فَإِنْ أَعْرَضُوا فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا ۖ إِنْ عَلَيْكَ إِلَّا الْبَلَاغُ ۗ وَإِنَّا إِذَا أَذَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنَّا رَحْمَةً فَرِحَ بِهَا ۖ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ فَإِنَّ الْإِنْسَانَ كَفُورٌ

Maka, jika mereka berpaling, Kami tidak mengutusmu sebagai penjaga atas mereka. Kewajibanmu hanya menyampaikan. Dan sesungguhnya apabila Kami cicipkan kepada manusia rahmat dari Kami, ia gembira karenanya; dan jika mereka ditimpa keburukan karena apa yang telah diperbuat tangan mereka, sesungguhnya manusia sangat ingkar.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. فَإِنْ أَعْرَضُوا فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًاfa-in a'radhuu fa-maa arsalnaaka 'alayhim hafiizhanmaka, jika mereka berpaling, Kami tidak mengutusmu sebagai penjaga atas mereka
  2. إِنْ عَلَيْكَ إِلَّا الْبَلَاغُin 'alayka illaa l-balaaghukewajibanmu hanya menyampaikan
  3. وَإِنَّا إِذَا أَذَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنَّا رَحْمَةً فَرِحَ بِهَاwa-innaa idzaa adzaqnaa l-insaana minnaa rahmatan fariha bihaadan sesungguhnya apabila Kami cicipkan kepada manusia rahmat dari Kami, ia gembira karenanya
  4. وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ فَإِنَّ الْإِنْسَانَ كَفُورٌwa-in tushibhum sayyi'atun bi-maa qaddamat aydiihim fa-inna l-insaana kafuurundan jika mereka ditimpa keburukan karena apa yang telah diperbuat tangan mereka, sesungguhnya manusia sangat ingkar

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. فَإِنْfa-inmaka jika
  2. أَعْرَضُواa'radhuumereka berpaling
  3. فَمَاfa-maamaka tidaklah
  4. أَرْسَلْنَاكَarsalnaakaKami mengutusmu
  5. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  6. حَفِيظًاhafiizhanpenjaga
  7. إِنْintidaklah
  8. عَلَيْكَ'alaykaatasmu
  9. إِلَّاillaakecuali
  10. الْبَلَاغُl-balaaghupenyampaian
  11. وَإِنَّاwa-innaadan sesungguhnya Kami
  12. إِذَاidzaaapabila
  13. أَذَقْنَاadzaqnaaKami mencicipkan
  14. الْإِنْسَانَl-insaanamanusia
  15. مِنَّاminnaadari Kami
  16. رَحْمَةًrahmatanrahmat
  17. فَرِحَfarihabergembira
  18. بِهَاbihaadengannya
  19. وَإِنْwa-indan jika
  20. تُصِبْهُمْtushibhummenimpa mereka
  21. سَيِّئَةٌsayyi'atunkeburukan
  22. بِمَاbi-maakarena apa yang
  23. قَدَّمَتْqaddamatmengirimkan lebih dulu
  24. أَيْدِيهِمْaydiihimtangan mereka
  25. فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
  26. الْإِنْسَانَl-insaanamanusia
  27. كَفُورٌkafuurunsangat ingkar

Inti bacaan

Rangkaian (وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ, wa-in tushibhum sayyi'atun bi-maa qaddamat aydiihim) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 30:36 dan 42:48.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (فَإِنْ أَعْرَضُوا, fa-in a'radhuu) yang berarti "maka, jika mereka berpaling". Kata (إِنْ, in) membuka syarat, dan kata kerja (أَعْرَضُوا, a'radhuu) berakar ع-ر-ض. Akar yang sama ada pada (يُعْرَضُونَ, yu'radhuuna) di 42:45, tetapi bentuknya lain: di 42:45 kata kerja itu pasif dan berarti "dihadapkan", sedangkan di sini kata kerja itu aktif dan berarti "berpaling". Rangkaian fa-in a'radhuu muncul dua kali, yaitu di 41:13 dan 42:48. Di 41:13, (فَإِنْ أَعْرَضُوا فَقُلْ, fa-in a'radhuu fa-qul) berarti "maka, jika mereka berpaling, katakanlah", sehingga kelanjutannya berupa perintah berbicara. Di 42:48 kelanjutannya berupa pembatasan tugas.

