وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنْتَ تَدْرِي مَا الْكِتَابُ وَلَا الْإِيمَانُ وَلَٰكِنْ جَعَلْنَاهُ نُورًا نَهْدِي بِهِ مَنْ نَشَاءُ مِنْ عِبَادِنَا ۚ وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh dari perintah Kami; sebelumnya engkau tidak mengetahui apa itu Kitab dan apa itu iman, tetapi Kami menjadikannya cahaya yang dengannya Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami; dan sesungguhnya engkau benar-benar menunjukkan ke jalan yang lurus,

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِنْ أَمْرِنَاwa-ka-dzaalika awhaynaa ilayka ruuhan min amrinaadan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh dari perintah Kami
  2. مَا كُنْتَ تَدْرِي مَا الْكِتَابُ وَلَا الْإِيمَانُmaa kunta tadrii maa l-kitaabu wa-laa l-iimaanusebelumnya engkau tidak mengetahui apa itu Kitab dan apa itu iman
  3. وَلَٰكِنْ جَعَلْنَاهُ نُورًا نَهْدِي بِهِ مَنْ نَشَاءُ مِنْ عِبَادِنَاwa-laakin ja'alnaahu nuuran nahdii bihi man nasyaa'u min 'ibaadinaatetapi Kami menjadikannya cahaya yang dengannya Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami
  4. وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍwa-innaka la-tahdii ilaa shiraathin mustaqiimindan sesungguhnya engkau benar-benar menunjukkan ke jalan yang lurus

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
  2. أَوْحَيْنَاawhaynaaKami mewahyukan
  3. إِلَيْكَilaykakepadamu
  4. رُوحًاruuhanruh
  5. مِنْmindari
  6. أَمْرِنَاamrinaaurusan Kami
  7. مَاmaatidaklah
  8. كُنْتَkuntaengkau adalah
  9. تَدْرِيtadriiengkau mengetahui
  10. مَاmaaapa yang
  11. الْكِتَابُl-kitaabuKitab
  12. وَلَاwa-laadan tidak pula
  13. الْإِيمَانُl-iimaanukeimanan
  14. وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
  15. جَعَلْنَاهُja'alnaahuKami menjadikannya
  16. نُورًاnuurancahaya
  17. نَهْدِيnahdiiKami memberi petunjuk
  18. بِهِbihidengannya
  19. مَنْmanorang yang
  20. نَشَاءُnasyaa'uKami kehendaki
  21. مِنْmindari
  22. عِبَادِنَا'ibaadinaahamba-hamba Kami
  23. وَإِنَّكَwa-innakadan sesungguhnya engkau
  24. لَتَهْدِيla-tahdiisungguh engkau memberi petunjuk
  25. إِلَىٰilaake
  26. صِرَاطٍshiraathinjalan
  27. مُسْتَقِيمٍmustaqiiminyang lurus

Inti bacaan

Pewahyuan 'Ruh' yang mengubah kondisi sebelumnya 'engkau tidak mengetahui apa itu Kitab dan apa itu iman' menjadi 'cahaya yang dengannya Kami memberi petunjuk', transformasi dari ketidaktahuan menjadi sumber pencerahan bagi orang lain, perjalanan personal yang kemudian menjadi alat membimbing banyak orang.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menyambung ke 42:53 tanpa titik penuh: 'siraati llaahi' pada ayat berikutnya adalah penjelas apositif dari 'siraatin mustaqiimin' di sini.

Tafsiran

Ayat ini menutup surah dengan penegasan sumber wahyu: cahaya yang mengubah Nabi dari tidak mengetahui menjadi penunjuk jalan bagi umat manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ia sebelumnya tak mengetahui apa itu Kitab dan apa itu iman. Terang-terangan. Yang membawa cahaya dinyatakan dahulu tak memilikinya.
  • Wahyu itu Dia sebut ruh. Bukan kata. Yang diturunkan disebut dengan kata untuk yang menghidupkan.
  • Allah menyebut cahaya itu untuk memberi petunjuk orang lain. Bukan untuk dirinya. Yang diberi dijadikan alat, dan itu yang mengubah kedudukannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-h-y, r-w-h, a-m-r, k-w-n, d-r-y, k-t-b, a-m-n, j-'-l, n-w-r, h-d-y, sh-y-a, '-b-d, s-r-t, q-w-m): awhaynaa ilayka ruuhan min amrinaa diterjemahkan 'mewahyukan kepadamu Ruh dengan perintah Kami' (akar w-h-y + akar r-w-h + akar '-m-r, ruuh=wahyu, cf. 16:2, 40:15); maa kunta tadrii maa l-kitaab wa laa l-iimaan diterjemahkan 'engkau tak tahu apa Kitab & iman' (akar d-r-y + akar k-t-b + akar '-m-n, status Nabi sebelum wahyu, sepasang ummii 29:48, 93:7); nahdii bihi man nashaa' (Kami memberi petunjuk) VS innaka la-tahdii ilaa siraat mustaqiim (engkau menunjukkan jalan): DUA jenis hidaayah, Nabi menunjuk-JALAN (bimbingan/dalaalah, = balligh), Allah menganugerahkan-petunjuk ke hati; menyelesaikan tegangan dgn 28:56 (laa tahdii man ahbabta). gloss '(Nabi Muhammad)/(Al-Qur'an)' dibuang.