وَكَمْ أَرْسَلْنَا مِنْ نَبِيٍّ فِي الْأَوَّلِينَ
Dan betapa banyak nabi yang Kami utus kepada orang-orang yang terdahulu,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَكَمْ أَرْسَلْنَا مِنْ نَبِيٍّ فِي الْأَوَّلِينَwa-kam arsalnaa min nabiyyin fii l-awwaliinadan betapa banyak nabi yang Kami utus kepada orang-orang yang terdahulu
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَكَمْwa-kamdan betapa banyak
- أَرْسَلْنَاarsalnaaKami mengutus
- مِنْmindari
- نَبِيٍّnabiyyinnabi
- فِيfiipada
- الْأَوَّلِينَl-awwaliinaorang-orang terdahulu
Inti bacaan
Pola historis 'betapa banyak nabi yang Kami utus kepada orang-orang yang terdahulu', misi kenabian bukan peristiwa langka, melainkan pola berulang sepanjang sejarah.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menyambung ke 43:7 tanpa titik penuh.
Tafsiran
Ayat ini membuka acuan historis panjang: banyak nabi telah diutus jauh sebelum Nabi Muhammad.
Renungan dan Hikmah
- Banyaknya yang ditekankan Allah, bukan namanya. Bukan siapa saja. Betapa banyak.
- Yang dijadikan penghibur pengulangan sejarah. Bukan pengecualian. Pola.
- Kalimat ini bersambung ke ayat berikutnya tanpa berhenti. Allah menggandengnya. Diutus, lalu diolok.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-s-l, n-b-a, a-w-l): arsalnaa min nabiyy diterjemahkan 'mengutus nabi' (akar r-s-l + akar n-b-'); awwaliin diterjemahkan 'orang terdahulu' (akar '-w-l). Selaras.