وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ
Seandainya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya mereka akan melampaui batas di bumi. Akan tetapi, Dia menurunkan dengan kadar yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia waskita, melihat hamba-hamba-Nya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِwa-law basatha llaahu r-rizqa li-'ibaadihi la-baghaw fii l-ardhiseandainya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya mereka akan melampaui batas di bumi
- وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُwa-laakin yunazzilu bi-qadarin maa yasyaa'uakan tetapi, Dia menurunkan dengan kadar yang Dia kehendaki
- إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌinnahu bi-'ibaadihi khabiirun bashiirunsesungguhnya Dia waskita, melihat hamba-hamba-Nya
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- بَسَطَbasathamelapangkan
- اللَّهُllaahuAllah
- الرِّزْقَr-rizqarezeki
- لِعِبَادِهِli-'ibaadihibagi hamba-hamba-Nya
- لَبَغَوْاla-baghawsungguh mereka akan melampaui batas
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
- يُنَزِّلُyunazzilumenurunkan
- بِقَدَرٍbi-qadarindengan ukuran
- مَاmaaapa yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
- بِعِبَادِهِbi-'ibaadihipada hamba-hamba-Nya
- خَبِيرٌkhabiirunmengetahui
- بَصِيرٌbashiirunmelihat
Inti bacaan
Pengendalian rezeki yang bijaksana: 'seandainya Allah melapangkan rezeki. niscaya mereka akan berbuat melampaui batas', pembatasan kelimpahan sebagai bentuk perlindungan dari potensi penyalahgunaan, bukan kekurangan kasih sayang.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(tertentu)' dan '(keadaan)' tidak dipakai: masing-masing tidak berpadanan kata dalam teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini menjelaskan hikmah di balik pembatasan rezeki: kelimpahan tanpa batas justru berpotensi mendorong manusia melampaui batas.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut pembatasan sebagai penjagaan, bukan kekurangan. Bukan Ia tidak mampu. Ia menahan dengan sengaja.
- Yang dikhawatirkan bukan hartanya, melainkan perilakunya. Kelimpahan mengubah orang. Itu yang dijaga.
- Kadarnya disebut Allah menurut kehendak-Nya. Bukan menurut permintaan. Yang menakar bukan yang menerima.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). makna kedua 'TRIED, TESTED, proved by EXPERIENCE'; khabiir = 'pengetahuan luas atas perkara batin, seperti shahiid atas perkara lahir'; Jangkar: khabiir = petani penggarap.