وَمِنْ آيَاتِهِ أَنَّكَ تَرَى الْأَرْضَ خَاشِعَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ ۚ إِنَّ الَّذِي أَحْيَاهَا لَمُحْيِي الْمَوْتَىٰ ۚ إِنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Dan sebagian dari tanda-tanda-Nya, engkau melihat bumi kering-kerontang, maka, apabila Kami turunkan air kepadanya, ia bergerak dan menyuburkan. Sesungguhnya Dia yang menghidupkannya benar-benar akan menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَمِنْ آيَاتِهِ أَنَّكَ تَرَى الْأَرْضَ خَاشِعَةًwa-min aayaatihi annaka taraa l-ardha khaasyi'atandan sebagian dari tanda-tanda-Nya, engkau melihat bumi kering-kerontang
- فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْfa-idzaa anzalnaa 'alayhaa l-maa'a htazzat wa-rabatmaka, apabila Kami turunkan air kepadanya, ia bergerak dan menyuburkan
- إِنَّ الَّذِي أَحْيَاهَا لَمُحْيِي الْمَوْتَىٰinna lladzii ahyaahaa la-muhyii l-mawtaasesungguhnya Dia yang menghidupkannya benar-benar akan menghidupkan yang mati
- إِنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌinnahu 'alaa kulli syay'in qadiirunsesungguhnya Dia berkuasa atas segala sesuatu
Terjemahan per kata (22 kata)
- وَمِنْwa-mindan dari
- آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
- أَنَّكَannakabahwa engkau
- تَرَىtaraaengkau melihat
- الْأَرْضَl-ardhabumi
- خَاشِعَةًkhaasyi'atantunduk
- فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
- أَنْزَلْنَاanzalnaaKami menurunkan
- عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
- الْمَاءَl-maa'aair
- اهْتَزَّتْhtazzatbergetar
- وَرَبَتْwa-rabatdan tumbuh
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِيlladziiyang
- أَحْيَاهَاahyaahaamenghidupkannya
- لَمُحْيِيla-muhyiibenar-benar yang menghidupkan
- الْمَوْتَىٰl-mawtaaorang-orang mati
- إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
- عَلَىٰ'alaaatas
- كُلِّkullisegala
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- قَدِيرٌqadiirunberkuasa
Inti bacaan
Analogi kebangkitan lewat 'bumi kering dan tandus. menjadi subur' oleh air hujan, bukti alam yang berulang tiap musim sebagai jembatan memahami konsep kebangkitan setelah kematian.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(hujan)' tidak dipakai: 'al-maa'a' dibiarkan langsung 'air' tanpa keterangan tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menghadirkan bukti kebangkitan yang sangat konkret: bumi tandus yang hidup kembali setelah hujan, sebagai analogi kebangkitan orang mati.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai musim sebagai bukti. Bukan kejadian sekali. Yang berulang tiap tahun.
- Kata bergerak dipakai sebelum kata menyuburkan. Ada geliat dulu. Baru tumbuh.
- Kesimpulannya ditarik langsung: yang menghidupkan bumi menghidupkan yang mati. Allah menyambungkan keduanya. Satu kuasa, dua tempat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.