وَمَا يَأْتِيهِمْ مِنْ نَبِيٍّ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
dan tidak datang seorang nabi pun kepada mereka kecuali mereka mengolok-oloknya.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا يَأْتِيهِمْ مِنْ نَبِيٍّ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَwa-maa ya'tiihim min nabiyyin illaa kaanuu bihi yastahzi'uunadan tidak datang seorang nabi pun kepada mereka kecuali mereka mengolok-oloknya
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يَأْتِيهِمْya'tiihimdatang kepada mereka
- مِنْmindari
- نَبِيٍّnabiyyinnabi
- إِلَّاillaakecuali
- كَانُواkaanuumereka selalu
- بِهِbihipadanya
- يَسْتَهْزِئُونَyastahzi'uunamereka mengolok
Inti bacaan
Konsistensi penolakan 'tidak datang seorang nabi pun kepada mereka kecuali mereka mengolok-oloknya', pola ejekan yang berulang lintas generasi terhadap setiap pembawa pesan.
Tafsiran
Ayat ini mengungkap pola berulang: setiap nabi yang diutus selalu disambut olok-olok oleh kaumnya.
Renungan dan Hikmah
- Banyaknya nabi disebut Allah lebih dulu, nasibnya menyusul. Betapa banyak diutus. Semuanya diolok.
- Bentuknya menutup semua pengecualian. Tidak seorang pun. Kecuali diolok.
- Yang dihibur Allah bukan yang mengolok. Bukan mereka ditegur dulu. Nabinya ditenangkan dulu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, n-b-a, k-w-n, h-z-a): ya'tiihim min nabiyy diterjemahkan 'datang seorang nabi' (akar '-t-y + akar n-b-'); yastahzi'uun diterjemahkan 'mengolok' (akar h-z-', pola berulang: penolakan setiap nabi, cf. 15:11, 36:30). Selaras.