وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَدْعُونَ مِنْ قَبْلُ ۖ وَظَنُّوا مَا لَهُمْ مِنْ مَحِيصٍ
Dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu mereka seru, dan mereka menyangka tidak ada tempat pelarian bagi mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَدْعُونَ مِنْ قَبْلُwa-dhalla 'anhum maa kaanuu yad'uuna min qabludan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu mereka seru
- وَظَنُّوا مَا لَهُمْ مِنْ مَحِيصٍwa-zhannuu maa lahum min mahiishindan mereka menyangka tidak ada tempat pelarian bagi mereka
Terjemahan per kata (12 kata)
- وَضَلَّwa-dhalladan lenyaplah
- عَنْهُمْ'anhumdari mereka
- مَاmaaapa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَدْعُونَyad'uunamereka menyeru
- مِنْmindari
- قَبْلُqablusebelumnya
- وَظَنُّواwa-zhannuudan mereka mengira
- مَاmaatidaklah
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنْmindari
- مَحِيصٍmahiishintempat lari
Inti bacaan
Momen keputusasaan total: 'lenyaplah dari mereka apa yang dahulu mereka seru. tidak ada tempat untuk menghindar', kehilangan seluruh sandaran palsu tepat saat paling membutuhkannya.
Tafsiran
Ayat ini menutup nasib sekutu-sekutu palsu: lenyap total, meninggalkan penyembahnya dalam keputusasaan tanpa jalan keluar.
Renungan dan Hikmah
- Yang lenyap disebut Allah apa yang dahulu mereka seru. Bukan ditinggalkan. Hilang.
- Kata menyangka dipakai untuk ketiadaan jalan keluar. Bukan tahu. Menyangka.
- Hilangnya sandaran ditaruh Allah bersamaan dengan hilangnya harapan. Sandarannya lenyap. Pelariannya tertutup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar d-l-l, k-w-n, d-'-w, q-b-l, zh-n-n, h-y-s): dalla anhum maa kaanuu yad'uun diterjemahkan 'lenyaplah dari mereka apa yang mereka seru' (akar d-l-l putaran 78 'lenyap' + akar d-'-w da'aa, tuhan-palsu yang diseru menghilang, cf. 6:24, 7:37, 10:30); mahiis diterjemahkan 'tempat menghindar' (akar h-y-s). gloss '(sembah)/(dari azab Allah)' dibuang.