فَإِنِ اسْتَكْبَرُوا فَالَّذِينَ عِنْدَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْأَمُونَ ۩
Maka, jika mereka menyombongkan diri, maka, mereka yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari, dan mereka tidak pernah jemu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَإِنِ اسْتَكْبَرُواfa-ini stakbaruumaka, jika mereka menyombongkan diri
- فَالَّذِينَ عِنْدَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِfa-lladziina 'inda rabbika yusabbihuuna lahu bi-l-layli wa-n-nahaarimaka, mereka yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari
- وَهُمْ لَا يَسْأَمُونَwa-hum laa yas'amuunadan mereka tidak pernah jemu
Terjemahan per kata (12 kata)
- فَإِنِfa-inimaka jika
- اسْتَكْبَرُواstakbaruumereka menyombongkan diri
- فَالَّذِينَfa-lladziinamaka orang-orang yang
- عِنْدَ'indadi sisi
- رَبِّكَrabbikaTuhanmu
- يُسَبِّحُونَyusabbihuunamereka bertasbih
- لَهُlahubaginya
- بِاللَّيْلِbi-l-laylipada malam hari
- وَالنَّهَارِwa-n-nahaaridan siang
- وَهُمْwa-humdan mereka
- لَاlaatidak
- يَسْأَمُونَyas'amuunamereka jemu
Inti bacaan
Teladan malaikat 'bertasbih pada malam dan siang hari tanpa pernah jemu', konsistensi tanpa kelelahan sebagai standar ibadah ideal, kontras dengan kesombongan manusia yang enggan bersujud.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(orang-orang musyrik)', '(enggan bersujud kepada-Nya)', '(malaikat)', dan '(berada)' tidak dipakai: masing-masing menambahkan identifikasi/keterangan yang tak eksplisit di teks Arab; identitas 'alladziina inda rabbika' (para malaikat) dijelaskan di sini, bukan disisipkan ke terjemahan. Tanda sajdah '۩' dipertahankan di akhir ayat sesuai sumber.
Tafsiran
Ayat ini mengontraskan kesombongan manusia dengan ketaatan tanpa henti para malaikat: sujud yang mereka tolak, malaikat tak pernah bosan melakukannya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menjawab kesombongan mereka dengan menyebut ada yang bertasbih tanpa henti di sisi-Nya. Bukan dengan ancaman. Penolakan mereka tidak mengurangi apa pun yang sedang berlangsung.
- Waktu yang Allah sebut malam dan siang. Tak ada jeda. Yang berlangsung terus itu tidak bergantung pada apakah ada yang menyaksikannya.
- Keterangan terakhirnya mereka tidak pernah jemu. Bukan tidak berhenti saja. Yang tak melelahkan pelakunya bisa berlangsung selamanya tanpa perlu dipaksakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.