وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ وَلِيٍّ مِنْ بَعْدِهِ ۗ وَتَرَى الظَّالِمِينَ لَمَّا رَأَوُا الْعَذَابَ يَقُولُونَ هَلْ إِلَىٰ مَرَدٍّ مِنْ سَبِيلٍ

Dan siapa yang Allah biarkan sesat, maka tidak ada baginya pelindung setelah itu; dan engkau akan melihat orang-orang zalim, ketika melihat azab, berkata, “Adakah jalan untuk kembali?”

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ وَلِيٍّ مِنْ بَعْدِهِwa-man yudhlili llaahu fa-maa lahu min waliyyin min ba'dihidan siapa yang Allah biarkan sesat, maka tidak ada baginya pelindung setelah itu
  2. وَتَرَى الظَّالِمِينَ لَمَّا رَأَوُا الْعَذَابَ يَقُولُونَwa-taraa zh-zhaalimiina lammaa ra'awu l-'adzaaba yaquuluunadan engkau akan melihat orang-orang zalim, ketika melihat azab, berkata
  3. هَلْ إِلَىٰ مَرَدٍّ مِنْ سَبِيلٍhal ilaa maraddin min sabiilinadakah jalan untuk kembali

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. وَمَنْwa-mandan orang yang
  2. يُضْلِلِyudhlilimenyesatkan
  3. اللَّهُllaahuAllah
  4. فَمَاfa-maamaka tidak ada
  5. لَهُlahubaginya
  6. مِنْmindari
  7. وَلِيٍّwaliyyinpelindung
  8. مِنْmindari
  9. بَعْدِهِba'dihisesudahnya
  10. وَتَرَىwa-taraadan engkau melihat
  11. الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim
  12. لَمَّاlammaaketika
  13. رَأَوُاra'awumereka melihat
  14. الْعَذَابَl-'adzaabaazab
  15. يَقُولُونَyaquuluunamereka berkata
  16. هَلْhalapakah
  17. إِلَىٰilaauntuk
  18. مَرَدٍّmaraddinpenolakan
  19. مِنْmindari
  20. سَبِيلٍsabiilinjalan

Inti bacaan

Momen penyesalan 'adakah jalan untuk kembali?' bagi yang dibiarkan sesat, pertanyaan putus asa yang muncul tepat saat sudah tidak ada lagi kesempatan untuk benar-benar kembali.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan penyesalan terlambat orang zalim: memohon jalan kembali tepat saat azab sudah di hadapan mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Permintaan kembali itu direkam Allah saat azab sudah terlihat. Bukan sebelumnya. Ketika melihat.
  • Yang hilang bukan kesempatan saja, melainkan pelindung. Tidak ada pelindung. Sesudah itu.
  • Urutannya disusun Allah terbalik dari harapan mereka. Pelindungnya hilang dulu. Permintaannya belakangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-l-l, a-l-h, w-l-y, b-'-d, r-a-y, zh-l-m, '-dz-b, q-w-l, r-d-d, s-b-l): man yudlili llaah fa-maa lahu min waliyy diterjemahkan 'siapa yang Allah sesatkan, tak ada pelindung' (akar d-l-l + akar w-l-y); maradd diterjemahkan 'kembali' (akar r-d-d). gloss '(karena kecenderungan dan pilihannya sendiri)/(ke dunia)' dibuang.