فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Dialah Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kalian pasangan-pasangan dari diri kalian sendiri dan dari hewan ternak pasangan-pasangan; Dia mengembangbiakkan kalian dengannya. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya. Dan Dialah Yang Mendengar, Yang Melihat.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِfaathiru s-samaawaati wa-l-ardhiDialah Pencipta langit dan bumi
- جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًاja'ala lakum min anfusikum azwaajan wa-mina l-an'aami azwaajanDia menjadikan bagi kalian pasangan-pasangan dari diri kalian sendiri dan dari hewan ternak pasangan-pasangan
- يَذْرَؤُكُمْ فِيهِyadzra'ukum fiihiDia mengembangbiakkan kalian dengannya
- لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌlaysa ka-mitslihi syay'untidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya
- وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُwa-huwa s-samii'u l-bashiirudan Dialah Yang Mendengar, Yang Melihat
Terjemahan per kata (19 kata)
- فَاطِرُfaathiruPencipta
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- جَعَلَja'alamenjadikan
- لَكُمْlakumbagi kalian
- مِنْmindari
- أَنْفُسِكُمْanfusikumdiri kalian sendiri
- أَزْوَاجًاazwaajanpasangan
- وَمِنَwa-minadan dari
- الْأَنْعَامِl-an'aamibinatang ternak
- أَزْوَاجًاazwaajanberpasangan
- يَذْرَؤُكُمْyadzra'ukummengembangbiakkan kalian
- فِيهِfiihidi dalamnya
- لَيْسَlaysabukanlah
- كَمِثْلِهِka-mitslihiseperti Dia
- شَيْءٌsyay'unsesuatu
- وَهُوَwa-huwadan Dialah
- السَّمِيعُs-samii'uYang Mendengar
- الْبَصِيرُl-bashiiruYang Melihat
Inti bacaan
Pasangan (السَّمِيعُ الْبَصِيرُ, as-samii'u l-bashiiru) muncul empat kali di Al-Qur'an, yaitu di 17:1, 40:20, 40:56, dan 42:11.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, faathiru s-samaawaati wa-l-ardhi) yang berarti "Pencipta langit dan bumi". Kata (فَاطِرُ, faathiru) berakar ف-ط-ر dan berbentuk pelaku. Rangkaian dengan "langit dan bumi" ini muncul enam kali di enam surah, yaitu 6:14, 12:101, 14:10, 35:1, 39:46, dan 42:11, dan terjemahan memakai "Pencipta" di keenamnya. Bentuk faathiru dengan akhiran -u hanya ada di 42:11; (فَاطِرِ, faathiri) ada di 6:14, 14:10, dan 35:1, sedangkan (فَاطِرَ, faathira) ada di 12:101 dan 39:46. Di lima ayat itu kata tersebut mengikuti kata lain yang sudah disebut, yaitu Allah atau seruan kepada-Nya, sehingga diterjemahkan sebagai sebutan. Di 42:11 kata itu membuka kalimat tanpa kata lain di depannya, dan terjemahan menambahkan "Dialah" untuk menunjuk Allah, Tuhanku, yang disebut di 42:10. Dua dari enam ayat itu menaruh kata ini di dekat kata pelindung, yaitu 6:14 yang berbunyi "apakah selain Allah, Pencipta langit dan bumi, akan aku jadikan pelindung?" dan 12:101 yang berbunyi (فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَنْتَ وَلِيِّي, faathira s-samaawaati wa-l-ardhi anta waliyyii) yang berarti "wahai Pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku".
Kata (أَزْوَاجًا, azwaajan) yang berarti "pasangan-pasangan" berakar ز-و-ج dan muncul dua kali di ayat ini, pertama untuk manusia dan kedua untuk hewan ternak. Rangkaian (جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا, ja'ala lakum min anfusikum azwaajan) yang berarti "Dia menjadikan bagi kalian pasangan-pasangan dari diri kalian sendiri" muncul dua kali, yaitu di 16:72 dan 42:11. Bagian (مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا, min anfusikum azwaajan) muncul tiga kali, yaitu di 16:72, 30:21, dan 42:11. Kata (أَنْفُسِكُمْ, anfusikum) berakar ن-ف-س dan berarti "diri kalian". Setelah kata azwaajan, tiga ayat itu menyambung ke hal yang berbeda: (لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا, li-taskunuu ilayhaa) yang berarti "agar kalian merasa tenteram kepadanya" di 30:21, (بَنِينَ وَحَفَدَةً, baniina wa-hafadatan) yang berarti "anak-anak dan cucu-cucu" di 16:72, dan (يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ, yadzra'ukum fiihi) di 42:11. Pasangan hewan ternak, (وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا, wa-mina l-an'aami azwaajan), tersusun dari mina "dari", al-an'aami "hewan ternak" dari akar ن-ع-م, dan azwaajan, dan susunan persis ini hanya ada di 42:11.
