وَالَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ مَا تَرْكَبُونَ

dan yang menciptakan semua pasangan, dan menjadikan bagi kalian kapal dan hewan ternak yang kalian tunggangi,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَاwa-lladzii khalaqa l-azwaaja kullahaadan yang menciptakan semua pasangan
  2. وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ مَا تَرْكَبُونَwa-ja'ala lakum mina l-fulki wa-l-an'aami maa tarkabuunadan menjadikan bagi kalian kapal dan hewan ternak yang kalian tunggangi

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَالَّذِيwa-lladziidan yang
  2. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  3. الْأَزْوَاجَl-azwaajapasangan
  4. كُلَّهَاkullahaaseluruhnya
  5. وَجَعَلَwa-ja'aladan Dia menjadikan
  6. لَكُمْlakumbagi kalian
  7. مِنَminadari
  8. الْفُلْكِl-fulkikapal
  9. وَالْأَنْعَامِwa-l-an'aamidan binatang ternak
  10. مَاmaaapa yang
  11. تَرْكَبُونَtarkabuunakalian tunggangi

Inti bacaan

Susunan (خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا, khalaqa l-azwaaja kullahaa) muncul dua kali di Al-Qur'an (36:36, 43:12), dan isinya diperinci di 36:36 sedangkan 43:12 menyebut semuanya sekaligus.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَالَّذِي خَلَقَ, wa-lladzii khalaqa) yang berarti "dan yang menciptakan", butir ketiga dari rangkaian keterangan yang dimulai di 43:10. Kata kerja khalaqa berakar خ-ل-ق dan sudah dipakai dua kali di 43:9, dalam pertanyaan dan dalam jawaban, jadi kata yang sama membuka dan menutup rangkaian ini.

Susunan (خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا, khalaqa l-azwaaja kullahaa) yang berarti "menciptakan semua pasangan" muncul dua kali di dua surah, yaitu 36:36 dan 43:12. Kata azwaaj adalah jamak dari zawj, akarnya ز-و-ج, dan zawj berarti satu dari dua yang berpasangan. Kata (كُلَّهَا, kullahaa) yang berarti "semuanya" tersusun dari kull yang berarti "semua" dan akhiran -haa yang kembali kepada pasangan-pasangan itu. Di 36:36 isi pasangan itu diperinci, yaitu (وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ, wa-mimmaa laa ya'lamuuna) yang berarti "dan dari apa yang tidak mereka ketahui" menutup daftar yang berisi tumbuhan bumi dan diri mereka sendiri. Di 43:12 tidak ada perincian, sehingga terjemahan "semua pasangan" tidak menambahkan "makhluk" atau "tumbuhan". Bentuk dualnya, (زَوْجَيْنِ, zawjayni), ada di 51:49, (وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ, wa-min kulli syay'in khalaqnaa zawjayni) yang berarti "dan dari segala sesuatu Kami ciptakan sepasang".

Kata (وَجَعَلَ لَكُمْ, wa-ja'ala lakum) yang berarti "dan menjadikan bagi kalian" memakai ja'ala yang sama dengan 43:10. Kata (الْفُلْكِ, l-fulki) yang berarti "kapal" berakar ف-ل-ك, dan terjemahan memakai "kapal" untuk kata ini di semua ayat. Kata (الْأَنْعَامِ, l-an'aami) yang berarti "hewan ternak" berakar ن-ع-م. Bentuk (وَالْأَنْعَامِ, wa-l-an'aami) muncul empat kali di empat surah, yaitu 3:14, 6:136, 35:28, dan 43:12. Hewan ternak dipakai untuk ditunggangi di 40:79, (لِتَرْكَبُوا مِنْهَا, li-tarkabuu minhaa) yang berarti "agar kalian menunggangi sebagiannya", dan di 43:12. Kapal dan hewan ternak disebut bersama di tiga ayat, yaitu 23:22, 40:80, dan 43:12.

Kata (مَا تَرْكَبُونَ, maa tarkabuuna) yang berarti "apa yang kalian tunggangi" tersusun dari maa yang berarti "apa yang" dan kata kerja tarkabuuna dari akar ر-ك-ب yang ditujukan kepada beberapa orang. Bentuk persis tarkabuuna hanya muncul di 43:12. Di 23:22 dan 40:80, (وَعَلَيْهَا وَعَلَى الْفُلْكِ تُحْمَلُونَ, wa-'alayhaa wa-'alaa l-fulki tuhmaluuna) yang berarti "dan di atasnya serta di atas kapal, kalian diangkut", dua benda yang sama memakai kata kerja pasif tuhmaluuna, sehingga kalian menjadi yang dibawa. Di 43:12 kata kerjanya aktif dan kalian menjadi yang menunggangi. Di 36:42, (مَا يَرْكَبُونَ, maa yarkabuuna) yang berarti "apa yang mereka kendarai", akar yang sama dipakai untuk kendaraan yang Kami ciptakan bagi mereka, dengan pelaku orang ketiga.

Terjemahan menutup ayat ini dengan koma, sebab kalimatnya berlanjut ke 43:13, (لِتَسْتَوُوا عَلَىٰ ظُهُورِهِ, li-tastawuu 'alaa zhuhuurihi) yang berarti "agar kalian duduk tegak di atas punggungnya". Tujuan menunggangi baru disebut di sana.

