وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ ۚ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Dan sebagian dari tanda-tanda-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan kepada bulan; dan bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kalian hanya menyembah kepada-Nya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُwa-min aayaatihi l-laylu wa-n-nahaaru wa-sy-syamsu wa-l-qamarudan sebagian dari tanda-tanda-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan
- لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِlaa tasjuduu li-sy-syamsi wa-laa li-l-qamarijanganlah bersujud kepada matahari dan jangan kepada bulan
- وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَwa-sjuduu li-llaahi lladzii khalaqahunna in kuntum iyyaahu ta'buduunadan bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kalian hanya menyembah kepada-Nya
Terjemahan per kata (19 kata)
- وَمِنْwa-mindan dari
- آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
- اللَّيْلُl-laylumalam
- وَالنَّهَارُwa-n-nahaarudan siang
- وَالشَّمْسُwa-sy-syamsudan matahari
- وَالْقَمَرُwa-l-qamarudan bulan
- لَاlaajanganlah
- تَسْجُدُواtasjuduukalian bersujud
- لِلشَّمْسِli-sy-syamsikepada matahari
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- لِلْقَمَرِli-l-qamarikepada bulan
- وَاسْجُدُواwa-sjuduudan bersujudlah kalian
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- الَّذِيlladziiyang
- خَلَقَهُنَّkhalaqahunnamenciptakan mereka
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- إِيَّاهُiyyaahuhanya kepada-Nya
- تَعْبُدُونَta'buduunakalian menyembah
Inti bacaan
Larangan tegas 'jangan bersujud pada matahari dan jangan pula pada bulan', objek yang tampak megah dan berpengaruh langsung pada kehidupan tetap bukan objek penyembahan yang tepat, hanya penciptanya yang layak disembah.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(pula)' tidak dipakai. Ayat ini dibiarkan tanpa tanda kutip: perintah langsung tanpa qaala/qul. Ayat ini adalah salah satu 'ayat sajdah' (ditandai '۩' di akhir teks Arab), dipertahankan sesuai sumber.
Tafsiran
Ayat ini mengalihkan penyembahan dari objek langit (matahari, bulan) kepada Penciptanya semata: inti tauhid yang tegas.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut matahari dan bulan sebagai tanda-Nya, lalu melarang bersujud kepadanya. Dalam satu ayat. Yang menunjuk tak boleh dijadikan tujuan.
- Empat disebut: malam, siang, matahari, bulan. Dua pasang. Yang menandai waktu dan yang menerangi disebut bersama.
- Allah menutup dengan syarat: jika kalian hanya menyembah-Nya. Bersyarat. Perintahnya cuma berlaku bagi yang mengaku begitu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.