وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِنْ دَابَّةٍ ۚ وَهُوَ عَلَىٰ جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَاءُ قَدِيرٌ
Dan di antara tanda-tanda-Nya adalah penciptaan langit dan bumi serta makhluk-makhluk bergerak yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia berkuasa mengumpulkan mereka apabila Dia menghendaki.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِنْ دَابَّةٍwa-min aayaatihi khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi wa-maa batstsa fiihimaa min daabbatindan di antara tanda-tanda-Nya adalah penciptaan langit dan bumi serta makhluk-makhluk bergerak yang Dia sebarkan pada keduanya
- وَهُوَ عَلَىٰ جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَاءُ قَدِيرٌwa-huwa 'alaa jam'ihim idzaa yasyaa'u qadiirundan Dia berkuasa mengumpulkan mereka apabila Dia menghendaki
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَمِنْwa-mindan dari
- آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
- خَلْقُkhalqupenciptaan
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- وَمَاwa-maadan apa yang
- بَثَّbatstsamengembangbiakkan
- فِيهِمَاfiihimaapada keduanya
- مِنْmindari
- دَابَّةٍdaabbatinmakhluk bergerak
- وَهُوَwa-huwadan Dia
- عَلَىٰ'alaaatas
- جَمْعِهِمْjam'ihimmengumpulkan mereka
- إِذَاidzaaapabila
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- قَدِيرٌqadiirunberkuasa
Inti bacaan
Rangkaian (وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, wa-min aayaatihi khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 30:22 dan 42:29.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَمِنْ آيَاتِهِ, wa-min aayaatihi) yang berarti "dan di antara tanda-tanda-Nya", dari akar أ-ي-ي. Pembuka itu muncul sebelas kali di tiga surah, yaitu 30:20, 30:21, 30:22, 30:23, 30:24, 30:25, 30:46, 41:37, 41:39, 42:29, dan 42:32. Surah ini memakainya dua kali, yang pertama di ayat ini dan yang kedua di 42:32. Sesudahnya datang (خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ, khalqu s-samaawaati wa-l-ardhi) yang berarti "penciptaan langit dan bumi". Rangkaian itu muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 30:22, 40:57, dan 42:29, dan pembukaan dengan wa-min aayaatihi hanya ada di 30:22 dan 42:29. Di 30:22 penciptaan itu disusul perbedaan bahasa dan warna manusia, sedangkan di 42:29 disusul makhluk yang disebarkan.
Makhluk itu ditulis (وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِنْ دَابَّةٍ, wa-maa batstsa fiihimaa min daabbatin) yang berarti "dan apa yang Dia sebarkan pada keduanya berupa makhluk bergerak". Kata kerja (بَثَّ, batstsa) yang berarti "menyebarkan" berakar ب-ث-ث dan muncul empat kali di empat surah, yaitu 2:164, 4:1, 31:10, dan 42:29. Di 2:164 dan 31:10 bunyinya (وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ, wa-batstsa fiihaa min kulli daabbatin) yang berarti "dan menyebarkan padanya segala jenis makhluk bergerak", dengan kata ganti tunggal yang menunjuk bumi dan dengan kata kulli yang berarti "segala". Di 4:1 kata kerja itu menyebarkan manusia, (وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا, wa-batstsa minhumaa rijaalan katsiiran) yang berarti "dan menyebarkan dari keduanya laki-laki yang banyak". Di 42:29 kata ganti pada fiihimaa berbentuk dua, yaitu "keduanya", dan menunjuk langit dan bumi sekaligus. Ayat ini juga tidak memakai kulli. Penyebaran makhluk bergerak pada dua tempat ditulis di 42:29 saja dari keempat ayat itu, dan makhluk apa yang ada di langit tidak dirinci.
