إِنْ يَشَأْ يُسْكِنِ الرِّيحَ فَيَظْلَلْنَ رَوَاكِدَ عَلَىٰ ظَهْرِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

Jika Dia menghendaki, Dia akan menghentikan angin, maka, jadilah mereka terhenti di permukaannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi setiap orang yang sangat sabar lagi bersyukur.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنْ يَشَأْ يُسْكِنِ الرِّيحَin yasya' yuskini r-riihajika Dia menghendaki, Dia akan menghentikan angin
  2. فَيَظْلَلْنَ رَوَاكِدَ عَلَىٰ ظَهْرِهِfa-yazhlalna rawaakida 'alaa zhahrihimaka, jadilah mereka terhenti di permukaannya
  3. إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍinna fii dzaalika la-aayaatin li-kulli shabbaarin syakuurinsesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi setiap orang yang sangat sabar lagi bersyukur

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. إِنْinjika
  2. يَشَأْyasya'menghendaki
  3. يُسْكِنِyuskinimenghentikan
  4. الرِّيحَr-riihaangin
  5. فَيَظْلَلْنَfa-yazhlalnamaka jadilah mereka
  6. رَوَاكِدَrawaakidaterhenti
  7. عَلَىٰ'alaaatas
  8. ظَهْرِهِzhahrihipunggungnya
  9. إِنَّinnasesungguhnya
  10. فِيfiidi
  11. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  12. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  13. لِكُلِّli-kullibagi setiap
  14. صَبَّارٍshabbaarinyang sangat sabar
  15. شَكُورٍsyakuurinyang bersyukur

Inti bacaan

Kemungkinan angin dihentikan sehingga kapal 'terhenti di permukaan laut', kontrol penuh atas elemen alam yang biasa dianggap netral, mengingatkan bahwa transportasi tetap bergantung pada faktor di luar kendali manusia.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(kapal-kapal)' dan '(laut)' tidak dipakai: kata ganti 'yazhlalna' (3 jamak feminin, merujuk balik ke 'al-jawaari' di 42:32) dan 'zhahrihi' diterjemahkan dengan kata ganti 'mereka'/'permukaannya' tanpa menyisipkan kembali kata benda yang sudah disebut sebelumnya.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan ketergantungan penuh kapal-kapal besar pada angin yang Allah kendalikan: tanda nyata bagi orang yang sabar dan bersyukur.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut jika Dia menghendaki, Dia menghentikan angin. Bukan menenggelamkan. Yang cukup untuk melumpuhkan bukan serangan, melainkan berhentinya sesuatu yang biasa.
  • Akibatnya mereka terhenti di permukaan laut. Tidak tenggelam. Yang digambarkan bukan kehancuran, melainkan tak bisa bergerak.
  • Penerimanya Dia sebut yang sangat sabar lagi bersyukur. Dua sifat. Yang membaca tanda pada angin yang berhenti adalah yang tahan dan tahu berterima kasih.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.