وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ اللَّهُ حَفِيظٌ عَلَيْهِمْ وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍ
Dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Dia, Allah Sang Penjaga atas mereka, dan engkau bukanlah wakil atas mereka.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَwa-lladziina ttakhadzuu min duunihi awliyaa'adan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Dia
- اللَّهُ حَفِيظٌ عَلَيْهِمْallaahu hafiizhun 'alayhimAllah Sang Penjaga atas mereka
- وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍwa-maa anta 'alayhim bi-wakiilindan engkau bukanlah wakil atas mereka
Terjemahan per kata (12 kata)
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- اتَّخَذُواttakhadzuumereka mengambil
- مِنْmindari
- دُونِهِduunihiselain-Nya
- أَوْلِيَاءَawliyaa'apara pelindung
- اللَّهُallaahuAllah
- حَفِيظٌhafiizhunpenjaga
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أَنْتَantaengkau
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- بِوَكِيلٍbi-wakiilinpenjaga
Inti bacaan
Batas tanggung jawab Nabi 'engkau bukanlah wakil atas mereka', Allah sendiri yang mengawasi mereka yang mengambil pelindung selain-Nya, membebaskan Nabi dari beban memaksa perubahan pilihan orang lain.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan batas tugas Nabi, bukan pengawas atas orang-orang musyrik, karena pengawasan sejati hanya milik Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah memegang sendiri urusan mereka yang berpaling. Bukan diserahkan kepada penyampai. Dia yang memegang.
- Dua kerja dipisahkan tegas. Menyampaikan satu hal. Menjaga hal lain.
- Kalimatnya menutup tuntutan yang tidak masuk akal. Allah menegaskan sampai di mana tugasnya. Sesudah menyampaikan, selesai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, d-w-n, w-l-y, a-l-h, h-f-zh, w-k-l): awliyaa' diterjemahkan 'pelindung' (akar w-l-y); allaah hafiizh alayhim diterjemahkan 'Allah Maha Menjaga/mengawasi mereka' (akar h-f-zh putaran 60, Allah-lah yang hafiizh); wa maa anta alayhim bi-wakiil diterjemahkan 'engkau bukan wakil atas mereka' (akar w-k-l, peran-disangkal, persis 39:41; pasangan sempurna: Allah=hafiizh+wakiil vs Nabi=BUKAN wakiil, cf. 6:107, 10:108). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.