Pembatasan itu berbunyi (فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا, fa-maa arsalnaaka 'alayhim hafiizhan) yang berarti "maka Kami tidak mengutusmu sebagai penjaga atas mereka". Kata kerja (أَرْسَلْنَاكَ, arsalnaaka) berakar ر-س-ل, dengan Kami sebagai pelaku dan engkau sebagai yang diutus. Kata (حَفِيظًا, hafiizhan) berakar ح-ف-ظ dan diterjemahkan "penjaga". Rangkaian lengkap ini muncul dua kali, yaitu di 4:80 dan 42:48. Kata hafiizh muncul sebelas kali di tujuh surah, yaitu 4:80, 6:104, 6:107, 11:57, 11:86, 12:55, 34:21, 42:6, 42:48, 50:4, dan 50:32. Di 42:6, (اللَّهُ حَفِيظٌ عَلَيْهِمْ, allaahu hafiizhun 'alayhim) berarti "Allah Sang Penjaga atas mereka", dan kalimat sesudahnya, (وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍ, wa-maa anta 'alayhim bi-wakiilin), berarti "dan engkau bukanlah wakil atas mereka". Kata depan (عَلَيْهِمْ, 'alayhim) yang sama ada di 42:6 dan 42:48: di surah ini penjagaan atas mereka disebut milik Allah di 42:6 dan disangkal bagi engkau di 42:48.

Tugas yang tersisa dinyatakan dengan (إِنْ عَلَيْكَ إِلَّا الْبَلَاغُ, in 'alayka illaa l-balaaghu) yang berarti "tidak ada atasmu kecuali penyampaian". Kata (الْبَلَاغُ, l-balaaghu) berakar ب-ل-غ dan muncul sebelas kali di sembilan surah, yaitu 3:20, 5:92, 5:99, 13:40, 16:35, 16:82, 24:54, 29:18, 36:17, 42:48, dan 64:12. Rangkaian (إِلَّا الْبَلَاغُ, illaa l-balaaghu) muncul enam kali, yaitu 5:99, 16:35, 24:54, 29:18, 36:17, dan 42:48. Di empat ayat dari enam itu kata balaagh diikuti (الْمُبِينُ, l-mubiinu) yang berarti "yang jelas", yaitu 16:35, 24:54, 29:18, dan 36:17, sedangkan 5:99 dan 42:48 tidak memakainya. Pihak yang memikul tugas itu berbeda dari ayat ke ayat. Di 5:99, (مَا عَلَى الرَّسُولِ إِلَّا الْبَلَاغُ, maa 'alaa r-rasuuli illaa l-balaaghu) menyebut rasul, di 16:35, (فَهَلْ عَلَى الرُّسُلِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ, fa-hal 'alaa r-rusuli illaa l-balaaghu l-mubiinu) menyebut para rasul, dan di 36:17, (وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ, wa-maa 'alaynaa illaa l-balaaghu l-mubiinu) menyebut "kami". Di 42:48 tugas itu ditujukan langsung dengan (عَلَيْكَ, 'alayka) "atasmu". Rangkaian (عَلَيْكَ الْبَلَاغُ, 'alayka l-balaaghu) tanpa illaa muncul tiga kali, yaitu 3:20, 13:40, dan 16:82, misalnya (فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ, fa-innamaa 'alayka l-balaaghu) di 3:20 yang berarti "maka sesungguhnya atasmu penyampaian".

Bagian kedua ayat dibuka dengan (وَإِنَّا إِذَا أَذَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنَّا رَحْمَةً, wa-innaa idzaa adzaqnaa l-insaana minnaa rahmatan) yang berarti "dan sesungguhnya apabila Kami cicipkan kepada manusia rahmat dari Kami". Kata kerja (أَذَقْنَا, adzaqnaa) berakar ذ-و-ق dan berarti membuat pihak lain mengecap, dengan Kami sebagai pelaku. Kata kerja ini, dengan atau tanpa akhiran, muncul tujuh kali di enam surah, yaitu 10:21, 11:9, 11:10, 17:75, 30:36, 41:50, dan 42:48. Rangkaian (أَذَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنَّا رَحْمَةً, adzaqnaa l-insaana minnaa rahmatan) muncul dua kali, yaitu di 11:9 dan 42:48. Terjemahan 42:48 memakai "cicipkan" seperti terjemahan 11:9, yang menulis "jika Kami cicipkan kepada manusia suatu rahmat dari Kami". Akibat dari rahmat itu dinyatakan dengan (فَرِحَ بِهَا, fariha bihaa) yang berarti "ia gembira karenanya". Kata kerja (فَرِحَ, fariha) berakar ف-ر-ح dan berbentuk tunggal sesuai dengan manusia sebagai pelaku. Bentuk jamaknya, (فَرِحُوا بِهَا, farihuu bihaa), muncul dua kali, yaitu 10:22 dan 30:36.

