أَوَمَنْ يُنَشَّأُ فِي الْحِلْيَةِ وَهُوَ فِي الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ
Ataukah orang yang dibesarkan dalam perhiasan, sedangkan ia tidak jelas dalam pertengkaran?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوَمَنْ يُنَشَّأُ فِي الْحِلْيَةِa-wa-man yunasysya'u fii l-hilyatiataukah orang yang dibesarkan dalam perhiasan
- وَهُوَ فِي الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍwa-huwa fii l-khishaami ghayru mubiininsedangkan ia tidak jelas dalam pertengkaran
Terjemahan per kata (9 kata)
- أَوَمَنْa-wa-manapakah orang yang
- يُنَشَّأُyunasysya'udibesarkan
- فِيfiidalam
- الْحِلْيَةِl-hilyatiperhiasan
- وَهُوَwa-huwasedangkan ia
- فِيfiidalam
- الْخِصَامِl-khishaamipertengkaran
- غَيْرُghayrutidak
- مُبِينٍmubiininyang nyata
Inti bacaan
Sindiran tajam 'tumbuh dalam perhiasan, sedang ia tidak mampu memberi alasan yang jelas dalam pertengkaran', stereotip yang mereka pegang sendiri dipakai untuk menyerang balik logika mereka yang inkonsisten.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(patut menjadi anak Allah)' dan '(memberi alasan)' tidak dipakai: ayat ini dibiarkan sebagai pertanyaan retoris elips tanpa lanjutan rekaan, konsisten disiplin non-insersi untuk susunan 'am/amman'.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan sindiran: sosok yang dianggap layak disandangkan kepada Allah justru digambarkan lemah dalam berargumen.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai gambaran yang mereka pegang sendiri untuk membantah mereka. Dipulangkan. Yang mereka rendahkan justru yang mereka sandangkan kepada-Nya.
- Yang disebut dibesarkan dalam perhiasan. Bukan sifat bawaan. Keadaannya disebut sebagai hasil pengasuhan, bukan kodrat.
- Allah menyebut ia tidak jelas dalam pertengkaran. Menurut ukuran mereka. Yang dipakai menilai bukan ukuran-Nya, melainkan ukuran yang mereka bawa sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-sh-a, h-l-y, kh-s-m, gh-y-r, b-y-n): yunashsha'u fii l-hilyah diterjemahkan 'tumbuh dalam perhiasan' (akar n-sh-' + akar h-l-y); fii l-khisaam ghayr mubiin diterjemahkan 'tak jelas dalam pertengkaran' (akar kh-s-m + akar b-y-n, bantahan atas nisbah anak-perempuan kpd Allah, memakai logika-jahiliah sendiri). gloss '(menjadi anak Allah)/(dengan tabiat)/(diri)' + footnote dibuang.