وَتَرَاهُمْ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا خَاشِعِينَ مِنَ الذُّلِّ يَنْظُرُونَ مِنْ طَرْفٍ خَفِيٍّ ۗ وَقَالَ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا إِنَّ الظَّالِمِينَ فِي عَذَابٍ مُقِيمٍ

Dan engkau akan melihat mereka dihadapkan kepadanya dalam keadaan tertunduk karena kehinaan, memandang dengan pandangan yang tersembunyi; dan orang-orang yang beriman berkata, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi adalah orang-orang yang merugikan diri mereka dan keluarga mereka pada hari kiamat.” Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang zalim berada dalam azab yang kekal.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَتَرَاهُمْ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا خَاشِعِينَ مِنَ الذُّلِّwa-taraahum yu'raduuna alayhaa khaashi'iina mina dz-dzullidan engkau akan melihat mereka dihadapkan kepadanya dalam keadaan tertunduk karena kehinaan
  2. يَنْظُرُونَ مِنْ طَرْفٍ خَفِيٍّyanzhuruuna min tarfin khafiyyinmemandang dengan pandangan yang tersembunyi
  3. وَقَالَ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِwa-qaala lladziina aamanuu inna l-khaasiriina lladziina khasiruu anfusahum wa-ahliihim yawma l-qiyaamatidan orang-orang yang beriman berkata, sesungguhnya orang-orang yang rugi adalah orang-orang yang merugikan diri mereka dan keluarga mereka pada hari kiamat
  4. أَلَا إِنَّ الظَّالِمِينَ فِي عَذَابٍ مُقِيمٍalaa inna zh-zhaalimiina fii adzaabin muqiiminketahuilah, sesungguhnya orang-orang zalim berada dalam azab yang kekal
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar r-a-y, '-r-d, kh-sh-', dz-l-l, n-zh-r, t-r-f, kh-f-y, q-w-l, a-m-n, kh-s-r, n-f-s, a-h-l, y-w-m, q-w-m, zh-l-m, '-dz-b): yu'raduuna diterjemahkan 'dihadapkan' (akar '-r-d); khaashi'iin min adh-dhull diterjemahkan 'tertunduk karena hina' (akar kh-sh-' + akar dz-l-l); tarf khafiyy diterjemahkan 'pandangan tersembunyi (mengintip)' (akar t-r-f + akar kh-f-y); khasiruu anfusahum diterjemahkan 'merugikan diri mereka' (akar kh-s-r + akar n-f-s); adhaab muqiim diterjemahkan 'azab kekal' (akar '-dz-b + akar q-w-m). Selaras.

Aplikasi

Gambaran kehinaan 'tertunduk karena kehinaan, memandang dengan pandangan yang tersembunyi', postur fisik yang menggambarkan keruntuhan total kepercayaan diri yang dulu mungkin ditunjukkan dengan sombong.