فَمَا أُوتِيتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ لِلَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Maka, apa pun yang diberikan kepada kalian, itu adalah kesenangan hidup dunia; dan apa yang di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan mereka,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَمَا أُوتِيتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَاfa-maa uutiitum min syay'in fa-mataa'u l-hayaati d-dunyaamaka, apa pun yang diberikan kepada kalian, itu adalah kesenangan hidup dunia
  2. وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ لِلَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَwa-maa 'inda llaahi khayrun wa-abqaa li-lladziina aamanuu wa-'alaa rabbihim yatawakkaluunadan apa yang di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan mereka

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. فَمَاfa-maamaka apa pun yang
  2. أُوتِيتُمْuutiitumkalian diberi
  3. مِنْmindari
  4. شَيْءٍsyay'insesuatu
  5. فَمَتَاعُfa-mataa'umaka kesenangan
  6. الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
  7. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  8. وَمَاwa-maadan apa yang
  9. عِنْدَ'indadi sisi
  10. اللَّهِllaahiAllah
  11. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  12. وَأَبْقَىٰwa-abqaadan lebih kekal
  13. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  14. آمَنُواaamanuuberiman
  15. وَعَلَىٰwa-'alaadan atas
  16. رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
  17. يَتَوَكَّلُونَyatawakkaluunabertawakal

Inti bacaan

Perbandingan nilai: 'apa pun yang diberikan kepada kalian. kesenangan hidup dunia; apa yang di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal', kerangka prioritas antara kepuasan sementara dan nilai abadi.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menyambung ke 42:37-39 tanpa titik penuh: rangkaian anak kalimat 'wa-lladziina...' pada ayat-ayat berikutnya melanjutkan deskripsi kelompok yang sama ('lilladziina aamanuu') tanpa mengulang kata kerjanya.

Tafsiran

Ayat ini membuka daftar panjang ciri-ciri orang beriman yang layak mendapat kebaikan kekal di sisi Allah, dimulai dari sikap tawakal.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut apa pun yang diberikan kepada mereka kesenangan hidup dunia. Semuanya. Tak ada yang dikecualikan dari sebutan itu.
  • Dua sifat dipakai membandingkan: lebih baik dan lebih kekal. Sepasang. Mutunya dan lamanya disebut bersama.
  • Allah menyebut penerimanya yang beriman dan bertawakal. Berpasangan. Yang diyakini disebut bersama kepada siapa ia bersandar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-t-y, sh-y-a, m-t-', h-y-y, d-n-w, '-n-d, a-l-h, kh-y-r, b-q-y, a-m-n, r-b-b, w-k-l): mataa' al-hayaat ad-dunyaa diterjemahkan 'kesenangan hidup dunia' (akar m-t-' + akar h-y-y); khayr wa abqaa diterjemahkan 'lebih baik & lebih kekal' (akar kh-y-r + akar b-q-y); yatawakkaluun diterjemahkan 'bertawakal' (akar w-k-l). Selaras.