وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَهُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ يُدْخِلُ مَنْ يَشَاءُ فِي رَحْمَتِهِ ۚ وَالظَّالِمُونَ مَا لَهُمْ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia akan menjadikan mereka umat yang satu. Akan tetapi, Dia memasukkan orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Adapun orang-orang zalim, mereka tidak memiliki pelindung dan tidak penolong.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَهُمْ أُمَّةً وَاحِدَةًwa-law syaa'a llaahu la-ja'alahum ummatan waahidatanseandainya Allah menghendaki, niscaya Dia akan menjadikan mereka umat yang satu
  2. وَلَٰكِنْ يُدْخِلُ مَنْ يَشَاءُ فِي رَحْمَتِهِwa-laakin yudkhilu man yasyaa'u fii rahmatihitetapi Dia memasukkan orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya
  3. وَالظَّالِمُونَ مَا لَهُمْ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍwa-zh-zhaalimuuna maa lahum min waliyyin wa-laa nashiirindan orang-orang zalim, mereka tidak memiliki pelindung dan tidak penolong

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. وَلَوْwa-lawdan sekiranya
  2. شَاءَsyaa'amenghendaki
  3. اللَّهُllaahuAllah
  4. لَجَعَلَهُمْla-ja'alahumsungguh Dia akan menjadikan mereka
  5. أُمَّةًummatanumat
  6. وَاحِدَةًwaahidatansatu
  7. وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
  8. يُدْخِلُyudkhilumemasukkan
  9. مَنْmanorang yang
  10. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  11. فِيfiike dalam
  12. رَحْمَتِهِrahmatihirahmat-Nya
  13. وَالظَّالِمُونَwa-zh-zhaalimuunadan orang-orang zalim
  14. مَاmaatidaklah
  15. لَهُمْlahumbagi mereka
  16. مِنْmindari
  17. وَلِيٍّwaliyyinpelindung
  18. وَلَاwa-laadan tidak pula
  19. نَصِيرٍnashiirinpenolong

Inti bacaan

Penghormatan terhadap keragaman: 'seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia akan menjadikan mereka umat yang satu' namun tidak dilakukan, keragaman keyakinan dibiarkan ada sebagai bagian dari desain, bukan kegagalan yang perlu dipaksa seragam.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa perbedaan manusia bukan kegagalan rencana Allah, melainkan kehendak-Nya sendiri: rahmat-Nya selektif, namun bukan sewenang-wenang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut keseragaman itu bisa saja dibuat. Bisa. Tidak dilakukan.
  • Yang tidak dipaksakan justru keseragaman. Bukan kelalaian. Pilihan.
  • Kalimat penutupnya menyebut yang zalim tanpa pelindung. Allah membedakan dua hal. Dibiarkan berbeda bukan berarti dibiarkan aman.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…g Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Adapun orang-orang …”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.