وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِ فَأُولَٰئِكَ مَا عَلَيْهِمْ مِنْ سَبِيلٍ

Dan sungguh, siapa yang membela diri setelah dizalimi, mereka itu tidak ada jalan atas mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِwa-la-mani ntashara ba'da zhulmihidan sungguh, siapa yang membela diri setelah dizalimi
  2. فَأُولَٰئِكَ مَا عَلَيْهِمْ مِنْ سَبِيلٍfa-ulaa'ika maa 'alayhim min sabiilinmereka itu tidak ada jalan atas mereka

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَمَنِwa-la-manidan sungguh siapa
  2. انْتَصَرَntasharamembela diri
  3. بَعْدَba'dasesudah
  4. ظُلْمِهِzhulmihikezalimannya
  5. فَأُولَٰئِكَfa-ulaa'ikamaka mereka itu
  6. مَاmaatidaklah
  7. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  8. مِنْmindari
  9. سَبِيلٍsabiilinjalan

Inti bacaan

Kejelasan batas tanggung jawab: 'siapa yang membela diri setelah dizalimi, tidak ada jalan untuk menyalahkan atas mereka', pembelaan diri yang proporsional tidak dibebani rasa bersalah tambahan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(untuk menyalahkan)' tidak dipakai: tidak berpadanan kata dalam teks Arab. 'Ulaa'ika' (demonstrativa jauh) sudah benar diterjemahkan 'mereka itu'.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan hak membela diri: tidak ada dasar untuk mempersalahkan orang yang hanya mempertahankan haknya setelah dizalimi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah mengakui hak membalas sesudah dizalimi. Bukan menyuruh diam. Pembelaan diri tidak dipersalahkan.
  • Yang dibebaskan bukan pembalasnya saja, melainkan juga rasa bersalahnya. Tak ada jalan menyalahkan. Bebannya diangkat.
  • Ayat sebelumnya memuji yang memaafkan. Allah menaruh keduanya berdekatan. Memaafkan lebih tinggi, membalas tetap sah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-s-r, b-'-d, zh-l-m, s-b-l): intasara ba'da zhulmihi diterjemahkan 'membela diri setelah dizalimi' (akar n-s-r + akar zh-l-m); maa alayhim min sabiil diterjemahkan 'tak ada jalan (tuntutan) atas mereka' (akar s-b-l, pembelaan-diri yang sah tak tercela). gloss '(untuk menyalahkan)' dibuang.