. Teks tidak menyebut apakah teman-teman di 41:25 adalah dua penyesat di 41:29. Ayat 41:31 menaruh pihak yang berbeda di sisi orang-orang yang istikamah, yaitu pelindung.
Perolehan dibagi menjadi dua daftar, apa yang diinginkan jiwa dan apa yang diminta, dan keduanya diikat oleh "di dalamnya". Ayat tidak merinci isi satu pun dari keduanya. Kalimat terjemahan berhenti dengan koma karena penuturannya berlanjut: 41:32 memberi sebutan "jamuan" bagi apa yang diberikan, dan teks tidak menyatakan apakah sebutan itu juga mencakup pendampingan di awal ayat ini.
Renungan dan Hikmah
- Para malaikat menyebut pelindung itu lebih dulu untuk kehidupan dunia, baru sesudah itu untuk akhirat. Orang-orang yang disapa di 41:30 sudah menyebut Allah sebagai Tuhan mereka dan sudah istikamah, lalu ayat ini menaruh pelindung bagi mereka di kehidupan dunia, tanpa menyaratkan bahwa pelindung itu terasa pada saat hari-hari berat. Seseorang yang pernah melewati hari-hari semacam itu dengan perasaan sendirian dapat bertanya, apakah perasaan sendirian cukup untuk menyimpulkan bahwa pelindung tidak ada, bila kalimat ini menyebut pelindung tetapi tidak menyebut perasaan?
- Ayat ini memakai bentuk jamak untuk jiwa, sehingga setiap jiwa dari orang-orang yang disapa membawa keinginannya sendiri. Ayat juga tidak menyaring daftar itu, sebab kalimatnya berbunyi apa yang jiwa kalian inginkan, tanpa batas isi yang disebutkan. Pembaca yang terbiasa menekan keinginannya sampai isinya terlupa dapat bertanya, apa yang diinginkan jiwanya yang belum pernah diucapkan kepada siapa pun, dan apakah daftar itu pernah dibiarkan tertulis utuh, walau hanya di dalam diri sendiri?
- Kata kerja untuk permintaan di ayat ini dipakai juga di 67:27, tetapi di sana ia diucapkan kepada orang-orang yang kufur sesudah mereka melihat sesuatu mendekat dan wajah mereka menjadi muram, dan dikatakan kepada mereka bahwa yang terlihat itu yang dahulu mereka minta. Di 36:57 kata kerja sejenis menyertai buah-buahan yang ada di dalamnya. Di 41:31 permintaan itu menjadi milik orang-orang yang istikamah. Ketiga ayat itu tidak menilai tindakan meminta itu sendiri, dan yang berbeda ialah apa yang menunggu di ujungnya. Pembaca dapat bertanya, bila apa yang selama ini diminta suatu hari ditunjukkan kepadanya sambil dikatakan bahwa itu yang dahulu diminta, bagaimana wajahnya akan tampak?
- Di 45:19 Allah disebut pelindung orang-orang yang bertakwa, dan di 41:31 para malaikat menyebut diri mereka pelindung orang-orang yang istikamah. Sebutan yang sama dipakai untuk dua pihak yang berbeda, dan tidak ada ayat yang menyatakan bahwa satu pihak menggantikan yang lain. Seseorang yang selama ini menghitung perlindungan dari satu arah saja dapat bertanya, apakah daftar pelindungnya pernah memuat pihak yang tidak terlihat olehnya?
- Para malaikat berbicara dengan akhiran jamak, kalian, dan tidak memanggil satu orang. Pendampingan, keinginan, dan permintaan semuanya ditujukan kepada kelompok yang sudah menyebut Tuhan mereka lalu istikamah. Seseorang yang menanggung istikamahnya sendirian di tengah orang-orang yang tidak sependapat dapat bertanya, apakah ucapan malaikat kepada kalian ini juga mencakup dirinya, sekalipun tidak ada seorang pun yang terlihat di sampingnya? Ayat tidak menjawab dengan nama atau jumlah, dan hanya menyebut sifat yang sama bagi seluruh kelompok itu, yaitu sudah menyebut Tuhan mereka lalu istikamah.
- Ayat 41:29 memuat permintaan orang-orang yang kufur kepada Tuhan mereka, yaitu agar dua penyesat diperlihatkan kepada mereka supaya diletakkan di bawah telapak kaki. Ayat 41:31 tidak merinci isi permintaan orang-orang yang istikamah dan menyebut bahwa bagi mereka ada apa yang mereka minta. Kelompok pertama menyebut Tuhannya di dalam permintaannya, kelompok kedua menyebut Tuhannya di dalam pengakuannya pada 41:30. Isi permintaan yang pertama sudah terbaca di surah ini, dan isi permintaan yang kedua dibiarkan terbuka. Seseorang dapat bertanya, bila daftar permintaannya sendiri diletakkan di samping 41:29, kalimat manakah yang paling mirip?