وَمَا كَانَ لَهُمْ مِنْ أَوْلِيَاءَ يَنْصُرُونَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ سَبِيلٍ
Dan tidak ada bagi mereka pelindung-pelindung yang menolong mereka selain Allah; dan siapa yang Allah biarkan sesat, maka tidak ada jalan baginya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا كَانَ لَهُمْ مِنْ أَوْلِيَاءَ يَنْصُرُونَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِwa-maa kaana lahum min awliyaa'a yanshuruunahum min duuni llaahidan tidak ada bagi mereka pelindung-pelindung yang menolong mereka selain Allah
- وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ سَبِيلٍwa-man yudhlili llaahu fa-maa lahu min sabiilindan siapa yang Allah biarkan sesat, maka tidak ada jalan baginya
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- كَانَkaanaadalah
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنْmindari
- أَوْلِيَاءَawliyaa'apara pelindung
- يَنْصُرُونَهُمْyanshuruunahummereka menolong mereka
- مِنْmindari
- دُونِduuniselain
- اللَّهِllaahiAllah
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- يُضْلِلِyudhlilimenyesatkan
- اللَّهُllaahuAllah
- فَمَاfa-maamaka tidak ada
- لَهُlahubaginya
- مِنْmindari
- سَبِيلٍsabiilinjalan
Inti bacaan
Ketiadaan pelindung 'selain Allah' yang ditegaskan berulang, pengulangan tema penting bahwa pada akhirnya hanya satu sumber perlindungan sejati yang tersisa.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kembali ketiadaan penolong sejati selain Allah bagi orang-orang yang telah dibiarkan sesat.
Renungan dan Hikmah
- Yang ditutup Allah bukan satu jalan, melainkan semua. Tak ada pelindung. Tak ada jalan.
- Penolongnya disebut jamak, lalu disangkal semuanya. Bukan satu yang tak ada. Semuanya.
- Sesudah menutup itu Allah membuka satu pintu. Penuhilah seruan Tuhan kalian. Sebelum harinya datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, w-l-y, n-s-r, d-w-n, a-l-h, d-l-l, s-b-l): awliyaa' yansuruunahum min duun allaah diterjemahkan 'pelindung yang menolong selain Allah' (akar w-l-y + akar n-s-r); man yudlili llaah fa-maa lahu min sabiil diterjemahkan 'siapa disesatkan Allah, tak ada jalan' (akar d-l-l + akar s-b-l). gloss '(berdasarkan kecenderungan…)/(untuk mendapat petunjuk)' dibuang.