وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Akan tetapi, sungguh, siapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk tekad yang teguh dalam berbagai urusan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَwa-la-man shabara wa-ghafaraakan tetapi, sungguh, siapa yang bersabar dan memaafkan
  2. إِنَّ ذَٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِinna dzaalika la-min 'azmi l-umuurisesungguhnya yang demikian itu termasuk tekad yang teguh dalam berbagai urusan

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَلَمَنْwa-la-mandan sungguh siapa
  2. صَبَرَshabarabersabar
  3. وَغَفَرَwa-ghafaradan mengampuni
  4. إِنَّinnasesungguhnya
  5. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  6. لَمِنْla-minsungguh dari
  7. عَزْمِ'azmiketeguhan
  8. الْأُمُورِl-umuurisegala urusan

Inti bacaan

Penghargaan tinggi bagi kesabaran dan pemaafan sebagai 'urusan yang patut diutamakan', kualitas ini ditempatkan pada level prioritas tertinggi, bukan sekadar pilihan sekunder yang bisa diabaikan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(patut)' tidak dipakai. 'Azmi l-umuuri' diterjemahkan langsung 'tekad yang teguh dalam berbagai urusan' tanpa kata tambahan.

Tafsiran

Ayat ini mengangkat sabar dan pemaafan sebagai puncak keteguhan hati, bukan kelemahan, melainkan pilihan yang menuntut kekuatan besar.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut sabar sebagai tekad, bukan sebagai kepasrahan. Bukan menyerah. Justru keputusan yang kuat.
  • Dua hal disebut bersama: bersabar dan memaafkan. Yang satu menahan. Yang lain melepaskan.
  • Ayat sebelumnya membolehkan membalas. Allah menaruh yang lebih tinggi sesudahnya. Boleh dan lebih baik ditaruh berurutan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… siapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demik…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'ghafara' tanpa kata sandang al-. ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').