اسْتَجِيبُوا لِرَبِّكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا مَرَدَّ لَهُ مِنَ اللَّهِ ۚ مَا لَكُمْ مِنْ مَلْجَإٍ يَوْمَئِذٍ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَكِيرٍ

Penuhilah seruan Tuhan kalian sebelum datang suatu hari dari Allah yang tidak dapat ditolak; tidak ada bagi kalian tempat berlindung pada hari itu, dan tidak ada bagi kalian pengingkaran.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. اسْتَجِيبُوا لِرَبِّكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا مَرَدَّ لَهُ مِنَ اللَّهِistajiibuu li-rabbikum min qabli an ya'tiya yawmun laa maradda lahu mina llaahipenuhilah seruan Tuhan kalian sebelum datang suatu hari dari Allah yang tidak dapat ditolak
  2. مَا لَكُمْ مِنْ مَلْجَإٍ يَوْمَئِذٍ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَكِيرٍmaa lakum min malja'in yawma'idzin wa-maa lakum min nakiirintidak ada bagi kalian tempat berlindung pada hari itu, dan tidak ada bagi kalian pengingkaran

Terjemahan per kata (21 kata)

  1. اسْتَجِيبُواistajiibuupenuhilah kalian
  2. لِرَبِّكُمْli-rabbikumkepada Tuhan kalian
  3. مِنْmindari
  4. قَبْلِqablisebelum
  5. أَنْanbahwa
  6. يَأْتِيَya'tiyamendatangkan
  7. يَوْمٌyawmunhari
  8. لَاlaatidak
  9. مَرَدَّmaraddapenolakan
  10. لَهُlahubaginya
  11. مِنَminadari
  12. اللَّهِllaahiAllah
  13. مَاmaatidaklah
  14. لَكُمْlakumbagi kalian
  15. مِنْmindari
  16. مَلْجَإٍmalja'intempat berlindung
  17. يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
  18. وَمَاwa-maadan tidaklah
  19. لَكُمْlakumbagi kalian
  20. مِنْmindari
  21. نَكِيرٍnakiirinpengingkaran

Inti bacaan

Seruan mendesak: 'penuhilah seruan Tuhan kalian sebelum datang suatu hari. yang tidak dapat ditolak', jendela kesempatan yang terbatas waktu, mendorong tindakan segera bukan penundaan tanpa batas.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibiarkan tanpa tanda kutip: perintah langsung tanpa qaala/qul, konsisten pola alamat ilahi langsung yang mapan di proyek ini.

Tafsiran

Ayat ini menyampaikan peringatan mendesak: jendela untuk merespons seruan Allah akan tertutup pada hari yang tak terelakkan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menaruh tenggat pada seruan itu. Sebelum hari itu datang. Kesempatannya berbatas.
  • Dua ketiadaan disebut untuk hari itu: tak ada perlindungan, tak ada pengingkaran. Tidak bisa sembunyi. Tidak bisa menyangkal.
  • Harinya disebut Allah tidak dapat ditolak. Bukan bisa ditunda. Yang datang tidak menunggu izin.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-w-b, r-b-b, q-b-l, a-t-y, y-w-m, r-d-d, a-l-h, l-j-a, n-k-r): istajiibuu li-rabbikum diterjemahkan 'penuhilah seruan Tuhan kalian' (akar j-w-b); laa maradd lahu diterjemahkan 'tak dapat ditolak' (akar r-d-d); malja' diterjemahkan 'tempat berlindung' (akar l-j-'); nakiir diterjemahkan 'pengingkaran' (akar n-k-r). gloss '(Kiamat)/(dosa-dosamu)' dibuang.