Kata kerja (يَذْرَؤُكُمْ, yadzra'ukum) yang berarti "Dia mengembangbiakkan kalian" berakar ذ-ر-أ dan muncul satu kali dalam bentuk ini. Akar ذ-ر-أ muncul enam kali di enam surah, yaitu 6:136, 7:179, 16:13, 23:79, 42:11, dan 67:24. Di 23:79 dan 67:24 kata kerjanya (ذَرَأَكُمْ, dzara'akum) yang berarti "Dia mengembangbiakkan kalian" dengan objek "kalian" seperti di 42:11, dan keduanya disusul (وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ, wa-ilayhi tuhsyaruuna) yang berarti "dan kepada-Nya kalian dikumpulkan". Terjemahan memakai "mengembangbiakkan" di ketiga ayat itu. Di 6:136, 7:179, dan 16:13 kata kerja itu tidak memakai objek "kalian", dan terjemahan memakai "menciptakan". Kata ganti -hi pada (فِيهِ, fiihi) berbentuk tunggal, sedangkan azwaajan sebelumnya jamak. Terjemahan membacanya sebagai "dengannya", yaitu penjadian pasangan itu, dan ayat ini tidak menyebut kata benda lain yang ditunjuk oleh -hi.
Kalimat berikutnya adalah (لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ, laysa ka-mitslihi syay'un) yang berarti "tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya". Kalimat ini tersusun dari laysa yang berarti "tidak ada", ka yang berarti "seperti", mitsl yang berarti "serupa", -hi yang berarti "-Nya", dan syay'un yang berarti "sesuatu". Terjemahan menyatukan ka dan mitsl menjadi satu padanan, "serupa dengan". Kalimat ini muncul satu kali, yaitu di 42:11. Kata (مِثْلِهِ, mitslihi) dipakai juga di 2:23, (مِنْ مِثْلِهِ, min mitslihi) yang berarti "seperti itu", dan di 52:34, (بِحَدِيثٍ مِثْلِهِ, bi-hadiitsin mitslihi) yang berarti "tuturan yang serupa dengannya". Akar م-ث-ل yang sama muncul sebagai (الْمَثَلُ الْأَعْلَىٰ, al-matsalu l-a'laa) yang berarti "sifat yang tertinggi" di 16:60 dan 30:27.
Ayat ditutup dengan (وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ, wa-huwa s-samii'u l-bashiiru) yang berarti "dan Dialah Yang Mendengar, Yang Melihat". Kata (السَّمِيعُ, as-samii'u) berakar س-م-ع dan (الْبَصِيرُ, al-bashiiru) berakar ب-ص-ر. Pasangan as-samii'u l-bashiiru muncul empat kali di tiga surah, yaitu 17:1, 40:20, 40:56, dan 42:11, dan surah 40 memuatnya dua kali. Di 17:1 dan 40:56 bunyinya (إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ, innahu huwa s-samii'u l-bashiiru), dan di 40:20 didahului (إِنَّ اللَّهَ هُوَ, inna llaaha huwa). Di 42:11 pasangan itu didahului wa-huwa saja dan tidak didahului kata inna.
Tafsiran
Ayat ini menyusun tiga hal berturut-turut. Pertama, penciptaan langit dan bumi serta penjadian pasangan bagi manusia dan hewan ternak, dengan satu kata kerja yang menyebarkan manusia. Kedua, pernyataan bahwa tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya. Ketiga, dua sifat yang menyangkut makhluk, yaitu mendengar dan melihat. Ketiganya dihubungkan dengan kata wa tanpa kata yang menandai pertentangan, sehingga ayat ini menaruh ketakterbandingan dan pengetahuan yang dekat pada pokok yang sama tanpa menjelaskan hubungan di antaranya.
Ayat ini juga melanjutkan deretan sebutan yang dimulai dua ayat sebelumnya. Ayat 42:9 menyebut Allah Sang Pelindung, 42:10 menyebut-Nya Tuhanku, dan 42:11 menyebut Pencipta langit dan bumi tanpa pelaku baru. Di 6:14 dan 12:101 sebutan pencipta dan pelindung muncul berdekatan dalam satu ayat, sedangkan di surah ini keduanya berjarak dua ayat, dengan Tuhanku di antaranya. Ayat 42:12 sesudahnya langsung melanjutkan dengan kepemilikan, (لَهُ مَقَالِيدُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, lahu maqaaliidu s-samaawaati wa-l-ardhi) yang berarti "milik-Nyalah kunci-kunci langit dan bumi", dengan kata "langit dan bumi" kembali di awal.
