مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ ۖ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ
Siapa yang menghendaki ladang akhirat, Kami tambahkan baginya dalam ladangnya; dan siapa yang menghendaki ladang dunia, Kami beri ia sebagian darinya, dan tidak ada baginya bagian di akhirat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِman kaana yuriidu hartsa l-aakhirati nazid lahu fii hartsihisiapa yang menghendaki ladang akhirat, Kami tambahkan baginya dalam ladangnya
- وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍwa-man kaana yuriidu hartsa d-dunyaa nu'tihi minhaa wa-maa lahu fii l-aakhirati min nashiibindan siapa yang menghendaki ladang dunia, Kami beri ia sebagian darinya, dan tidak ada baginya bagian di akhirat
Terjemahan per kata (22 kata)
- مَنْmanorang yang
- كَانَkaanaadalah
- يُرِيدُyuriiduDia kehendaki
- حَرْثَhartsaladang
- الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
- نَزِدْnazidKami menambah
- لَهُlahubaginya
- فِيfiidalam
- حَرْثِهِhartsihitanamannya
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- كَانَkaanaadalah
- يُرِيدُyuriiduDia kehendaki
- حَرْثَhartsaladang
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- نُؤْتِهِnu'tihiKami berikan kepadanya
- مِنْهَاminhaadarinya
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- لَهُlahubaginya
- فِيfiidi
- الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
- مِنْmindari
- نَصِيبٍnashiibinbagian
Inti bacaan
Metafora 'ladang akhirat' dan 'ladang dunia', investasi yang dipilih menentukan jenis hasil yang diperoleh, dengan ladang akhirat justru mendapat tambahan sementara ladang dunia hanya mendapat sebagian saja.
Tafsiran
Ayat ini menggunakan metafora ladang untuk menegaskan pilihan hidup: mengejar akhirat membuahkan tambahan, sementara mengejar dunia semata kehilangan bagian di akhirat.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai gambaran ladang untuk dua pilihan. Yang satu ditambah. Yang lain dipotong.
- Yang memilih dunia tetap diberi, hanya sebagian. Bukan tidak dapat. Tidak seluruhnya.
- Perbedaan pokoknya di bagian akhirat. Allah menyebut yang satu kehilangan. Yang memilih dunia tidak dapat bagian di sana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, r-w-d, h-r-ts, a-kh-r, z-y-d, d-n-w, a-t-y, n-s-b): harth al-aakhirah diterjemahkan 'ladang akhirat' (akar h-r-ts, metafora tanam-tuai amal); nazid diterjemahkan 'menambahkan' (akar z-y-d); nasiib diterjemahkan 'bagian' (akar n-s-b). Selaras.