Bagian ketiga adalah (وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ, wa-in tushibhum sayyi'atun bi-maa qaddamat aydiihim) yang berarti "dan jika keburukan menimpa mereka karena apa yang telah diperbuat tangan mereka". Kata kerja (تُصِبْهُمْ, tushibhum) berakar ص-و-ب dan berbentuk perempuan tunggal karena pelakunya keburukan, sedangkan objeknya -hum berbentuk jamak. Peralihan dari manusia yang tunggal ke mereka yang jamak terjadi di dalam satu ayat, lalu kata manusia yang tunggal kembali di kalimat terakhir. Rangkaian (وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ, wa-in tushibhum sayyi'atun) muncul empat kali, yaitu 4:78, 7:131, 30:36, dan 42:48. Rangkaian (بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ, bi-maa qaddamat aydiihim) muncul enam kali, yaitu 2:95, 4:62, 28:47, 30:36, 42:48, dan 62:7. Dua rangkaian itu bergabung persis hanya di dua ayat, yaitu 30:36 dan 42:48. Kata kerja (قَدَّمَتْ, qaddamat) berakar ق-د-م dan berarti mengirim lebih dahulu. Terjemahan memakai "diperbuat" seperti terjemahan 28:47, dan tidak menambahkan "sendiri" karena tidak ada kata Arab yang melahirkannya.

Kalimat penutupnya (فَإِنَّ الْإِنْسَانَ كَفُورٌ, fa-inna l-insaana kafuurun) berarti "sesungguhnya manusia sangat ingkar", dan kata (فَ, fa) di depannya menandai bahwa kalimat itu menjadi jawaban atas (وَإِنْ تُصِبْهُمْ, wa-in tushibhum). Kata (كَفُورٌ, kafuurun) berakar ك-ف-ر dan muncul empat kali dalam bentuk ini, yaitu 11:9, 22:66, 42:48, dan 43:15. Kata yang sama dengan akhiran lain, (كَفُورًا, kafuuran), muncul empat kali, yaitu 17:27, 17:67, 76:3, dan 76:24. Manusia disebut bersama kata kafuur di lima ayat, yaitu 11:9, 17:67, 22:66, 42:48, dan 43:15. Di 30:36, ayat yang memuat dua rangkaian pendahulu yang sama dengan 42:48, jawabannya lain, yaitu (إِذَا هُمْ يَقْنَطُونَ, idzaa hum yaqnathuuna) yang berarti "seketika itu mereka berputus asa". Ayat 42:48 tidak menyebut apa yang diingkari manusia.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian 42:44 sampai 42:48 dengan dua bagian yang disambung huruf (وَ, wa) yang berarti "dan". Bagian pertama membatasi tugas penerima ayat: bila mereka berpaling, penerima ayat itu bukan penjaga atas mereka dan tugasnya menyampaikan. Bagian kedua melukiskan manusia lewat dua keadaan: gembira ketika diberi rahmat dan sangat ingkar ketika keburukan menimpa. Di antara kedua bagian tidak ada kata sebab, sehingga kaitan bahwa orang-orang yang berpaling adalah manusia yang digambarkan di bagian kedua hanya dapat dibaca, dan teks sendiri tidak menyatakannya.

Bagian pertama berpasangan dengan 42:6. Di sana Allah disebut Sang Penjaga atas mereka dan engkau disangkal sebagai wakil atas mereka, sedangkan di 42:48 engkau disangkal sebagai penjaga atas mereka. Surah yang sama menyebut pembagian tugas itu di 42:6 dan di 42:48: penjagaan atas mereka tidak diletakkan pada penerima ayat. Ayat 42:47 sebelumnya menyapa "kalian" dengan perintah, dan 42:48 beralih kembali ke "mereka" dengan kemungkinan berpaling, sehingga perintah dan kemungkinan penolakannya berurutan.