Tafsiran

Ayat ini menyempitkan cakupan dalam satu kalimat: kalimatnya dimulai dari semua pasangan, yang paling luas, lalu turun ke kapal dan hewan ternak, lalu ke apa yang kalian tunggangi. Ayat 43:10 dimulai dari bumi, 43:11 dari air, dan 43:12 dari pasangan, jadi tiga ayat itu bergerak dari tempat berpijak, ke air yang turun, ke makhluk dan kendaraan. Pada ketiganya kata kalian dipakai: bagi kalian di 43:10, kalian dikeluarkan di 43:11, dan kalian tunggangi di 43:12.

Ayat 43:12 menaruh kalian sebagai pelaku, sedangkan 23:22 dan 40:80 menaruh kalian sebagai yang diangkut. Kedua ayat itu menyebut kapal dan hewan ternak yang sama, tetapi kata kerjanya pasif. Di 43:12 kata kerjanya aktif, jadi yang disorot adalah kalian yang duduk di atasnya, dan kelanjutannya di 43:13 memang tentang apa yang dilakukan sesudah duduk. Ayat ini menyiapkan keadaan itu dan tidak menyebut apa yang akan dilakukan.

Cakupan semua pasangan di 43:12 sejajar dengan 36:36, tempat daftar pasangan mencakup apa yang tidak diketahui manusia. Ayat 43:12 sendiri tidak memuat daftar, jadi pembaca dapat membawa daftar 36:36 ke sini hanya sebagai kemungkinan, karena kedua ayat memakai susunan yang sama. Kapal dan hewan ternak ditaruh di ujung, di bawah cakupan yang luas itu, sehingga benda yang dipakai sehari-hari dan semua pasangan berada dalam satu kalimat.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 43:12 menyebut semua pasangan tanpa memerinci, dan 36:36 yang memakai susunan sama memerinci tumbuhan bumi, diri mereka sendiri, dan apa yang tidak mereka ketahui. Ayat 36:36 membuka kalimatnya dengan pernyataan bahwa Dia Mahasuci, dan 43:12 tidak, jadi keduanya tidak disamakan. Dari kedua ayat pembaca dapat melihat bahwa kata semua tidak diikat pada daftar yang dikenal manusia. Pasangan apa dalam hidup pembaca yang belum pernah dihitung, entah di tubuh sendiri, di rumah, atau di alam, dan apa yang berubah bila daftar itu dibaca sampai habis?
  • Kapal dan hewan ternak muncul di 23:22 dan 40:80 sebagai tempat kalian diangkut, dan di 43:12 sebagai apa yang kalian tunggangi. Di 40:79 Allahlah yang menjadikan hewan ternak bagi kalian untuk ditunggangi. Dua kata kerja itu menaruh kalian di kedudukan berbeda terhadap benda yang sama. Dalam perjalanan hidup pembaca ada saat menunggangi dan ada saat hanya dibawa. Kapan pembaca memegang kendali atas arah, dan kapan arah itu ditentukan oleh apa yang membawanya?
  • Di 29:65 orang-orang yang naik ke dalam kapal berdoa kepada Allah dengan tulus, lalu ketika Dia menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka mempersekutukan-Nya. Ayat 29:65 membicarakan sikap orang di atas kapal dan sesudah sampai di darat, sedangkan 43:12 menyebut kapal sebagai pemberian, jadi keduanya tidak disamakan. Dua ayat itu menyebut kapal dalam dua hubungan yang berlainan: sebagai tempat berdoa dan sebagai sesuatu yang dijadikan bagi mereka. Dalam keadaan apa pembaca paling mudah mengingat Dia, dan apa yang terjadi pada ingatan itu sesudah sampai di darat?
  • Ayat 43:12 menyebut apa yang ditunggangi sebagai sesuatu yang dijadikan bagi kalian. Kendaraan dapat dipikirkan dari sisi harga, kecepatan, atau perawatan, dan dapat pula dari sisi siapa yang menjadikannya tersedia. Pembaca dapat menghitung apa saja yang membawanya sehari-hari: kendaraan, jalan, pekerjaan, atau orang yang menjemput. Dari semua yang membawanya itu, mana yang pernah disebut oleh pembaca dengan kata dijadikan bagiku, dan mana yang hanya disebut dengan kata kumiliki?
  • Ayat 43:13 menyambung dengan tujuan agar kalian duduk tegak di atas punggungnya, kemudian mengingat nikmat Tuhan kalian apabila telah duduk tegak di atasnya. Urutan itu menaruh ingatan pada saat setelah duduk. Pembaca yang mengingat sesuatu ketika kehilangan dapat memperhatikan bahwa ayat ini menunjuk saat lain, yaitu ketika sesuatu sedang dipakai dan belum ada yang hilang. Kapan tepatnya pembaca ingat bahwa kendaraan yang sedang ditumpanginya dijadikan bagi pembaca, dan adakah ingatan itu muncul sebelum kendaraan itu berhenti?
  • Hewan ternak di 43:12 hanya disebut untuk ditunggangi, sedangkan di 40:79 sebagiannya ditunggangi dan sebagiannya dimakan, dan di 16:5 sebagiannya dimakan. Kegunaan yang disebut satu ayat tidak menyangkal kegunaan yang disebut ayat lain, dan ayat-ayat itu saling melengkapi. Pembaca yang menafsirkan satu benda dari satu penyebutan saja dapat bertanya, kegunaan apa yang sedang tidak disebut oleh kalimat yang sedang dibacanya, dan apa yang akan hilang dari gambaran pembaca tentang benda itu bila kegunaan tersebut diabaikan?