وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ فَاخْتُلِفَ فِيهِ ۗ وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَبِّكَ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ ۚ وَإِنَّهُمْ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مُرِيبٍ

Dan sungguh, Kami telah memberi Musa Kitab, lalu ia diperselisihkan; dan sekiranya bukan karena suatu ketetapan yang telah mendahului dari Tuhanmu, niscaya telah diputuskan di antara mereka; dan sesungguhnya mereka benar-benar dalam keraguan yang menggelisahkan tentangnya.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ فَاخْتُلِفَ فِيهِwa-la-qad aataynaa muusaa l-kitaaba fa-khtulifa fiihidan sungguh, Kami telah memberi Musa Kitab, lalu ia diperselisihkan
  2. وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَبِّكَ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْwa-lawlaa kalimatun sabaqat min rabbika la-qudhiya baynahumdan sekiranya bukan karena suatu ketetapan yang telah mendahului dari Tuhanmu, niscaya telah diputuskan di antara mereka
  3. وَإِنَّهُمْ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مُرِيبٍwa-innahum la-fii syakkin minhu muriibindan sesungguhnya mereka benar-benar dalam keraguan yang menggelisahkan tentangnya

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. آتَيْنَاaataynaaKami memberikan
  3. مُوسَىmuusaaMusa
  4. الْكِتَابَl-kitaabaKitab
  5. فَاخْتُلِفَfa-khtulifamaka diperselisihkan
  6. فِيهِfiihidi dalamnya
  7. وَلَوْلَاwa-lawlaadan sekiranya tidak
  8. كَلِمَةٌkalimatunsatu kalimat
  9. سَبَقَتْsabaqattelah mendahului
  10. مِنْmindari
  11. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  12. لَقُضِيَla-qudhiyasungguh akan diputuskan
  13. بَيْنَهُمْbaynahumdi antara mereka
  14. وَإِنَّهُمْwa-innahumdan sesungguhnya mereka
  15. لَفِيla-fiibenar-benar dalam
  16. شَكٍّsyakkinkeraguan
  17. مِنْهُminhudarinya
  18. مُرِيبٍmuriibinyang meragukan

Inti bacaan

contoh serupa Musa 'Kitab, lalu ia diperselisihkan', perselisihan atas kitab suci bukan fenomena baru, pola yang sudah terjadi sebelumnya dengan wahyu terdahulu juga.

Tafsiran

Ayat ini menghibur Nabi dengan acuan lain: Kitab Musa pun diperselisihkan, pola yang sama berulang pada Al-Qur'an.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menghibur dengan menyebut yang terdahulu. Kitab Musa pun diperselisihkan. Bukan hal baru.
  • Yang menahan putusan sebuah ketetapan terdahulu. Bukan karena mereka benar. Karena waktunya belum.
  • Alasan bahasa sudah Allah tutup di ayat sebelumnya. Kalau asing, mereka protes. Kalau Arab, tetap berselisih.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, k-t-b, kh-l-f, k-l-m, s-b-q, r-b-b, q-d-y, b-y-n, sh-k-k, r-y-b): aataynaa…al-kitaab diterjemahkan 'memberi Kitab' (akar '-t-y + akar k-t-b); ukhtulifa fiihi diterjemahkan 'diperselisihkan' (akar kh-l-f); kalimah sabaqat diterjemahkan 'perkataan yang mendahului' (akar k-l-m + akar s-b-q); shakk muriib diterjemahkan 'keraguan yang menggelisahkan' (akar sh-k-k + akar r-y-b). gloss '(Taurat)/(kitab itu)/(bahwa orang-orang yang mendustakan…)' dibuang.