Kata (دَابَّةٍ, daabbatin) berakar د-ب-ب dan muncul empat belas kali di dua belas surah dalam berbagai bentuk akhiran, yaitu 2:164, 6:38, 11:6, 11:56, 16:49, 16:61, 24:45, 27:82, 29:60, 31:10, 34:14, 35:45, 42:29, dan 45:4. Cakupan kata ini terlihat di 24:45: (كُلَّ دَابَّةٍ, kulla daabbatin) yang berarti "segala makhluk bergerak" disusul tiga cara berjalan, yaitu (فَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ بَطْنِهِ, fa-minhum man yamsyii 'alaa bathnihi) yang berarti "maka sebagian berjalan dengan perutnya", (عَلَىٰ رِجْلَيْنِ, 'alaa rijlayni) yang berarti "dengan dua kaki", dan (عَلَىٰ أَرْبَعٍ, 'alaa arba'in) yang berarti "dengan empat". Karena kata ini mencakup yang berjalan dengan dua dan empat kaki, "melata" terlalu sempit dan terjemahan memakai "makhluk bergerak". Pilihan itu sama dengan 2:164, 31:10, 45:4, dan 16:49. Ayat 24:45 memakai kata ganti jamak untuk makhluk itu, minhum yang berarti "di antara mereka", dan itu menjelaskan kata ganti jamak pada ayat ini.
Bagian kedua adalah (وَهُوَ عَلَىٰ جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَاءُ قَدِيرٌ, wa-huwa 'alaa jam'ihim idzaa yasyaa'u qadiirun) yang berarti "dan Dia berkuasa mengumpulkan mereka apabila Dia menghendaki". Kata (جَمْعِهِمْ, jam'ihim) yang berarti "mengumpulkan mereka" berakar ج-م-ع dan hanya ada di ayat ini. Kata ganti -him berbentuk jamak laki-laki, padahal daabbatin berbentuk tunggal, dan terjemahan memakai "mereka". Susunan (إِذَا يَشَاءُ, idzaa yasyaa'u) yang berarti "apabila Dia menghendaki" muncul sekali, di ayat ini. Akar ج-م-ع muncul di tiga ayat surah ini, yaitu (يَوْمَ الْجَمْعِ, yawma l-jam'i) yang berarti "hari berkumpul" di 42:7, (اللَّهُ يَجْمَعُ بَيْنَنَا, allaahu yajma'u baynanaa) yang berarti "Allah mengumpulkan kita" di 42:15, dan (جَمْعِهِمْ, jam'ihim) di 42:29. Kata (قَدِيرٌ, qadiirun) yang berarti "berkuasa" berakar ق-د-ر, akar yang sama dengan (بِقَدَرٍ, bi-qadarin) yang berarti "dengan ukuran" di 42:27. Terjemahan memakai dua kata berbeda, "ukuran" dan "berkuasa", untuk dua bentuk dari satu akar.
Tafsiran
Pembuka wa-min aayaatihi dipakai di 42:29 dan di 42:32 (kapal-kapal di laut). Di antara keduanya ada 42:30 tentang musibah dan 42:31 tentang ketidakmampuan luput, sehingga dua ayat tentang tanda itu dipisahkan oleh dua ayat tentang pendengar sendiri. Pembaca berpindah dari langit, bumi, dan makhluk ke musibah, lalu kembali ke kapal dan angin di 42:32 dan 42:33.
Ayat ini juga melanjutkan 42:28. Di ayat itu Dia menyebarkan rahmat-Nya dengan kata kerja nasyara, dan di 42:29 Dia menyebarkan makhluk dengan kata kerja batstsa. Dua kata kerja berbeda dipakai untuk dua hal yang disebarkan berturut-turut, yaitu rahmat dan makhluk bergerak, dan kedua ayat memakai kata ganti Dia yang sama untuk pelaku. Susunan ini menaruh rahmat dan makhluk di satu pola gerak, tetapi ayat tidak menyatakan hubungan sebab di antara keduanya.
Penutup ayat memindahkan pembicaraan dari penyebaran ke pengumpulan. Penciptaan dan penyebaran disebut sebagai tanda, sedangkan pengumpulan disebut dalam kalimat terpisah yang dibuka dengan wa-huwa. Pengumpulan itu tidak dinamai tanda, dan waktu serta tempatnya tidak ditulis. Ayat 42:7 menyebut hari berkumpul dan 42:15 menyebut Allah mengumpulkan kita, dan 6:38 menyebut makhluk bergerak di bumi dan burung dikumpulkan kepada Tuhan mereka. Ketiga ayat memakai kata kerja atau nama hari yang berbeda dan tidak saling menjelaskan, sehingga hubungan 42:29 dengan hari itu hanya dapat dibaca sebagai kemungkinan.