Pasangan di ayat ini diletakkan sebelum pernyataan tentang ketiadaan yang serupa. Urutan itu memperlihatkan bahwa sebelum ayat menyatakan tidak ada yang serupa dengan-Nya, ia lebih dulu menyebut hal-hal yang berpasangan, yaitu manusia dan hewan ternak. Ayat ini sendiri tidak menyatakan hubungan sebab antara dua hal itu.
Renungan dan Hikmah
- Pasangan manusia disebut di sini sebagai sesuatu yang dijadikan Allah bagi kalian, dari diri kalian sendiri. Rumusannya memakai kata kerja menjadikan dan tidak memakai kata menemukan atau mendapatkan. Pembaca yang hidup bersama seseorang, di rumah, di pekerjaan, atau di antara teman, dapat membaca hubungan itu sebagai sesuatu yang dijadikan baginya sebelum menjadi sesuatu yang ia pilih. Siapa yang pembaca anggap berpasangan dengannya dalam arti ayat ini, dan sudah berapa lama pembaca tidak menyebut hubungan itu sebagai sesuatu yang dijadikan baginya?
- Dia mengembangbiakkan kalian, dan di dua ayat lain yang memakai akar yang sama kalimat berikutnya adalah kepada-Nya kalian dikumpulkan. Ayat 42:7 sudah menyebut hari berhimpun, dan ayat ini menyebut sisi yang menyebar. Pembaca berada di antara dua kata kerja itu, sebagai salah satu yang disebarkan menurut ayat ini dan salah satu yang dikumpulkan menurut ayat yang lain. Dari semua tempat dan orang yang pembaca singgahi, mana yang diingatnya sebagai tempat pembaca disebarkan?
- Pernyataan bahwa tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya memakai kata sesuatu tanpa pembatas, sehingga tiap gambar yang bisa disusun dari benda atau makhluk termasuk di dalamnya. Setiap gambaran yang dibawa pembaca ketika berdoa, entah seperti seorang penguasa, seorang ayah, atau sebuah kekuatan, berada dalam jangkauan kata itu. Ayat ini meletakkan gambaran apa pun di sisi yang ditiadakan. Gambaran apa tentang Allah yang paling sering muncul di benak pembaca, dan dari bahan apa gambaran itu dibuat bila ayat ini dipakai sebagai ukurannya?
- Kalimat yang menyatakan tidak ada yang serupa dengan-Nya langsung disusul dua sifat yang menyangkut makhluk, yaitu Dia mendengar dan Dia melihat. Dua kalimat itu dihubungkan dengan wa, tanpa kata yang membalikkan arah. Pembaca yang mengira sesuatu yang tak terbandingkan pasti jauh dari urusan manusia bertemu dengan ayat yang menaruh keduanya berdampingan. Ketika pembaca berbicara kepada Allah, anggapan apa yang menyertainya tentang apakah Dia mendengar, dan apa yang berubah bila anggapan itu diganti dengan kalimat penutup ayat ini?
- Dalam tiga ayat berturut-turut satu pihak disebut dengan tiga nama: Sang Pelindung di 42:9, Tuhanku di 42:10, dan Pencipta langit dan bumi di 42:11. Konteks ketiganya berlainan, yaitu pelindung dalam pertanyaan tentang siapa yang diambil, Tuhanku dalam pernyataan seorang pembicara, dan Pencipta dalam rangkaian ciptaan. Nama mana yang paling sering pembaca pakai ketika bicara kepada Allah, dan nama mana yang hampir tidak pernah dipakai?
- Kata pasangan dipakai dua kali dalam ayat ini dengan bentuk yang sama, yang pertama untuk manusia dan yang kedua untuk hewan ternak. Ayat yang berbicara tentang Allah yang tak terbandingkan menaruh manusia dan hewan ternak dalam satu kalimat dengan kata yang sama. Pembaca yang membaca kalimat itu termasuk dalam rumusan yang sama dengan hewan ternak, sebagai salah satu yang dijadikan berpasangan dan dikembangbiakkan. Apa yang terlintas pada pembaca ketika dirinya dan hewan ternak disebut dengan kata yang sama dalam ayat yang membahas keagungan Allah?