أَمِ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۖ فَاللَّهُ هُوَ الْوَلِيُّ وَهُوَ يُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Bahkan, apakah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia? Padahal, Allah, Dialah Sang Pelindung. Dia menghidupkan orang-orang mati dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. أَمِ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَami ttakhadzuu min duunihi awliyaa'abahkan, apakah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia
  2. فَاللَّهُ هُوَ الْوَلِيُّfa-llaahu huwa l-waliyyupadahal, Allah, Dialah Sang Pelindung
  3. وَهُوَ يُحْيِي الْمَوْتَىٰwa-huwa yuhyii l-mawtaadan Dia menghidupkan orang-orang mati
  4. وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌwa-huwa 'alaa kulli syay'in qadiirundan Dia berkuasa atas segala sesuatu

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. أَمِamiataukah
  2. اتَّخَذُواttakhadzuumereka mengambil
  3. مِنْmindari
  4. دُونِهِduunihiselain-Nya
  5. أَوْلِيَاءَawliyaa'apara pelindung
  6. فَاللَّهُfa-llaahumaka Allah
  7. هُوَhuwaDialah
  8. الْوَلِيُّl-waliyyuSang Pelindung
  9. وَهُوَwa-huwadan Dia
  10. يُحْيِيyuhyiimenghidupkan
  11. الْمَوْتَىٰl-mawtaaorang-orang mati
  12. وَهُوَwa-huwadan Dia
  13. عَلَىٰ'alaaatas
  14. كُلِّkullisegala
  15. شَيْءٍsyay'insesuatu
  16. قَدِيرٌqadiirunberkuasa

Inti bacaan

Pertanyaan retoris 'apakah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia?' dijawab tegas 'hanya Allahlah pelindung yang sebenarnya', kejelasan tentang siapa sumber perlindungan sejati di tengah klaim alternatif.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(yang sebenarnya)' tidak dipakai: tidak berpadanan kata dalam teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini mempertanyakan logika mengambil pelindung selain Allah, padahal Dialah satu-satunya yang benar-benar berkuasa menghidupkan dan mematikan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membantah dengan menyebut diri-Nya, bukan dengan menyangkal mereka. Dialah pelindungnya. Yang lain tidak dibahas panjang.
  • Bukti yang dipakai menghidupkan yang mati. Bukan kekuatan pada umumnya. Yang paling tidak bisa ditiru.
  • Pertanyaannya dibuka dengan bahkan. Allah menyambung dari ayat sebelumnya. Herannya bertingkat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.