Ayat 42:31 kemudian menyebut kalian tidak dapat luput di bumi. Dibaca berdampingan dengan penyebaran dan pengumpulan di 42:29, ayat itu dapat terbaca sebagai kelanjutan, meski teks tidak menghubungkannya secara langsung.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menyebut makhluk yang bergerak sebagai bagian dari tanda-tanda-Nya, berdampingan dengan langit dan bumi. Pembaca yang biasa mencari tanda di tempat yang jauh, seperti angkasa atau gunung, dapat memperhatikan bahwa daftar ini juga memuat makhluk-makhluk yang bergerak di sekitarnya setiap hari. Tidak ada kata di ayat ini yang menyebut makhluk itu besar atau langka. Ayat hanya menulis bahwa Dia menyebarkannya. Makhluk bergerak mana yang paling sering dilewati seseorang tanpa pernah dianggapnya sebagai bagian dari kalimat ini?
- Kata ganti dua pada fiihimaa menaruh penyebaran makhluk di langit dan bumi sekaligus, sedangkan dua ayat lain yang memakai kata kerja yang sama hanya menyebut bumi. Makhluk apa yang ada di langit tidak dirinci, sehingga pembaca tidak diberi gambaran untuk diisi. Orang yang terbiasa membatasi apa yang dikenalnya pada tempat tinggalnya sendiri dapat menyadari bahwa ayat ini memakai ruang yang lebih lebar daripada pengalamannya, dan tidak memaksa pembaca mengisinya. Seberapa jauh seseorang bersedia membiarkan satu kalimat Dia lebih luas daripada yang sanggup dibayangkannya?
- Ayat ini menyebut dua perbuatan Dia berurutan, yaitu menyebarkan makhluk dan berkuasa mengumpulkan mereka. Pelakunya sama dan kata ganti untuk makhluknya pun sama. Orang yang hidupnya tersebar di banyak tempat, pekerjaan, dan hubungan dapat melihat bahwa kalimat ini tidak menganggap penyebaran sebagai akhir, dan bahwa yang berkuasa mengumpulkan adalah Dia yang menyebarkan. Waktu dan tempatnya tidak ditulis. Bila yang menyebarkan dan yang mengumpulkan adalah pihak yang sama, bagian hidup mana yang selama ini dianggap seseorang terlalu tercerai untuk disatukan?
- Waktu pengumpulan di ayat ini digantungkan pada kehendak Dia, dengan kata apabila yang tidak memuat tanggal atau tanda. Susunan itu hanya muncul di ayat ini. Pembaca yang cemas menunggu kapan sesuatu terjadi dapat memperhatikan bahwa ayat ini sendiri tidak memberi hitungan, dan tidak menyuruh pembaca menebak. Kalimatnya selesai dengan kata berkuasa, bukan dengan angka. Orang yang mengisi ketiadaan angka dengan kecemasan dapat bertanya apakah ayat ini memintanya mengisi kekosongan itu, atau membiarkannya sebagai milik Dia?
- Kata ganti mereka pada kalimat terakhir dapat dibaca menunjuk makhluk yang disebarkan di kalimat sebelumnya, padahal kata makhluknya sendiri berbentuk tunggal. Ayat 6:38 menyebut makhluk bergerak di bumi dan burung sebagai umat-umat seperti kalian, lalu mereka dikumpulkan kepada Tuhan mereka. Kedua ayat berbeda dan tidak disamakan. Meski begitu, pembaca yang melihat burung di halamannya dapat menimbang bahwa makhluk itu mungkin termasuk pihak yang disebut dalam kalimat tentang pengumpulan. Ayat ini tidak menyebut jumlah atau jenisnya. Bagaimana seseorang memandang burung di halamannya bila burung itu dapat dibaca termasuk dalam kalimat tentang pengumpulan?
- Ukuran di 42:27 dan kuasa di 42:29 berasal dari satu akar kata, dan dua ayat itu hanya terpisah oleh satu ayat tentang hujan. Pembaca yang membaca kata ukuran sebagai penahanan, dan kata kuasa sebagai ancaman, mendapati bahwa surah ini memakai akar yang sama untuk keduanya, tentang Dia yang sama. Ayat ini tidak menyatakan bagaimana keduanya dihubungkan oleh Dia. Orang yang merasa takut kepada kuasa dan mengeluh tentang ukuran dapat memperlakukan keduanya sebagai dua hal. Ayat-ayat ini membiarkan keduanya berasal dari satu akar, dan bila demikian, dengan perasaan yang mana seseorang mendekati masing-masing?