لَا يَسْأَمُ الْإِنْسَانُ مِنْ دُعَاءِ الْخَيْرِ وَإِنْ مَسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌ

Manusia tidak jemu memohon kebaikan; dan jika keburukan menyentuhnya, ia berputus asa lagi hilang harapan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَا يَسْأَمُ الْإِنْسَانُ مِنْ دُعَاءِ الْخَيْرِlaa yas'amu l-insaanu min du'aa'i l-khayrimanusia tidak jemu memohon kebaikan
  2. وَإِنْ مَسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌwa-in massahu sy-syarru fa-ya'uusun qanuuthundan jika keburukan menyentuhnya, ia berputus asa lagi hilang harapan

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. لَاlaatidak
  2. يَسْأَمُyas'amujemu
  3. الْإِنْسَانُl-insaanumanusia
  4. مِنْmindari
  5. دُعَاءِdu'aa'idoa
  6. الْخَيْرِl-khayrikebaikan
  7. وَإِنْwa-indan jika
  8. مَسَّهُmassahumenyentuhnya
  9. الشَّرُّsy-syarrukeburukan
  10. فَيَئُوسٌfa-ya'uusunmaka berputus asa
  11. قَنُوطٌqanuuthunyang berputus asa

Inti bacaan

Pola psikologis yang jujur diakui: 'manusia tidak jemu memohon kebaikan; jika keburukan menyentuhnya, ia berputus asa lagi hilang harapan', ketidakseimbangan respons terhadap kondisi baik dan buruk yang perlu disadari dan dilawan.

Tafsiran

Ayat ini menyoroti ketimpangan watak manusia: gigih memohon kebaikan, namun cepat menyerah saat ditimpa keburukan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyandingkan dua sikap yang tidak seimbang. Meminta tidak pernah bosan. Kehilangan langsung putus asa.
  • Frasa tidak jemu dipakai untuk memintanya. Bukan rajin. Tidak pernah cukup.
  • Dua kata dipakai untuk putus asanya. Allah menumpuknya. Berputus asa, lalu hilang harapan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-a-m, a-n-s, d-'-w, kh-y-r, m-s-s, sh-r-r, y-a-s, q-n-t): laa yas'amu diterjemahkan 'tidak jemu' (akar s-'-m); du'aa' al-khayr diterjemahkan 'memohon kebaikan' (akar d-'-w + akar kh-y-r, da'aa); massahu sh-sharr diterjemahkan 'keburukan menyentuhnya' (akar m-s-s + akar sh-r-r); ya'uus qanuut diterjemahkan 'berputus asa lagi hilang harapan' (akar y-'-s + akar q-n-t). Selaras.