لَا يَسْأَمُ الْإِنْسَانُ مِنْ دُعَاءِ الْخَيْرِ وَإِنْ مَسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌ

Manusia tidak jemu memohon kebaikan; dan jika keburukan menyentuhnya, ia berputus asa lagi hilang harapan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَا يَسْأَمُ الْإِنْسَانُ مِنْ دُعَاءِ الْخَيْرِlaa yas'amu l-insaanu min du'aa'i l-khayrimanusia tidak jemu memohon kebaikan
  2. وَإِنْ مَسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌwa-in massahu sh-sharru fa-ya'uusun qanuutundan jika keburukan menyentuhnya, ia berputus asa lagi hilang harapan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar s-a-m, a-n-s, d-'-w, kh-y-r, m-s-s, sh-r-r, y-a-s, q-n-t): laa yas'amu diterjemahkan 'tidak jemu' (akar s-'-m); du'aa' al-khayr diterjemahkan 'memohon kebaikan' (akar d-'-w + akar kh-y-r, da'aa); massahu sh-sharr diterjemahkan 'keburukan menyentuhnya' (akar m-s-s + akar sh-r-r); ya'uus qanuut diterjemahkan 'berputus asa lagi hilang harapan' (akar y-'-s + akar q-n-t). Selaras.

Aplikasi

Pola psikologis yang jujur diakui: 'manusia tidak jemu memohon kebaikan; jika keburukan menyentuhnya, ia berputus asa lagi hilang harapan', ketidakseimbangan respons terhadap kondisi baik dan buruk yang perlu disadari dan dilawan.