Dalam bagian kedua, rahmat disebut datang dari Kami, sedangkan keburukan disebut datang karena apa yang telah diperbuat tangan mereka. Pembagian serupa ada di 42:30, tempat musibah apa pun yang menimpa disebut terjadi (فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ, fa-bi-maa kasabat aydiikum) yang berarti "karena apa yang diusahakan tangan kalian", dan ayat itu diteruskan dengan (وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ, wa-ya'fuu 'an katsiirin) yang berarti "dan Dia memaafkan banyak". Ayat 42:48 tidak memuat kalimat pemaafan itu, sehingga dua ayat ini tidak diratakan menjadi satu pesan. Penutup ayat 42:48 memberi penilaian atas manusia sesudah kedua keadaan itu, dan 42:49 kemudian beralih ke milik Allah atas langit dan bumi.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat ini menyangkal bahwa engkau diutus sebagai penjaga atas mereka yang berpaling, sedangkan di 42:6 penjagaan atas mereka disebut milik Allah. Dua ayat itu menaruh peran yang sama di tangan pihak yang berbeda, dan keduanya berada dalam satu surah. Orang yang menyampaikan sesuatu kepada orang yang tidak mau mendengar dapat membaca ayat ini sebagai batas tugas, dan batas itu tidak membebaskannya dari tugas penyampaian. Ketika seseorang berpaling dari apa yang sudah disampaikan dengan baik, siapa yang sebenarnya sedang dicoba dijaga, dan pantaskah penjagaan itu dipikul sendiri?
  • Tugas dalam ayat ini dinyatakan sebagai penyampaian dan berhenti di sana. Di 5:99 tugas yang sama dibebankan pada rasul, di 16:35 pada para rasul, dan di 36:17 pada kami, sedangkan di 42:48 ditujukan langsung kepada engkau. Penyampaian disebut sebagai tugas yang dapat diselesaikan, sedangkan penerimaan oleh yang mendengar berada di luar batas itu. Orang yang mengukur keberhasilannya dari reaksi pendengarnya dapat menimbang bagaimana tugas itu akan terasa bila ukurannya diletakkan di penyampaian saja. Pada titik mana dalam kerja itu rasa selesai akan muncul bila ukuran ini dipakai?
  • Dalam ayat ini manusia gembira karena rahmat itu. Rahmat disebut datang dari Kami, dan ayat ini membiarkan terbuka apakah kegembiraan itu juga menyebut pemberinya. Ayat tidak mengatakan bahwa kegembiraan itu salah. Sesudahnya disebut keadaan ketika keburukan menimpa. Seseorang dapat memperhatikan kapan terakhir kali kegembiraannya menyebut pemberinya, dan kapan hanya pemberiannya yang disebut. Pada saat sesuatu yang baik datang kepadanya, ke mana kegembiraan itu langsung menuju?
  • Keburukan dalam ayat ini dikaitkan dengan apa yang telah diperbuat tangan mereka. Di 42:30 pernyataan serupa diikuti kalimat bahwa Dia memaafkan banyak, sedangkan di 42:48 kalimat itu tidak ada dan ayat langsung memberi penilaian atas manusia. Dua ayat itu tidak diratakan: 42:30 berbicara kepada kalian dan menyebut pemaafan, 42:48 berbicara tentang mereka dan menyebut keingkaran. Orang yang menyusun sebab dari keburukan yang menimpanya dapat menimbang berapa baris yang disediakan untuk perbuatannya sendiri dan berapa untuk keadaan di luar dirinya, lalu bertanya apakah Dia yang memaafkan banyak itu ada dalam daftar tersebut?
  • Ayat ini menyebut dua keadaan manusia secara berurutan, gembira ketika menerima rahmat dan sangat ingkar ketika keburukan menimpa. Ayat tidak menyebut apa yang diingkari, sehingga pembaca tidak dapat menambahkan isinya dari luar teks. Di 30:36, ayat dengan dua rangkaian awal yang sama, jawabannya berupa berputus asa, dan di 42:48 berupa sangat ingkar. Kata sifat kafuur itu muncul bersama manusia di lima ayat, yaitu 11:9, 17:67, 22:66, 42:48, dan 43:15. Pembaca dapat bertanya pada dirinya, ketika keburukan menimpa, apa yang terjadi pada kegembiraan yang dulu dirasakannya karena rahmat?
  • Ayat ini bergerak dari mereka yang berpaling ke manusia yang tunggal, kembali ke mereka yang ditimpa keburukan, lalu ke manusia lagi. Perpindahan itu membuat pembaca sulit memastikan apakah kalimat tentang manusia hanya berlaku bagi orang di adegan sebelumnya. Ayat 42:46 sudah menyebut mereka tanpa pelindung selain Allah, 42:47 menyapa kalian dengan perintah memenuhi seruan Tuhan kalian, dan 42:48 menyebut manusia, sehingga sapaan bergeser dari orang lain ke siapa saja. Pembaca kalimat tentang manusia dapat bertanya, di barisan mana dirinya sendiri berada, di barisan mereka atau di barisan manusia?