وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ

Dan tidaklah sama kebaikan dan keburukan. Tolaklah dengan yang lebih baik, maka, tiba-tiba orang yang antara engkau dan dia ada permusuhan menjadi seakan-akan teman yang akrab.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُwa-laa tastawii l-hasanatu wa-laa s-sayyi'atudan tidaklah sama kebaikan dan keburukan
  2. ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُidfa' bi-llatii hiya ahsanutolaklah dengan yang lebih baik
  3. فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌfa-idzaa lladzii baynaka wa-baynahu 'adaawatun ka-annahu waliyyun hamiimunmaka, tiba-tiba orang yang antara engkau dan dia ada permusuhan menjadi seakan-akan teman yang akrab

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. وَلَاwa-laadan tidak pula
  2. تَسْتَوِيtastawiisama
  3. الْحَسَنَةُl-hasanatukebaikan
  4. وَلَاwa-laadan tidak pula
  5. السَّيِّئَةُs-sayyi'atukeburukan
  6. ادْفَعْidfa'tolaklah
  7. بِالَّتِيbi-llatiidengan yang
  8. هِيَhiyaia
  9. أَحْسَنُahsanulebih baik
  10. فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
  11. الَّذِيlladziiyang
  12. بَيْنَكَbaynakaantaramu
  13. وَبَيْنَهُwa-baynahudan antaranya
  14. عَدَاوَةٌ'adaawatunpermusuhan
  15. كَأَنَّهُka-annahuseakan-akan ia
  16. وَلِيٌّwaliyyunpelindung
  17. حَمِيمٌhamiimunyang akrab

Inti bacaan

Prinsip transformatif: 'tolaklah dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang bermusuhan menjadi seakan-akan teman yang akrab', strategi konkret mengubah permusuhan menjadi persahabatan lewat respons tak terduga, bukan pembalasan yang justru memperkuat siklus permusuhan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(cara)' tidak dipakai. Ayat ini dibiarkan tanpa tanda kutip: perintah langsung Allah kepada Nabi tanpa qaala/qul.

Tafsiran

Ayat ini mengajarkan prinsip pembalasan kebaikan atas keburukan: strategi yang mampu mengubah musuh menjadi sahabat karib.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyuruh membalas dengan yang lebih baik, bukan dengan yang setara. Setara pun sebenarnya sudah adil. Yang diminta di atas adil.
  • Hasilnya disebut datang tiba-tiba. Bukan pelan-pelan. Permusuhan berbalik lebih cepat daripada yang diduga.
  • Kata seakan-akan tidak dihapus Allah dari kalimatnya. Musuh itu menjadi seperti teman akrab. Kejujuran gambaran itu dipertahankan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-w-y, h-s-n, s-w-a, d-f-', b-y-n, '-d-w, w-l-y, h-m-m): laa tastawii l-hasanah wa laa s-sayyi'ah diterjemahkan 'tak sama kebaikan & keburukan' (akar s-w-y + akar h-s-n + akar s-w-'); idfa' bi-llatii hiya ahsan diterjemahkan 'tolaklah dengan yang lebih baik' (akar d-f-' + akar h-s-n, membalas keburukan dengan kebaikan mengubah musuh jadi kawan, cf. 23:96, 28:54); adaawah diterjemahkan 'permusuhan' (akar '-d-w); waliyy hamiim diterjemahkan 'teman akrab' (akar w-l-y + akar h-m-m). Selaras.