وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِ فَأُولَٰئِكَ مَا عَلَيْهِمْ مِنْ سَبِيلٍ

Dan sungguh, siapa yang membela diri setelah dizalimi, mereka itu tidak ada jalan atas mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِwa-la-mani ntasara ba'da zhulmihidan sungguh, siapa yang membela diri setelah dizalimi
  2. فَأُولَٰئِكَ مَا عَلَيْهِمْ مِنْ سَبِيلٍfa-ulaa'ika maa alayhim min sabiilinmereka itu tidak ada jalan atas mereka
Aplikasi

Kejelasan batas tanggung jawab: 'siapa yang membela diri setelah dizalimi, tidak ada jalan untuk menyalahkan atas mereka', pembelaan diri yang proporsional tidak dibebani rasa bersalah tambahan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-s-r, b-'-d, zh-l-m, s-b-l): intasara ba'da zhulmihi diterjemahkan 'membela diri setelah dizalimi' (akar n-s-r + akar zh-l-m); maa alayhim min sabiil diterjemahkan 'tak ada jalan (tuntutan) atas mereka' (akar s-b-l, pembelaan-diri yang sah tak tercela). gloss '(untuk menyalahkan)' dibuang.