لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِ ۖ تَنْزِيلٌ مِنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍ

tidak ada kebatilan yang mendatanginya, baik dari depan maupun dari belakangnya; suatu penurunan dari Yang Penuh Hikmah, Yang Terpuji.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِlaa ya'tiihi l-baatilu min bayni yadayhi wa-laa min khalfihitidak ada kebatilan yang mendatanginya, baik dari depan maupun dari belakangnya
  2. تَنْزِيلٌ مِنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍtanziilun min hakiimin hamiidinsuatu penurunan dari Yang Penuh Hikmah, Yang Terpuji
Catatan pilihan kata (ringkas)

41:41–42 = definisi internal kitaab aziiz: 'kebatilan tak mendatanginya dari depan/belakang', dan penutupnya tanziilun min HAKIiMIN hamiid (INDEF diterjemahkan 'yang penuh hikmah', tanpa Maha). Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga rendering). Lih.. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).

Aplikasi

Jaminan integritas: 'kebatilan tidak mendatanginya, baik dari depan maupun dari belakang', perlindungan konten dari distorsi sepanjang waktu, baik dari masa lalu maupun masa depan.