وَالَّذِي نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَنْشَرْنَا بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا ۚ كَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ

Dan yang menurunkan air dari langit dengan suatu ukuran, lalu, dengan air itu Kami menghidupkan negeri yang mati. Demikianlah kalian akan dikeluarkan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَالَّذِي نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍwa-lladzii nazzala mina s-samaa'i maa'an bi-qadarindan yang menurunkan air dari langit dengan suatu ukuran
  2. فَأَنْشَرْنَا بِهِ بَلْدَةً مَيْتًاfa-anasyarnaa bihi baldatan maytanlalu, dengan air itu Kami menghidupkan negeri yang mati
  3. كَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَka-dzaalika tukhrajuunademikianlah kalian akan dikeluarkan

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَالَّذِيwa-lladziidan yang
  2. نَزَّلَnazzalamenurunkan
  3. مِنَminadari
  4. السَّمَاءِs-samaa'ilangit
  5. مَاءًmaa'anair
  6. بِقَدَرٍbi-qadarindengan ukuran
  7. فَأَنْشَرْنَاfa-anasyarnaamaka Kami menghidupkan
  8. بِهِbihidengannya
  9. بَلْدَةًbaldatannegeri
  10. مَيْتًاmaytanyang mati
  11. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  12. تُخْرَجُونَtukhrajuunakalian dikeluarkan

Inti bacaan

Air yang menghidupkan 'negeri yang mati' dijadikan analogi langsung: 'seperti itulah kalian akan dikeluarkan', siklus alam sebagai jembatan memahami konsep kebangkitan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(tandus)' dan '(dari kubur)' tidak dipakai: masing-masing tidak berpadanan kata dalam teks Arab. Ayat ini adalah narasi Al-Qur'an sendiri (bukan kutipan), melanjutkan deskripsi Sang Pencipta dari 43:10.

Tafsiran

Ayat ini memakai siklus air sebagai analogi kebangkitan: kehidupan yang muncul dari negeri mati menjadi bukti kemungkinan kebangkitan manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut air diturunkan dengan ukuran, bukan sekadar diturunkan. Ada takarannya. Hujan pun tidak dilepas sembarangan.
  • Negeri mati dipakai sebagai contoh, bukan sebagai kiasan yang jauh. Yang dimaksud tanah sungguhan. Buktinya terlihat tiap musim.
  • Kalimat penutupnya menyamakan dua hal: begitulah kalian dikeluarkan. Allah memakai kata yang sama untuk tanah dan untuk manusia. Perbandingannya dibuat rapat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.