كَذَٰلِكَ يُوحِي إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ اللَّهُ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Demikianlah Allah Sang Digdaya, Sang Penuh Hikmah mewahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelummu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- كَذَٰلِكَ يُوحِي إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَka-dzaalika yuuhii ilayka wa-ilaa lladziina min qablikademikianlah Dia mewahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelummu
- اللَّهُ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُallaahu l-'aziizu l-hakiimuAllah Sang Digdaya, Sang Penuh Hikmah
Terjemahan per kata (10 kata)
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- يُوحِيyuuhiimewahyukan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- وَإِلَىwa-ilaadan kepada
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- مِنْmindari
- قَبْلِكَqablikasebelummu
- اللَّهُallaahuAllah
- الْعَزِيزُl-'aziizuSang Digdaya
- الْحَكِيمُl-hakiimuSang Penuh Hikmah
Inti bacaan
Konsistensi wahyu 'kepadamu dan kepada orang-orang sebelummu', kesinambungan proses pewahyuan lintas generasi kenabian dari satu sumber otoritas yang sama.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Nabi Muhammad)' tidak dipakai: tidak berpadanan kata dalam teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kesinambungan wahyu: pola yang sama berlaku bagi Nabi Muhammad seperti para nabi sebelumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut caranya sama seperti kepada yang terdahulu. Bukan cara baru. Yang sudah berjalan.
- Nama-Nya disisipkan di tengah kalimat. Bukan di ujung. Di antara kata kerjanya.
- Dua sifat menyertai pewahyuan. Allah memilih digdaya dan penuh hikmah. Yang kuasa menurunkan, yang tahu apa yang diturunkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.